HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Diberdayakan oleh Blogger.

Facebook

Slider

sponsor

sponsor
spot.com

KESEHATAN

Hari Ulang Tahun


DAERAH

POLITIK & HUKUM

PENDIDIKAN

OLAHRAGA

WISATA

Selamat Berbahagia


Pages

Popular Post

Operasi Antik Toba, Satres Narkoba Polres Labuhanbatu Ringkus 2 Tersangka Jaringan Rantauprapat.


Labuhanbatu.Matalensa.co.id
. Menindak lanjuti instruksi Kapolres Labuhanbatu AKBP Deni Kurniawan dalam rangka operasi antik toba 2021, Sat Narkoba dipimpin Kasat AKP Martualesi Sitepu,Kanit Idik 2 IPDA Tito Alhafezt dan Team 2 Unit 2 berhasil meringkus bandar narkoba di Kota Rantau Prapat bernama HS alias Kembus (37) warga kelurahan Padang Matinggi Kacamatan Rantau Utara Kabupaten Labuhanbatu, Rabu (3/2/2021) Pukul 04.00 Wib dan rekannya HR (31) warga Padang Matinggi, Kampung Jawa kecamatan Rantau Utara.



Dari kedua tersangka disita barang bukti berupa satu plastik klip berisi kristal diduga narkotika sabu berat 0,16 Gram,satu buah bong,satu buah kaca pirex,satu unit timbangan elektrik dan satu unit HP Samsung



Penangkapan kedua tersangka yang disebut-sebut sebagai bandar narkoba Rantauprapat itu dibenarkan Kapolres Labuhanbatu melalui Kasat Narkoba, AKP Martualesi Sitepu melalui pesan Whatsappnya,Rabu (3/2/2021),  "Kedua tersangka berikut barang bukti, sudah dibawa/ diamankan ke Mapolres guna pengembangan penyelidikan" ujar M Sitepu.



Dijelaskannya, penangangkapan kedua tersangka merupakan hasil pengembangan dari tersangka FH (36) penjaga malam di perumahan Ganda Asri II Jl.Ahmad Yani yang tertangkap sebelumnya di hari Rabu tgl 03 Feb 2021, Pukul 02.00 Wib dengan barang bukti satu bungkus plastik klip berisi kristal diduga sabu berat 0,06 Gram.



Dari penangkapan FH berkembang kepada MA Alias Alim (22) warga perumahan Ganda Asri dengan barang bukti yang disita berupa 8 bungkus plastik klip berisi sabu berat 0,48 Gr, lalu dilakukan pengembangan kerumahnya di situ ditemukan narkotik jenis sabu sebanyak 50 Bungkus plastik klip berisi sabu berat 3,8 Gram Netto, papar Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu.



Perlu diketahui, tersangka Kembus merupakan seorang residivist dalam perkara yang sama dan sudah pernah menjalani hukuman selama dua kali di tahun 2015 dan 2018.



"Dari hasil pemeriksaan sementara, MA Als Alim menjelaskan setiap harinya menjual narkotika jenis sabu sebanyak 5 Gram dengan keuntungan Rp.1000.000,sedangkan FH als Fandi mengakui hanya sebagai kurir suruhan dari MA", ujar M Sitepu.



Terhadap ke 4 tsk ini masih dilakukan pemeriksaan secara intensif untuk mengetahui siapa pemasok sabu yang mereka jual dan terhadap ke 4 nya dijerat dengan pasal 114 Sub 112 YO 132 UU RI NO.35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara, ujar AKP M Sitepu.


(Rouses/H)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *