HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Diberdayakan oleh Blogger.

Facebook

Slider

sponsor

sponsor
spot.com

KESEHATAN

Hari Ulang Tahun


DAERAH

POLITIK & HUKUM

PENDIDIKAN

OLAHRAGA

WISATA

Selamat Berbahagia


Pages

Popular Post

Kabupaten Samosir Yang Kehilangan Arah


Oleh : Raun Sitanggang

Samosir.Matalensa.co.id.PANGURURAN - Kekecewaan yang semakin mengecewakan, melihat  perkembangan jalannya roda Pemerintahan di Kabupaten Samosir, semakin lama semakin kehilangan arah dan tidak jelas dasar, dan  tujuan kebijakan dari sang pemimpin. Sudah menjadi wacana yang sangat hangat dan viral ditengah-tengah masyarakat samosir, adanya undangan yang ditandatangani oleh Sekda yang sampai sekarang masih *status tersangka itu,* kepada para pejabat dilingkungan Pemkab. Samosir untuk menghadiri acara rapat kerja bersama *Stafus (staff khusus) Bupati.* 


Belum selesai rencana perampingan OPD dengan meleburkan beberapa OPD jadi satu sehingga ada pengurangan Pejabat dengan alasan EFISiENSi dan Efektifitas, dilain pihak sudah ada penambahan pejabat yang bernama *staff khusus*, yang selama ini belum dikenal dalam lingkup pemerintahan kabupaten samosir. Konsisten  kebijakan Bupati di satu sisi perampingan OPD sebagai  penghematan dan Efektifitas dilain pikak menambah staf khusus yang harus dibiayai tidak memperhatikan efisiensi dan penambahan simpul birokrasi tidak memperhatikan Efektifitas. Kebijakan Penambahan pejabat staff khusus tidak didukung dasar hukum dan diluar norma kebiasaan,  bahkan di Pemerintahan Kabupaten Sekarang, terdapat penambahan Staff khusus,bisa-bisa menjadi temuan BPK.

Disisi lain, saat sekarang ini DPRD marathon untuk penetapan dua (2)  rancangan Perda untuk ditetapkan sekaligus. Penyusunan kedua  perda dimaksud  sepatutnya didukung kajian ilmiah dan uji publik tentu memerlukan waktu untuk berproses . 


Dengan kerja maraton dalam waktu yang tidak memadai  dipastikan produk hukum yg dihasilkan dalam bentuk penetapan tidak maksimal menenuhi kebutuhan oraganisasi pemerintahan. 

Kajian Dewan bersama tim dari Pemerintah Daerah dilakukan sangat terburu-buru dan terkesan dipaksakan, demi target 100 hari bisa menjadi kendala operasional dikemudian hari.


Usulan Perobahan Peraturan Daerah No 8 tahun 2016 tentang pembentukan Organisasi Perangkat Daerah, memuat substansi penghapusan 7 OPD/SKPD dan 1 Staff Ahli Bupati tidak sepatutnya dilakukan tergesa gesa dan tidak mendesak dibanding dengan kebutuhan masyarakat dampak pandemi Covid -19. 


Bupati sepatutnya tidak perlu bingung, gamang dan galau menggerakkan roda Pemerintahan  karena perangkat Daerah sudah memadai mencukupi mendukung operasional pemerintahan. 


Untuk menjaga citra pemerintahan yang bersih dan beribawa hendaknya Leadership yang dimiliki digunakan fokus terarah dan hambatan segera dituntaskan seperti kekosongan jabatan  Pengganti Kadis Kesehatan yang hampir satu bulan sudah kosong padahal OPD dimaksud sebagai ujung tombak dari Gugus Tugas Covid 19, yang harus dipacu untuk bekerja keras dalam rangka mengatasi Covid yang semakin mengganas membahayakan saat ini, tiap minggu ada korban yg meninggal akibat Covid 19. 

Keterlambatan 

Kekosongan jabatan Kadis Kesehatan yang sudah lama tidak berbanding lurus dengan pengisian jabatan Kepala. ULP / Dinas Perhubungan yang  tidak memerlukan waktu lama hanya dalam hitungan  hari sudah diisi. Hal ni menjadi pertanyaan publik apakah pengunduran sesuai  norma atau dimundurkan dan telah dipersiapkan penggantinya. 


Mencermati kondisi pemerintah dalam kurun waktu 50 H belum tampak arah kebijakan yang focus untuk pemenuhan kepentingan masyarakat dan  pemenuhan janji kampanye. Hendaknya dihindari unsur pemerataan imbal jasa dan pemenuhan kepentingan Cukong politik 


Pemerintah konsisten dan fokus mampu menghadapi tantangan. Samosir milik kita bersama kita kawal bersama.


(Ranto.S/Kabiro Samosir)

Previous
« Prev Post

1 komentar:

Saya tidak melihat dimana masalah yang sedang disorot. Apkah soal boleh tidaknya mengangkat stafsus atau staf ahli atau soal lambannya pengisian jabatan kosong. Sayabmelihat semua masih pada tataran wajar. Tidak ada hal istimewa.

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *