HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Diberdayakan oleh Blogger.

Facebook

Slider

sponsor

sponsor
spot.com

KESEHATAN

Hari Ulang Tahun


DAERAH

POLITIK & HUKUM

PENDIDIKAN

OLAHRAGA

WISATA

Selamat Berbahagia


Pages

Popular Post

Miris Ribuan Ikan Mati Akibat Proyek Bendungan Lau Simeme,Masyarakat Menderita

Deliserdang.Matalensa.co.id. Belasan peternak ikan air tawar di kampung tengah Desa Rumah Gerat Kecamatan Sibiru-Biru, mendatangi kantor proyek pembangunan bendungan Lau Simeme yang letaknya tidak jauh dari kediaman warga,  kedatangan belasan peternak ikan ini untuk mempertanyakan tanggung jawab pihak proyek yakni PT Wika dan PT PP atas matinya kembali ikan-ikan peternak dikolam yang  kuat dugaan karena akibat tercemarnya  aliran sungai dampak pengerjaan proyek bendungan lau simeme,  pasalnya sebelum ada proyek tersebut selama bertahun-tahun ternak ikan mereka tidak pernah seperti ini  yang air nya menggunakan aliran sungai.


Namun kedatangan warga ini tidak di gubris pihak proyek dengan tidak menemui peternak ikan, peternak mengaku sebelumnya sudah berulang kali mereka mendatangi pihak proyek terkait matinya ikan-ikan mereka bahkan ada kesepakatan akan diganti rugi namun sampai saat ini hingga mati nya ikan-ikan pihak proyek malah tutup mata


Sadoko salah satu perternak ikan mengatakan “ pembangunan bendungan lau simeme yang tak ramah lingkungan membuat satu hingga tiga ton ikan kami mati dan membuat kami para peternak ikan gagal panen, dan pihak proyek Bendungan Lau Simeme tidak pernah tepati janji bahkan jika kami menuntut selalu dibenturkan dengan pihak keamanan  dan oknum tertentu yang membekap proyek tersebut” jelas sadoko


 Peternak ikan di sekitar proyek bendungan lau simeme berharap Pemerintah Daerah maupun pihak perusahaan PT Wika dan PT PP dapat turun kelokasi memperhatikan nasib para petani ikan yang mengalami kerugian puluhan juta rupiah.


Karena tidak satu pun pihak proyek menemui peternak ikan ini, akhirnya peternak ikan di kampung tengah desa rumah gerat ini kembali pulang dengan penuh kekecewaan.


Terpisah saat Tim Gabungan Media mengkonfirmasi hal tersebut pertama dilakukan kepada pihak PT Wika 'Deni melalui Via Seluler pada hari jumat (14/8/2020) yang sebelumnya ada mengirim sebuah rekaman vidio lewat WhatsApp,menjawab " Kami tidak tahu itu bang,coba abang telephone inisial J untuk hal itu.Ucapnya Deni.


Sementara untuk kontak phone J tidak ada,sehingga Tim menghubungi pihak Humas Yosep lewat Via WhatsApp hanya dilihat saja dan mencoba telephone lewat seluler namun tidak diangkat,sehingga sampai berita ini tayang belum ada keterangan dari pihak PT tersebut.


(Rouses/Tim)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *