HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Diberdayakan oleh Blogger.

Facebook

Slider

sponsor

sponsor
spot.com

KESEHATAN

Hari Ulang Tahun


DAERAH

POLITIK & HUKUM

PENDIDIKAN

OLAHRAGA

WISATA

Selamat Berbahagia


Pages

Popular Post

Suasana Pecah Haru Saat Didatangi Polisi Sang Pejuang Dhuafa Yang Dirindukan Masyarakat



Matelensa.co.id
 - Desa Kapal Merah berada yang berada disebelah timur laut perbatasan antara Kabupaten Batu bara dan Kabupaten Asahan  menjadi perjalanan terjauh dan sangat Extrim bagi rombongan Polres Batu bara dan Komunitas sedekah Jum at.( Ksj ).


Di ketahui bahwa desa yang sangat terpencil ini berada di satu kecamatan Nibung hangus Kabupaten Batu bara yang di huni kurang lebih 700 penduduk yang mayoritasnya berpenghasilan sebagai petani dan berkebun.


Desa ini pun tergolong zona hijau di masa Pandemi Covid 19 dan menjadi desa unggulan dalam penghasil Kelapa dan pisang barangan setelah musim Pandemi  Covid 19 .


Namun terpuruk nya ekonomi masyarakat akibat dampak Pandemi Covid 19 membuat masyarakat yang berpenghasilan  rendah ini di tambah lagi selama beberapa bulan tidak ada bantuan Pemerintah membuat masyarakat menjerit dan memohon pertolongan dengan di unggah nya berita tentang derita para masyarakat terisolir dan jauh dari pantauan pemerintah kabupaten .juga berharap Sang pejuang Dhuafa yang terkenal sebagai sosok ayah warga miskin  ini datang ke Desa mereka . 


Mendengar keluhan Masyarakatnya pada Senin malam( 12/7 ) saat unggahan Fosting warga dan pemberitaan di media Sosial , dengan respon cepat Sosok Kapolres AKBP  Ikhwan Lubis SH.MH.  yang terkenal sang pejuang Dhuafa langsung mempersiapkan segala sesuatunya untuk masyarakat  Desa kapal merah pada selasa pagi ( 13/7/2021 ) untuk melakukan kunjungan ke desa tersebut dengan menempuh perjalanan panjang hingga dua setengah jam untuk bisa sampai kelokasi .


Kapolres AKBP Ikhwan Lubis SH.MH . mengatakan kepada awak media yang ikut dalam perjalanan dan kegiatan tersebut , Bahwa dengan niat yang baik dan Niat membantu mereka tak ada kata jauh dan lelah , mereka masyarakat kita yang memang pantas untuk kita bantu , memang di masa Pandemi Covid 19 ini dampak nya sangat luar biasa , apalagi bagi mereka yang berada di desa yang sangat sulit di jangkau karna akses jalan yang rusak dan belum di aspal , membuat mereka jauh untuk melancarkan perekonomian Desa Kapal merah ini. Disamping itu larangan larangan dan ketegasan pemerintah membuat semangkin sulitnya mereka untuk beraktifitas . 


Semua ini harus kita perhatikan, saya bersama rombongan akan terus lakukan kegiatan Bhakti sosial ini juga nantinya kepada warga warga yang seperti ini di seluruh kab. Batu bara . Harap saya kepada seluruh pihak agar selalu memperhatikan dan membantu mereka khususnya anak anak yatim janda dan kaum Dhuafa . Ungkap  Kapolres.


Di Halaman Kantor Desa Kapal merah masyarakat  yang antusias ingin bertemu Sosok Pejuang mereka menangis saat Waka Polres Kompol Rudi Chandra SH.MM. menerangkan bagaimana rasanya menjadi warga miskin dan menjadi yatim piatu  , saat para anak yatim dan piatu melakukan doa untuk orang tua mereka yang telah tiada , saat itu pula masyarakat dan para personil kepolisian serta aparat desa meneteskan air mata dan tak kuasa menahan kesedihan anak anak yatim yang di tinggalkan orang tua yang mereka cintai . tanpa sadar sosok pejuang Dhuafa ini  meneteskan air mata melihat kerinduan para anak yatim ini mengucap kan doa kepada almarhum ayah ibu mereka.


(Rouses/H)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *