HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Diberdayakan oleh Blogger.

Facebook

Slider

sponsor

sponsor
spot.com

KESEHATAN

Hari Ulang Tahun


DAERAH

POLITIK & HUKUM

PENDIDIKAN

OLAHRAGA

WISATA

Selamat Berbahagia


Pages

Popular Post

Polres Labuhanbatu Paparkan Tewasnya Wanita Asal Kalimantan Didalam Sumur


Labuhanbatu.Matalensa.co.id
.Misteri tewasnya wanita asal Kalimantan Timur yang kecebur ke dalam sumur saat menumpang mandi di rumah salah seorang warga di Jalan WR Supratman, Kelurahan Padangmatinggi, Kecamatan Rantau Utara, Kabupaten Labuhanbatu yang sebelumnya disebut-sebut tewas karena bunuh diri, kini terungkap.



Begini penjelasan Kapolres Labuhanbatu AKBP Deny Kurniawan di Konferensi Pers pada, Selasa (6/10/2020)."Dari hasil penyidikan, polisi menemukan adanya indikasi tindak pidana yang dilakukan anak pemilik rumah" paparnya



“NP telah dijadikan tersangka.Tindak pidana yang dipersalahkan, karena kelalaiannya (Kealpaannya) menyebabkan matinya orang lain,” kata Kapolres Labuhanbatu.



Kronologis peristiwa itu berawal dari tersangka yang hendak membeli rokok disalah satu warung di lokasi Tugu Adipura.Disitu tersangka melihat seorang wanita duduk di lantai tugu dan mendekatinya, Minggu (4/10/2020) sekira pukul 06:30 WIB. 



Karena tidak dikenal, tersangka kemudian hendak pergi untuk bekerja di Warkop Gelas Batu Simpang Kompi, tak jauh dari Tugu Adipura. Namun wanita yang kemudian diketahui alamatnya di Karangjawa, Kaltim, itu memanggil tersangka dan keduanya sempat ngobrol-ngobrol.



“Bang, bisa menumpang mandi,” tanya korban dan dijawab tersangka. “Kalau mau menumpang mandi, ayolah ke rumah,” ujar tersangka sambil mengajak korban ke rumah orangtuanya, sekitar 300 meter dari tugu.



Mereka kemudian berjalan kaki ke rumah orangtuanya, dan saat itu orangtua tersangka  sedang duduk di depan kedainya.“Inilah bapakku,” kata tersangka kepada korban. Korban lalu menyalam dan mencium tangan ayah tersangka. “Siapa itu,” tanya STP kepada anaknya. “Perempuan ini mau menumpang mandi,” jawab tersangka.



Tersangka kemudian mengajak korban masuk ke rumah. Tersangka kemudian membentang tikar. “Di sini saja kau istirahat,” tutur tersangka.Korban kemudian membaringkan dirinya dan tidur.



Setelah bangun tidur, korban membawa pakaian ganti ke kamar mandi. Saat korban mandi, tersangka minum kopi dan merokok. Ayahnya kemudian menyuruh adik tersangka, S yang sedang memasak di dapur pergi untuk membeli gas elpiji.



“Saat itu, tersangka pelan-pelan mendorong pintu kamar mandi yang tidak dikunci korban dari dalam. Tersangka tiba-tiba memeluk korban sehingga korban yang sedang memakai pakaiannya terkejut lalu kakinya tersangkut ke bangku kecil dari kayu. Tersangka kemudian melepaskan korban dan mundur sehingga tercebur ke dalam sumur kamar mandi itu dengan posisi kepala ke bawah,” jelas Kapolres.



Tersangka melihat korban ke dalam sumur, namun tidak muncul. Tersangka panik dan ketakutan. Ia berdiam diri di kamar mandi sampai 1 jam dan korban juga tidak muncul. Kemudian ia keluar dan pura-pura bertanya kepada adiknya yang kembali memasak di dapur setelah membeli gas elpiji.



“Ada nampak orang keluar dari kamar mandi, yang menumpang mandi tadi, dek,” tanya tersangka. “Tidak ada saya lihat orang dari kamar mandi tadi,” jawab S.



Tersangka lalu pura-pura pergi mencari korban dan kembali lagi ke rumah itu. “Sudah kau temukan orang yang menumpang mandi tadi,” tanya ayahnya. “Belum ada kutemukan,” jawab tersangka, lalu pergi lagi pura-pura mencari korban.



Hingga malam tiba, sekira pukul 20:00 WIB, tersangka pergi bekerja ke Warkop Gelas Batu. Keesokan harinya, Senin (5/10/2020) pukul 04:45 WIB, adik tersangka menjemput tersangka.



“Ada apa sebenarnya,” tanya tersangka kepada adiknya, Rusman. “Sudah meninggal perempuan yang menumpang mandi itu,” kata Rusman. “Di mana ketemunya,” tanya tersangka pura-pura. “Di kamar mandi, di dalam sumur,” jawab adiknya dan tersangka terdiam.



Sesampai di rumah orangtuanya, tersangka duduk di depan kedai, tidak masuk ke rumah, seolah-olah tidak ada masalah. Polisi kemudian datang, mengevakuasi korban dari sumur lalu membawa jenazah itu ke RSUD Rantauprapat untuk divisum.



Polisi mencurigai seseorang dalam kasus itu. Tim Unit Reserse Umum Satreskrim melakukan penyidikan atas laporan polisi No.LP/1459/X/2020/SU/RES-LBH tanggal 5 Oktober 2020, atas laporan Ipda M Sebayang. Kapolres kemudian mengeluarkan surat perintah penyidikan, No.SP.Sidik/533/X/RES 1.24/2020/Reskrim tanggal 5 Oktober 2020.



“Sekira pukul 08:00 WIB, polisi datang dan membawa NP ke Polres Labuhanbatu. NP dipersalahkan dalam pasal 359 KUH Pidana dan ditahan. Penyidik juga mengamankan barang bukti bangku kecil dari kayu, pakaian korban berupa baju dan celana jeans biru abu-abu,” sebut Kapolres.


(Andi.c.d)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *