HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Diberdayakan oleh Blogger.

Facebook

Slider

sponsor

sponsor
spot.com

KESEHATAN

Hari Ulang Tahun


DAERAH

POLITIK & HUKUM

PENDIDIKAN

OLAHRAGA

WISATA

Selamat Berbahagia


Pages

Popular Post

Kades Sei Pelancang : Saya Tidak Takut, Saya Tunggu Panggilan Bupati Labuhanbatu

Ket foto : kepala desa Sei pelancang, Kec Panai tengah, Kab Labuhan batu membagikan dana BST APBD Kabupaten kepada 21 orang warganya. Jumat 26/06/2020. Hasyim mth
Labuhanbatu.Matalensa.co.id.Meski pun pemerintah pusat, pemerintah propinsi atau pun pemerintah kabupaten telah menegaskan aparatur desa tidak boleh menerima bantuan langsung tunai dana desa, kepala desa tidak perlu takut menabrak regulasi tersebut.

Hal itu telah dicontohkan oleh Kepala Desa Sei Pelancang, Kecamatan Panai Tengah, Kabupaten Labuhanbatu Parulian Situmorang yang telah menyalurkan BLT DD kepada seluruh aparatur di desanya sampai pada tingkat BPD dengan dalih hasil kesepakatan pemerintahan desa.

Menurut Parulian Situmorang, meskipun sudah ada regulasi yang mengatur soal pembagian BLT DD, tetapi hasil musyawarah dengan pemerintahan desa itu lebih kuat dari regulasi.

"Saya tahu perangkat desa tidak boleh terima BLT DD, tetapi itu saya lakukan hasil musyawarah dengan pemerintahan desa,"kata Parulian Situmorang kepada mata lensa.co.id di kantornya seusai membagi BST APBD Kabupaten Labuhanbatu. Jumat( 25/06/2020).

Parulian mengaku melakukan hal itu karena kuota berlebih. Selain itu Parulian mengaku tidak takut melakukan hal itu karena tidak ada sanksi pidananya.

"Buktinya saya sampai hari ini tidak ada diproses soal itu. Saya sudah siap dipanggil camat, PMD mau pun bupati. Kalau soal pidana, dimana pidananya? Kalau disuruh mulangkan, aparat saya siap untuk memulangkan uang itu. Saya tidak takut, saya tunggu panggilan dari Bupati Labuhanbatu,"ujar Parulian.

Pada pemberitaan di salah satu media on line sebelumnya, Parulian mengaku penerima kuota BLT DD sebanyak 166 orang. Sedangkan penerima BST Kabupaten sebanyak 21 orang.

Mirisnya, warga yang menerima BST APBD Kabupaten Labuhanbatu hanya menerima 3 ratus ribu rupiah, sedangkan BLT DD yang diterima aparatur desanya sebesar 6 ratus ribu rupiah.

Terpisah, Wakil Ketua Koordinator LSM TIPAN -RI ( Tim Investigasi Penyelamatan Asset Negara - Republik Indonesia Wilayah Pantai Abdi Tuah, mengatakan tindakan Kepala Desa Sei Pelancang Parulian Situmorang berseberangan dengan apa yang disampaikan Bupati Labuhanbatu Andi Suhaemi Dalimunthe ST,MT pada saat pembagian dana BST APBD Kabupaten Labuhanbatu di Kecamatan Bilah Hilir. Selasa (23/06/2020)

"Saat pembagian BST APBD Kabupaten Bupati dengan tegas mengatakan aparatur desa jangan melakukan pemotongan dana bantuan untuk masyarakat, bahkan diberi pun jangan mau. Lha ini aparatur desanya diberi BLT DD, jelas tidak sinkron dengan apa yang disampaikan Pak Bupati. Seharusnya sebagai seorang kepala pemerintahan harus tunduk pada regulasi,"imbuh Abdi.

Abdi menegaskan, dari pernyataan Kades Sei Pelancang tidak takut dipanggil bupati sekali pun, menunjukkan tidak ada tindakan tegas berupa teguran atau pembinaan dilakukan oleh Camat Panai Tengah mau pun Kepala Dinas PMD/K Kabupaten Labuhanbatu.

"Jika dia katakan tindakannya itu tidak ada pidananya meski pun menabrak regulasi, akan kita lihat nanti langkah selanjutnya jika dana tersebut tidak dikembalikan oleh aparatur desanya yang menerima BLT DD,"sebut Abdi tegas.

(Hasyim mth)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *