HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Diberdayakan oleh Blogger.

Facebook

Slider

sponsor

sponsor
spot.com

KESEHATAN

Hari Ulang Tahun


DAERAH

POLITIK & HUKUM

PENDIDIKAN

OLAHRAGA

WISATA

Selamat Berbahagia


Pages

Popular Post

Masyarakat Resah Lapor ke Akhruddin Ritonga Anggota DPRD Paluta Dapil IIi



Matalensa.co.id. 
Akhiruddin Ritonga yang juga anggota dprd paluta dari dapil 3 simangambat ujung batu di datangi warga,yang menuntut agar kiranya anggota DPRD PALUTA ini membawa keluhan masyarakat ini sampai ke ranah pemerintah.


Karena selama ini permasalahan kendaraan yang melewati batas Tonase sama sekali sangat menganggu kenyamanan dan keamanan masyarakat berkendara,

Jalan tersebut merupakan jalan Kabupaten yang menghubungkan antar kecamatan.

Namun selama ini Dinas Perhubungan Kab Paluta dinilai tidak berkutik terhadap Kendaraan besar yang melewati batas Tonase yang di tentukan menurut UU dan Perbup Paluta. Selain mengakibatkan Jalan rusak, kenyamanan dan keamanan masyarakat juga terganggu. Karena kendaraan besar tersebut sangat membahayakan warga yang berkendara dan bertempat tinggal di pinggir jalan.


Akhiruddin Meminta kepada pemkab paluta  dan Dinas perhubungan untuk menindak tegas kendaraan milik perusahaan  yang melebihi tonase atau over tonase yang selama ini terjadi  di kec. Simangambat. Sehingga merusak jalan lintas Brakas-simangambat. 


Kalau lah negara membangun hotmik toh juga di lewati over tonase yang tentu negara ini di rugikan dan masyarakat resah melintas apabila yang lintas ini rusak, Jangan cuma ngambil keuntungan saja di daerah ini.

Keluh kesah masyarakat sangat banyak bahkan masyarakat menganggap pihak DPRD dan Pemkab dapat upeti dari perusahaan yang ada di sekitar paluta sini sehinggah tidak peduli dengan kondisi jaln rusak atau hancur akibat dari kendaraan yang melebihi tonase.


Saya selaku anggota DPRD Paluta meminta sekali lagi kepada pemerintah Kabupaten Paluta untuk tegas terhadap perusahaan yang ada di wilayahnya apalagi perusahaan yang tidak taat pajak dan legalitas yang tidak lengkap.


Saya melihat perusahaan yang ada dipaluta ini menutup diri seharusnya perusahaan tersebut menerima dan menampung aspirasi masyarakat dan pemerintah. Selama ini seerti  tidak memperdulikan rakyat dan pemerintah Paluta padahal selama ini yang mereka ambil hasil bumi kita kalau dia tidak perduli dengan kita. Selama ini kami tidak melihat adanya realisasi Amdal dan Andal pada perushaan tersebut juga merealisasikan CSR untuk membantu rakyat sekitar yang terdampak langsung akibat perusahaan tersebut.


Kami sangat kecewa terhadap perusahaan yang ada disekitar sini kalau didata sekitar 20% saja sudah tidak ada putra daerah yang berkerja di perusahaan di  paluta ini semua keluarga para pimpinan di perusahaan .

Perushaan yang diduga merusakjalan tersebut adalah PT. ANJ AGRI, PT.Wonorejo Perdana dan PT.SSN.


Selain tidak memeperhatikan warga sekitar dan merusak kondisi jalan perushaan tersebut diduga mengelola lahan yang tidak memiliki legalitas dasar hukum,diduga menggelapkan pajak, dan diduga tidak menyalurkan CSR 

Menerima keluhan masyarakat ini, saya sangat prihatin melihat semena menanya perusahaan tersebut kepada warga paluta,

Saya akan berkordinasi dengan ketua Komisi dan Ketua DPRD untuk mengadakan RDP untuk menindak lanjutin hal tersebut dan berkordinasi ke Bapak Bupati Paluta.Tutupnya


(Red/Tim)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *