HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Diberdayakan oleh Blogger.

Facebook

Slider

sponsor

sponsor
spot.com

KESEHATAN

Hari Ulang Tahun


DAERAH

POLITIK & HUKUM

PENDIDIKAN

OLAHRAGA

WISATA

Selamat Berbahagia


Pages

Popular Post

Ratusan Warga Sei Pegantungan Unjuk Rasa Damai Ke Kantor Bupati Labuhanbatu.

Labuhanbatu.Matalensa.co.id..Ratusan warga yang tergabung dalam Rakyat Pesisir Desa Sei Pegantungan Kabupaten Labuhanbatu bersama Gerakan Mahasiswa Labuhanbatu (Gemerlab) dan Posko Perjuangan Rakyat Sumatera Utara (Pospera Sumut) lakukan aksi unjuk rasa damai kekantor Bupati mempertanyakan kenapa akses jalan lintas kedesa belum di bangun, Senin (3/8/2020)


Diaksi unjuk rasa itu, salah seorang warga Sei Pegantungan kecamatan Panai Hilir menyebutkan, akibat belum tersentuhnya pembangunaan jalan kedesa mereka, hasil bumi seperti sawit dan palawija harganya anjlok.


"Saat ini desa kami panen Jagung,  namun karena musim penghujan dan akses jalan rusak sehingga sulit dilalui sarana transportasi karena belum tersentuh pembangunan, harga menjadi rendah" ujar warga di orasinya.


Diunjuk rasa itu, mereka juga menyebutkan, akibat jalan umum/lintas yang becek dan berlumpur disaat musim hujan seperti saat ini, warga kesulitan untuk beribadah ke Gereja maupun ke Mesjid/Mushola.


Seperti yang diungkapkan dalam surat pernyataan yang mereka bagi-bagikan kepada sejumlah wartawan dan warga yang melihat aksi tersebut didepan kantor Bupati.


Di surat itu dituliskan, kemerdekaan Indonesia memasuki 75 tahun, namun hingga saat ini kemerdekaan yang diwariskan para pejuang kemerdekaan belum dirasakan masyarakat Desa Sei Pegantungan pesisir Kabupaten Labuhanbatu.


Masyarakat harus berjalan diatas lumpur setiap hari, baik kesekolah, ke Mesjid, ke Gereja dan kemanapun. Penderitaan ini telah kami rasakan berpuluh-puluh tahun lamanya.


Berkali-kali kami hanya menjadi objek untuk dibohongi dengan janji-janji manis para pemimpin kabupaten ini sejak puluhan tahun, namun kini kami telah tersadarkan bahwa kami harus bersuara.


Atas dasar penderitaan ini, kami menyatakan "Menuntut Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu untuk segera merealisasikan pembangunan jalan lintas di Desa Sei Pegantungan karena sudah puluhan tahun tidak layak untuk dijalani"


Sebagai bangsa yang merdeka kami memiliki hak untuk merasakan hasil pembangunan. Sedangkan diaksi itu, Sae Armansyah Hutosaoit sebagai Kordinator Lapangan dan Rizki Yusuf Siregar sebagai kordinator aksi


Sampai berita ini di kirimkan ke meja Redaksi, 10 orang yang menjadi perwakilan pengunjuk rasa sedang berdialog dengan pejabat yang berwenang diruang rapat kantor bupati Labuhanbatu.

(Andi.c.d)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *