HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Diberdayakan oleh Blogger.

Facebook

Slider

sponsor

sponsor
spot.com

KESEHATAN

Hari Ulang Tahun


DAERAH

POLITIK & HUKUM

PENDIDIKAN

OLAHRAGA

WISATA

Selamat Berbahagia


Pages

Popular Post

Panwascam Harian Gelar Sosialisasi Pengawasan Partisipatif


Samosir.Matalensa.co.id.
PANGURURAN - Bawaslu samosir melalui Panwascam Harian Menggelar Sosialisasi Pengawasan Partisipatif pemlihan calon bupati samosir/wakil bupati samosir tahun 2020,pada kamis 12-11-2020 yang dihadiri camat harian Roberthon manik, Sekretariat panwascam harian Kardin Situmorang, Panwascam harian Buara Manik-Jefri boris saragi -petrus situmorang beserta stafnya, Anggota Koramil 04/HB Serka Ilham W Ginting ,anggota Polsek Harian boho Brigadir Ardi Butar-butar, PNS,Perangkat desa,Pemilih Pemula,Pendeta Resort HKBP Harian, Tokoh Masyarakat ,Insan Pers . anggota bawaslu samosir Brams W R Simalango . 

Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Harian menggelar sosialisasi kepada masyarakat terkait pentingnya pengawasan partisipatif untuk menyukseskan Pilkada kab samosir 2020.

Sosialisasi yang mengangkat tema "Kontribusi Tokoh Masyarakat dan Generasi Millenial dalam Upaya Meningkatkan Pengawasan Partisipatif di masa Covid-19 Pada Pemilihan bupati samosir/wakil Bupati Samosir  Tahun 2020" ini dibuka secara resmi oleh Anggota Bawaslu samosir Frans Simalango

Selain melakukan sosialisasi terhadap masyarakat, Panwascam Harian juga melakukan deklarasi pilkada damai dan mematuhi protokoler kesehatan pada Pilkada 2020.


Ketua Panwascam Harian Buara Manik mengatakan, kegiatan ini terlaksana atas masukan dan arahan dari Bawaslu Kabupaten Samosir

Menurutnya tujuan sosialisasi ini untuk mengajak masyarakat turut aktif dalam mensukseskan Pilkada samosir 2020.

"Kegiatan ini kami lakukan atas saran dan masukan dari pimpinan Bawaslu samosir Bapak Anggiat Sinaga  yang bertujuan untuk mengajak masyarakat turut aktif dalam setiap proses tahapan pilkada. Kami sebagai Panwascam sangat menyadari keterbatasan kami dalam jumlah personil yang ada sehingga sangat diperlukan partisipasi masyarakat untuk melakukan pencegahan hal-hal yang dilarang dalam pilkada.saat membuka acara juga menyampaikan bahwa Keterlibatan masyarakat sangat diperlukan dalam pengawasan demi tercapainya pemilu yang berintegritas.


"Pemilihan berintegritas mensyaratkan adanya pengawasan terhadap seluruh proses dan hasil pelaksanaan tahapan pemilihan," sebutnya.


Lebih lanjut ia mengatakan bahwa dibutuhkan keterlibatan masyarakat dalam pengawasan/pemantauan Pemilu.


Kesediaan masyarakat dan para stakeholder lain dalam pengawasan Pemilihan tersebut merupakan pengawasan partisipatif (active citizen).


sosialisasi tersebut juga dijelaskan partisipasi masyarakat yang bisa dilakukan antara lain membangun tradisi demokrasi di keluarga dan masyarakat, tidak menjadi aktor atau pelaku pelanggaran, kemudian menginformasikan atau melaporkan jika menemukan indikasi pelanggaran pemilu dan lain sebagainya.


Camat Harian Roberthon Manik juga mengatakan, selama ini masyarakat hanya merasa pilkada sebagai proses pemberian suara kepada calon di bilik suara tanpa tau proses perjalananya.

"Maka di sini kami mengajak masyarakat untuk turut serta peduli dan sama-sama bertanggung jawab mensukseskan Pilkada samosir 2020 , bahwasannya masyarakat memiliki peran sentral dalam Pilkada. Sebab itu dia mengajak masyarakat agar peduli terhadap hak pilihnya.

"Masyarakat memiliki peran sentral untuk mensukseskan pilkada, semakin tinggi kesadaran masyarakat maka semakin sukses jalannya pilkada nanti. Dalam kesempatan ini saya juga mengajak bapak/ibu untuk perduli dengan hak pilihnya pastikan keluarga dekat tetangga kanan kiri sudah terdaftar sebagai pemilih kalau belum silahkan datangi PPS atau Kantor Panwascam dengan membawa fotocopy KK," sebutnya.


Roberthon Manik juga menambahkan, masyarakat mempunyai kewajiban ikut berpartisipasi dalam pengawasan Pilkada. Keterlibatan masyarakat dalam pengawasan bisa dilakukan pada semua tahapan Pilkada. Karena potensi pelanggaran ada dalam setiap tahapan. Oleh karena itu, dalam pelaksanaan pengawasan Pilkada tahun 2020 ini tidak saja menjadi tugas Bawaslu. Akan tetapi juga perlu adanya pengawasan partisipatif dari masyarakat. “Dalam sosialiasi ini juga dijelaskan.(B.P)


(Ranto.s)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *