HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Diberdayakan oleh Blogger.

Facebook

Slider

sponsor

sponsor
spot.com

KESEHATAN

Hari Ulang Tahun


DAERAH

POLITIK & HUKUM

PENDIDIKAN

OLAHRAGA

WISATA

Selamat Berbahagia


Pages

Popular Post

KOMISI III DPRD PANTAU JALAN LONGSOR


Samosir.Matalensa.co.id.PANGURURAN - Longsornya jalan nasional lingkar Samosir membuat pengguna jalan harus lebih hati hati. Apalagi mereka yang belum mengetahuinya, bisa saja terjebak dan mengakibatkan kecelakaan.

Proyek multiyears yang menggunakan Dana dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara(APBN ) ini,sebanyak 367 milyar lebih itu baru saja selesai dikerjakan pada tahun 2019 lalu. 

Untuk melihat kondisi jalan itu, Rabu (6/5), Komisi III DPRD Samosir mendatangi langsung ke lokasi. Dipimpin ketua komisi Jonner Simbolon bersama Rismawati Simarmata, Pantas Marroha Sinaga, Pantas Lasidos Limbong, Parluhutan Sinaga dan Parluhutan Samosir, didampingi oleh Sekretaris PUPR Pemkab Samosir, staf sekretariat dan pihak dari PT, PP dan PT. Seneca sebagai pelaksana kegiatan.

Anggota Komisi III Pantas Lasidos Limbong kepada wartawan menjelaskan bahwa dari hasil monitoring yang mereka lakukan terdapat 7 titik jalan nasional yang longsor cukup parah, salah satunya di Desa Huta Hotang Kecamatan Onan Runggu.

"Kalau jalan yang longsor itu tidak secepatnya ditangani maka kita khawatir dimusim penghujan nanti, akan semakin parah dan bisa patah atau putus total, sehingga mengakibatkan jalan lingkar Samosir lumpuh. Dampaknya tentu kepada kita masyarakat samosir secara khusus". Ucapnya.

Anggota lainnya yang dari PDIP, Rismawati Simarmata mengatakan dari hasil monitoring itu mereka langsung Perintahkan, agar Pihak PUPR Pemkab Samosir langsung menyurati Kementerian PUPR melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumut 1 di Medan.

Menurut informasi yang dihimpun wartawan, Jalan Nasional yang longsor itu terjadi pada musim penghujan bulan April 2020 yang lalu.dan longsornya sangat parah namun sampai saat ini pihak Kementerian PUPR belum melakukan penanganan.

(RANTO.S)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *