HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Diberdayakan oleh Blogger.

Facebook

Slider

sponsor

sponsor
spot.com

KESEHATAN

Hari Ulang Tahun


DAERAH

POLITIK & HUKUM

PENDIDIKAN

OLAHRAGA

WISATA

Selamat Berbahagia


Pages

Popular Post

Selesai kuliah, Jadilah Pengusaha !


Samosir.Matalensa.co.id.
PANGURURAN - Oleh : Frans Sinaga. Pendidikan adalah fondasi dasar dalam pembangunan manusia dan kesejahteraan sosial. Melalui pendidikan maka manusia lepas dari belenggu kemiskinan. Kemiskinan yang dapat memicu kejahatan. Kemiskinan disebabkan karena kemampuan keterampilan individual manusia tidak sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan usaha. 


Kita ketahui bahwa Pendidikan mendapatkan anggaran 20 persen dari APBN (Anggaran Pendapatan Belanja Negara) yang telah diatur dalam Amanat Undang-undang nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas)dan pada pasal 49 ayat 1 mengatur dana pendidikan selain gaji pendidikan dan biaya pendidikan kedinasan minimal dialokasikan sebesar 20 persen dari APBD dan APBN.

Rapidin Simbolon dan wakilnya Juang Sinaga yang dikenal RapberJuang maju sebagai Petahana untuk pertarungan Pilkada Samosir. Dalam konteks dunia pendidikan pemerintahan mereka telah memaksimalkan kemampuan potensi penggunaan anggaran untuk pendidikan memenuhi amanat UU No 20 tahun 2003. 

Rapidin Simbolon sebagai pemimpin Samosir percaya bahwa pendidikan akan mengangkat derajat kesejahteraan warga Samosir. Selama masa pemerintahannya setiap tahun selalu memberikan beasiswa dari SD/SMP/SMA dan Mahasiswa untuk memotivasi anak-anak Samosir tetap semangat menimba ilmu. 

Di masa pemerintahan Rapidin Simbolon dan Juang Sinaga menyerahkan bantuan sosial pendidikan dan beasiswa bagi siswa/i berprestasi tingkat SD, SMP, SMA/K yang dilaksanakan di pelataran halaman Hotel Dainang, Jalan Putri Lopian, Pangururan, Senin (21/09) tercatat pada laman situs samosirkab.go.id. 


Komposisi penerima bantuan sosial yang berjumlah 1.675 terdiri dari siswa/i yatim piatu berjumlah 392 orang, penerima bantuan siswa/i berprestasi dari SD, SMP, SMA/K berjumlah 797 orang , penerima siswa di SMA unggul jumlah 25 orang dan tingkat mahasiswa berprestasi di seluruh PTN dan PTS di Sumut serta seluruh Indonesia berjumlah 461 orang di tahun 2020.

Fokus pemerintahan Rapidin Simbolon dan Juang Sinaga tidak hanya Pariwisata dan Pertanian namun memahami betul makna pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul sebagai fondasi pembangunan di Samosir agar putra-putri Samosir menjadi berkualitas dan merata sehingga berhasil menempuh pendidikan dan mengaplikasikan ilmu yang di peroleh untuk membangun kampung halaman di masa depan. 

Menurut Rapidin Simbolon, pemberian bantuan sosial pendidikan ini bukan pertama kali dilakukan Pemerintah Kabupaten Samosir melainkan sudah dimulai dari tahun 2017. Beliau yang pernah sebagai mantan pengajar (dosen) di beberapa  perguruan tinggi di Jakarta sebelum menjadi orang nomor satu di Samosir sangat mengerti arti pendidikan mampu melepaskan manusia dari jerat kemiskinan dan mengangkat derajat kesejahteraan keluarga. 

Pemberian bantuan sosial pendidikan yang dilakukan Pemkab Samosir menuai hasil dengan adanya utusan dari beberapa siswa asal Samosir yang menjadi perwakilan provinsi Sumatera Utara menjadi peserta Olimpiade Sains Nasional, selain itu dua orang guru Samosir berhasil mendapatkan medali perak dan perunggu pada Olimpiade Biologi tingkat nasional. Ini menandakan adanya geliat perkembangan positif pendidikan Samosir di era Rapidin Simbolon-Juang Sinaga.

Belum lama ini diawal November, Forum Mahasiswa Kabupaten Samosir Bersatu (Rumah Karsa) yang tinggal di Kota Medan mengapresiasi kinerja Rapidin Simbolon yang serius dan berkomitmen memberikan beasiswa dan berharap program beasiswa yang selama ini sudah diberikan Pemerintah Kabupaten Samosir terus berlanjut dan diberikan hingga jenjang S2. Apresiasi mahasiswa asal Samosirdilaksanakan di Hotel Pardede Medan dalam acara Seminar Nasional dengan tema Analisis Strategis Pengembangan SDM dan Ekonomi berbasis kearifan lokal menuju Samosir semakin maju. 

Beberapa mahasiswa seperti Hanna Tamba (Unimed) dan Ester Sagala (Nommensen) hadir pada acara seminar tersebut menyampaikan terimakasih dan merasakan dukungan bantuan sosial pendidikan Pemkab Samosir, pendidikan di Kabupaten Samosir terus berkembang dengan terlibatnya kaum milenial untuk berkreasi dan inovasi. 

Selain itu, Rapidin Simbolon berpesan mengajak mahasiswa/i asal Samosir setelah menamatkan kuliah untuk lebih baik memilih menjadi pengusaha, dengan membangun usaha tentunya menyerap tenaga kerja lebih besar membangun Samosir. Saat ini pembangunan sedang berjalan dan terus berbenah. Ucapan beliau memberikan dorongan dan semangat agar adik-adik mahasiswa menjadi agen pembangunan dan tuan diatas kampung halamannya.(F.S)


(Ranto.s)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *