HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Diberdayakan oleh Blogger.

Facebook

Slider

sponsor

sponsor
spot.com

KESEHATAN

Hari Ulang Tahun


DAERAH

POLITIK & HUKUM

PENDIDIKAN

OLAHRAGA

WISATA

Selamat Berbahagia


Pages

Popular Post

Warga Gunung Sinabung Kesulitan Air Bersih, Rumah Yatim Salurkan 14.000 Liter Air

Matalensa.co.id.Semenjak erupsinya Gunung Sinabung, pada Minggu (9/8), masyarakat di sekitaran gunung merasakan dampaknya. Salah satunya masyarakat di Desa Ndeskati, Kec. Naman Teran, Kab. Karo yang mulai kesulitan mendapat air bersih.


Menurut pengakuan salah satu warga terdampak, Sinta, saat ini debit air yang keluar sangat kecil. Sedangkan, air merupakan unsur terpenting dalam kehidupan. Ia dan warga di sana sangat mengharapkan adanya supply air bersih.


"Pasca erupsi kemarin, kami di sini kesulitan air bersih. Karena kan kita semua butuh minum, kami butuh air untuk hidup," jelas ibu rumah tangga itu.


Menanggapi hal tersebut, Rumah Yatim Cabang Sumatera Utara menyalurkan 14.000 liter air bersih bagi masyarakat Desa Ndeskati, Kamis (14/8). Hal ini dilakukan guna membantu warga dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.


Kepala Cabang Rumah Yatim Sumut, Dasep menuturkan, desa tersebut merupakan salah satu desa yang terdampak cukup parah. "Saat ini pun permukiman warga masih dikelilingi abu vulkanik yang cukup tebal," ungkapnya.

 

Dilansir dari laman kompas.com, berdasarkan informasi resmi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), pada Kamis (13/8), kolom abu teramati setinggi lebih kurang 1.000 meter di atas puncak atau 3.460 meter di atas permukaan laut.


Diketahui, warga Deda Ndeskati memang mengandalkan air dari gunung langsung. Sehingga ketika terjadi erupsi, mereka benar-benar merasakan dampaknya. Oleh sebab itu, Dasep berharap bantuan air bersih ini dapat bermanfaat bagi masyarakat luas.


"Harapannya air bersih ini dapat digunakan sebagaimana mestinya. Semoga bisa meringankan beban mereka yang sedang terkena bencana. Ya mudah-mudahan erupsi ini segera berakhir," tutupnya.


Penulis: Anjar Martiana

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *