HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Diberdayakan oleh Blogger.

Facebook

Slider

sponsor

sponsor
spot.com

KESEHATAN

Hari Ulang Tahun


DAERAH

POLITIK & HUKUM

PENDIDIKAN

OLAHRAGA

WISATA

Selamat Berbahagia


Pages

Popular Post

6 Bulan Lalu Dilaporkan, Polsek Bihil Baru Mampu Tangkap 2 Pelaku Kasus Pencurian Emas Senilai 341Juta

Poto Kapolsek AKP M Saefii Lubis, Kecamatan BILAH HILIR.

Labuhanbatu.Matalensa.co.id.
Tri Agung Yoga pelaku pencurian emas senilai 341 juta milik mertuanya sendiri, Aminah (60) warga Dusun Sei Kasih Luar, Desa Sei Kasih, Kecamatan Bilah Hilir Kabupaten Labuhanbatu bersama salah satu penadah barang curian tersebut S, Harahap salah satu pemilik toko Mas di Kelurahan Negeri Lama telah ditahan di Polsek Bilah Hilir. 


Pelaku dilaporkan korban ke Polsek Bilah Hilir pada tanggal 10 September 2020 dengan nomor STPL :116/IX/2020. Proses penanganan kasus ini sempat mandek di tempat selama 6 bulan dan kembali diproses setelah diberitakan oleh belasan media online dan beberapa media cetak.


Keterangan yang dihimpun dari korban, pelaku selaku menantunya sewaktu belum tertangkap mengaku telah menjual emas itu sebagian kepada S, Harahap dan kepada penadah lainnya. 


Bahkan, tambah Aminah, dari hasil penjualan emas miliknya yang dicuri, pelaku memberikan uang sebesar 5 juta rupiah kepada ibu kandungnya.


"Saya tidak tahu apakah penyidik mempertanyakan hal itu atau tidak kepada pelaku, tetapi pengakuan pelaku kepada saya telah saya katakan kepada juper Bripka B Simaremare - Mare dan kepada Pak Kapolsek,"ujar Aminah.


Anehnya lagi, sambungnya, di dalam penyidikan pelaku telah menyebutkan kepada penyidik siapa saja yang turut terlibat menjualkan emas miliknya itu. Namun, satu orang pun belum ada yang ditangkap atau diperiksa oleh Polsek Bilah Hilir guna pengembangan kasus tersebut selain L yang kemudian dilepaskan kembali oleh Polsek Bilah Hilir dan belum diketahui apa alasannya.


"Pengakuan Yoga penjualan emas itu juga dijual kepada penadah lainnya selain S Harahap, Yoga mengaku si A, B, L, S,T yang membantu menjualkan emas itu.  Semuanya warga desa sini juga, tetapi sampai saat ini belum ada satu pun yang ditangkap,"kata Aminah, kepada awak media ini. 


Sementara itu, EE istri pelaku kepada awak media ini mengaku saat diperiksa diminta keterangannya oleh penyidik dibentak - bentak meski pun memberi keterangan dengan benar. 


"Saya dibentak - bentak saat diperiksa, terus saya ditanya soal pembelian Hp dari penjualan gelang dan semua saya jawab apa adanya. Tetapi  om, saya sampaikan kepada Pak Mare - Mare (penyidik) bahwa suami saya itu ada membeli kereta ( sepeda motor) dari hasil penjualan emas yang dia curi sama sekali tidak direspon oleh Pak Mare - Mare,"terang EE. 


Kapolsek Bilah Hilir AKP Ahmad Syafei Lubis SH saat dikonfirmasi, Senin (29/3/2021) via WhatsApp messenger dengan beberapa point pertanyaan, menyatakan ia akan tetap melakukan penangkapan terhadap tersangka lainnya.


Terkait wanita berinisial L yang sempat diperiksa beberapa hari lalu, dimana L diduga turut terlibat membantu Yoga menjual emas kepada penadah lain yang belum didapat awak ini identitas lengkapnya, kapolsek berdalih belum dapat melakukan penahanan terhadap L dikarenakan belum cukup unsur. 


Dipertanyakan, apakah barang bukti dari si penadah S Harahap selaku penadah sudah disita, ia menyebutkan masih dalam proses pencarian. 


"Mengenai penadahnya sudah dilakukan penyelidikan oleh kanit. Pencarian barang buktinya pun masih terus diupayakan," sebut Kapolsek AKP membalas WhatsApp messenger dari awak media ini. 


Menanggapi jawaban Kapolsek Bilah Hilir yang menyebutkan barang bukti dari penadah masih dilakukan pencarian, Nur Sriani SH selaku kuasa hukum dari Aminah dengan tegas mengatakan itu hak mereka mau jawab apa. 


"Di pengadilan barang bukti yang disita dari penadah harus bisa dihadirkan, mau mereka sebut masih dalam pencarian biarkan saja,"cetus Nur Sriani. 


Menurut Nur Sriani, barang bukti yang ada di tangan si S Harahap ( selaku penadah) jika emas itu dilebur maka bisa disita, jika sudah dijual maka hasil penjualan yang disita. Bukan dicari, "ucapnya tegas. 


Guna menjerat penadah lainnya, lanjutnya, Nur Sriani berharap Polsek Bilah Hilir bekerja lebih serius untuk dapat menangkap pelaku lainnya. 


"Kerugian klien saya cukup besar, saya berharap dan yakin Polsek Bilah Hilir bisa bekerja lebih serius


(Hasyim mth)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *