HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Diberdayakan oleh Blogger.

Facebook

Slider

sponsor

sponsor
spot.com

KESEHATAN

Hari Ulang Tahun


DAERAH

POLITIK & HUKUM

PENDIDIKAN

OLAHRAGA

WISATA

Selamat Berbahagia


Pages

Popular Post

Terlibat Pemalsuan Akte Kematian, Kades Janji Matogu Kabupaten Samosir Ditahan



Samosir.Matalensa.co.id.
PANGURURAN - Kepala Desa (Kades) Janji Matogu Kecamatan Onanrunggu Kabupaten Samosir, P.G ditahan penyidik polres setempat. Pasalnya, kades tersebut disinyalir terlibat kasus pemalsuan dokumen akte kematian atas nama R.T.


Selain menahan kades, sebelumnya polisi juga telah menahan tersangka lain yakni BS yang merupakan suami pelapor.


"Kami telah melakukan penahanan terhadap tersangka atas nama P.G sejak Selasa 15 Juni 2021 lalu," kata Kapolres Samosir AKBP Josua Tampubolon SH MH saat menggelar press release pengungkapan sejumlah kasus selama bulan Juni, di halaman Mapolres Samosir, Senin, 21/6/2021.


Josua menjelaskan, kasus ini bermula dari laporan RT yang tidak terima dengan perbuatan suaminya diduga kuat dibantu oknum Kades Janji Matogu, Kecamatan Onan Runggu menerbitkan surat kematian dirinya di Pencatatan Sipil Kabupaten Samosir.


Berdasarkan putusan Pengadilan Negeri Balige Nomor: 15/PID.B/2021/PN BLG, 12 April 2021, bahwa terdakwa atas nama B.S telah diatuhkan hukuman penjara selama 1 tahun 2 bulan.


Terhadap P.G, sambung mantan Kasubdit II Ditreskrimsus Polda Sumut itu, berkas penahanannya telah dikirimkan ke Kejaksaan Negeri Samosir.


Ditambahkan Kapolres Samosir AKBP Josua Tampubolon SH MH, adapun dalam press release ini, sepanjang bulan Juni jajaran Polres Samosir berhasil mengungkap sejumlah kasus tindak pidana pencurian, pungutan liar, pemalsuan surat dan hasil razia knalpot blong.


"Ada 3 laporan polisi yang berbeda dengan 6 tersangka dan 29 knalpot blong yang kita disita dan kita musnahkan hari ini," tutur Kapolres Samosir.


Dijelaskan, adapun keenam tersangka tersebut yakni BS (23) dan ML (32) kasus tindak pidana pencurian 2 unit handphone dan sepeda motor di Desa Hutanamora Kecamatan Pangururan pada 2 Juni 2021.


Selanjutnya, JS (61) dan RS (43) dengan kasus premanisme/pungutan liar di simpang empat Gereja HKBP Bolon Jalan Tano Ponggol Kelurahan Pasar Pangururan Kecamatan Pangururan. Dan juga BS serta PG dalam kasus pemalsuan akte kematian.


Atas pengungkapan kasus ini, tokoh agama yakni Sultan Hutagalung (Ketua BKM Masjid Al-Hasanah Pangururan), Pendeta HKBP Kota Pangururan, Jhon Vetra Simatupang, S.Th dan Ketua FKTM Samosir, Obin Naibaho, mengapresiasi dan mendukung Polres Samosir dalam melaksanakan tugasnya demi kenyamanan masyarakat.


"Marilah kita berkaca terkusus dalam kehidupan kita sehari-hari untuk menuju masyakarat yang aman, tetap mematuhi peraturan peraturan yang ada agar kita menuju Samosir Negri Indah Kepingan Surga," ujar Ketua BKM Masjid Al-Hasanah Pangururan.


Ditambahkan Pendeta Jhon Vetra Simatupang, S.Th, dirinya mengharapkan untuk malam hari supaya Polres Samosir tetap melakukan penertiban kepada pengendara sepeda motor yang menggunakan knalplot blong, yang selama ini mengganggu kenyamanan masyarakat.


Terakhir Ketua FKTM Samosir, Obin Naibaho menyampaikan banyak terima kasih dan mendukung Polres Samosir melaksanakan tugasnya demi kenyamanan masyarakat Samosir.


"Kami menghimbau kepada kita semua masyarakat Samosir agar memperhatikan dan menjaga anak kita dalam berkendara sepeda motor," pungkasnya.


(Ranto.S)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *