HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Diberdayakan oleh Blogger.

Facebook

Slider

sponsor

sponsor
spot.com

KESEHATAN

Hari Ulang Tahun


DAERAH

POLITIK & HUKUM

PENDIDIKAN

OLAHRAGA

WISATA

Selamat Berbahagia


Pages

Popular Post

Sejumlah Nama sudah Dijagokan Jadi Kapolri,ini Dia Kata Kompolnas


Jakarta.Matalensa.co.id.
 - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) sedang menyaring sejumlah nama pengganti Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis, yang akan masuk pensiun pada tanggal 1 Februari 2021. Nama-nama calon Kapolri itu, nantinya akan diserahkan kepada Presiden RI, Joko Widodo. 


Saat dikonfirmasi, seorang Anggota Kompolnas Poengky Indarti mengaku, bahwa pada awal Desember lalu, pihaknya sudah menyelenggarakan beberapa focus group discussion (FGD) untuk mendapatkan masukan terkait kriteria yang lebih detail calon Kapolri. 


Masukan tersebut diperoleh dari internal Polri, tokoh masyarakat, akademisi, organisasi media dan LSM, serta purnawirawan Polri yang diwakili Kapolri dan Wakapolri pada masanya.


“Kriteria itu sedang di saring berdasarkan pasal 11 ayat (6) UU Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia. Selanjutnya nama-nama itu akan disampaikan berdasarkan prestasi, track record dan integritas terbaik kepada Presiden,” kata Poengky, saat dikonfirmasi, pada Minggu (20/12/2020).


Diungkapkan Poengky Indarti, berdasarkan UU Nomor 2 tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia pasal 38 ayat (1) huruf b Kompolnas bertugas memberikan pertimbangan kepada Presiden dalam pengangkatan dan pemberhentian Kapolri.


Merujuk pasal 11 ayat (6) UU nomor 2 tahun 2002 maka calon Kapolri adalah perwira tinggi (Pati) Kepolisian Negara Republik Indonesia yang masih aktif dengan memperhatikan jenjang kepangkatan karier. Karena itu, nantinya saat memberikan pertimbangan kepada Presiden, Kompolnas berpedoman pada pasal 11 ayat (6) UU nomor 2 tahun 2002," sebut wanita yang berkaca mata ini. 


Maksud dari jenjang, kata Poengky, kepangkatan yakni prinsip senioritas dalam arti penyandang pangkat tertinggi di bawah Kapolri. Sedangkan dimaksud dengan jenjang karier adalah pengalaman penugasan dari perwira tinggi calon Kapolri pada berbagai bidang profesi Kepolisian atau berbagai macam jabatan di Kepolisian.


“Kami tegaskan, Kompolnas akan melihat data track record dan prestasi calon-calon Kapolri dan akan memberikan pertimbangan kepada Presiden,” pungkas Poengky, yang enggan menyebutkan siapa saja nama-nama yang akan diajukan berdasarkan kriteria tersebut. 


Sementara itu, saat ini mulai ada sejumlah nama sudah "dijagokan" menjadi calon kuat Kapolri. Misalnya, Kabareskrim Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran, Kabaharkam Polri Irjen Pol Agus Andrianto dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Boy Rafli Amar. Namun, hingga saat ini belum ada nama-nama calon Kapolri yang sudah mengerucut.


Sedangkan untuk diketahui, saat ini disebut-sebut kalau kalangan istana sedang mempertimbangkan dua nama bakal calon Kapolri sebagai calon kuat pengganti Idham Azis, dan diperkirakan pada pertengahan Januari 2021, satu dari dua nama calon Kapolri itu sudah dikirim ke Komisi III DPR RI untuk Uji Kepatutan. 


(Tim)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *