HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Diberdayakan oleh Blogger.

Facebook

Slider

sponsor

sponsor
spot.com

KESEHATAN

Hari Ulang Tahun


DAERAH

POLITIK & HUKUM

PENDIDIKAN

OLAHRAGA

WISATA

Selamat Berbahagia


Pages

Popular Post

Tokoh Pemuda Panai Hulu dan Kapolsek Bantah Ada Pemalakan Terhadap Supir

Kapolsek Panai Tengah AKP Rusdi Koto SH, memberikan penjelasan tentang dokumen truck tangki Pertamina pengangkut BBM Solar ke Sei Berombang kepada warga dan awak media dan LSM yang hadir di Pospol Ajamu. Kamis (18/93/2021) sekira pukul 02.30 pagi dini hari.
Labuhanbatu.Matalensa.co.id.Tokoh pemuda Kecamatan Panai Hulu Barang Harisman membantah keras adanya pemalakan/ pemerasan terhadap supir truck tangki yang mengangkut BBM Solar ke Sei Berombang, Kecamatan Panai Hilir, Kabupaten Labuhanbatu. 


Tidak benar ada pemalakan terhadap supir yang menyangkut BBM Solar ke Sei Berombang. Kita stop dan kita hadang karena kita menduga BBM Solar itu ilegal,"kata Harisman kepada awak media ini via selular saat dikonfirmasi soal beredarnya video di YouTube dan pemberitaan di beberapa media online tentang pemerasan yang  disebut - sebut dilakukan oleh preman di Panai Hulu. Jumat.(19/03/2021)


Menurut Harisman, selama ini BBM Solar yang di distribusikan ke Sei Berombang  untuk nelayan adalah BBM Solar ilegal (oplosan) Sebagai bukti, lanjutnya, sudah ada beberapa truck yang mengangkut  BBM Solar ilegal  dan ditangkap warga kemudian diserahkan ke Polres Labuhanbatu. 


Contoh lainnya, tambahnya, siang itu ada 3 truck tangki yang mereka stop karena diduga mengangkut BBM Solar ilegal dan diserahkan ke Polpos Ajamu. 


"Ternyata satu unit dari mobil tangki pengangkut BBM Solar itu tidak memiliki surat resmi dan sudah dibawa ke Polres Labuhanbatu,"ujar Harisman. 


Menurut Harisman, tindakan yang mereka lakukan bersama kawan - kawan dari LSM,OKP,  dan insan pers tidak lain menghentikan permainan mafia minyak yang cukup lama berlangsung.


"Satu hal lagi tujuan kami, dengan kejadian ini kami berharap agar pemerintah membuatkan SPDN ( Sentral Pengisian Dealer Nelayan) atau SPBN ( Sentral Pengisian Bahan Bakar Nelayan) di Sei Berombang agar tidak ada lagi permainan BBM Solar ilegal distribukan untuk nelayan,"sebut Ari.


Ditanya, apa benar tidak ada dilakukan pemalakan atau membayar upeti setiap truck tangki itu melintas di wilayah Kecamatan Panai Hulu, Ari  tegas membantah keras hal tersebut. 


"Tidak ada sama sekali yang namanya pemalakan, bahkan ketika truck itu terguling saya yang membelikan minuman untuk sopirnya,"cetusnya. 


Disinggung adanya rumor yang di dapat awak media ini, ada rekaman pembicaraan dan transfer ke salah satu ketua organisasi untuk mengamankan truck tangki itu setiap melintas di wilayah itu, Harisman, lagi - lagi dengan tegas mengatakan agar hal itu dibuktikan. 


"Bukti transfer kan tidak bisa dibantah, ya buktikan saja, kepada siapa uang itu ditransfer,"imbuhnya. 


Hal senada juga dikatakan Sueb Lubis salah seorang insan pers yang turut menyetop truck tangki pengangkut BBM Solar tersebut. 


"Tidak ada kami minta uang sama supir, kami wartawan dan rekan LSM juga kawan dari OKP yang menyetop truk tangki itu karena kami menduga keras itu BBM Ilegal. Kami bukan preman seperti yang diviralkan di media sosial,"terang Sueb. 


Kapolsek Panai Tengah AKP Rusdi Koto SH, dikonfirmasi awak media ini dengan tegas mengatakan tidak ada sama sekali pemalakan atau pemerasan terhadap supir pengangkut BBM Solar dimaksud. 


"Issu itu tidak benar, sama sekali apa yang beredar atau virai di medsos adanya pemalakan terhadap supir sama sekali itu hoax,"kata AKP Rusdi Koto. 


Mantan Kasiwas Polres Labuhanbatu itu menegaskan, selaku Kapolsek dirinya tidak akan pernah membiarkan ada tindakan pemalakan atau pemerasan terhadap supir truck mengangkut bahan apa pun yang melintas di wilayah hukumnya tempat ia bertugas. 


"Pasti saya tindak jika benar ada pemalakan terhadap para supir. Wilayah Panai Hulu dan Panai Tengah cukup kondusif tidak ada tindakan premanisme berupa pemerasan terhadap supir,"ungkapnya.


Disebutkannya lagi, pada hari penyetopan truk tangki itu, Rabu (17/03/2021) di Desa Teluk Sentosa ia bersama personilnya dan beberapa rekan media langsung turun ke TKP guna mengamankan situasi  di tempat kejadian. 


"Sampai pagi saya tidak tidur untuk selesaikan persolan itu di Polpos Ajamu. Tidak ada cerita soal pemerasan, hanya soal dokumen pengangkutan BBM itu yang jadi masalah. 2 Truck tangki lanjut perjalanan ke Sei Berombang, 1 truck tangki lagi kita limpahkan ke Polres karena tidak memiliki dokumen,"paparnya. 


( Hasyim mth)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *