HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Diberdayakan oleh Blogger.

Facebook

Slider

sponsor

sponsor
spot.com

KESEHATAN

Hari Ulang Tahun


DAERAH

POLITIK & HUKUM

PENDIDIKAN

OLAHRAGA

WISATA

Selamat Berbahagia


Pages

Popular Post

HINGGA SABTU 16/05/2020,ODP DI SAMOSIR SATU ORANG

Samosir.Matalensa.co.id.PANGURURAN - Pemerintah Kabupaten Samosir melalui Dinas Kominfo menginformasikan Orang Dalam Pemantuan (ODP) di Samosir berjumlah 1 (satu) orang. Per hari (Sabtu, 16/5/2020), jumlah positif COVID-19 secara nasional adalah 17.025 orang, sembuh 3.911 orang, meninggal 1.089 orang. Dibanding Jumat, (15/5/2020), ada kenaikan 529 orang. Fakta ini berarti, rata-rata terinfeksi setiap harinya cukup tinggi dan kini sudah memasuki pertengahan bulan Mei.

Kepala Dinas Kominfo Samosir Rohani Bakara dalam pesan WhatsApp-nya, Sabtu (16/5) menjelaskan di Provinsi Sumatera Utara, jumlah positif dengan RT-PCR (Rapid Test-Polymerase Chain Reaction) 200 orang, sembuh 53 orang, meninggal 24 orang. Secara lokal, kita perlu tetap berjaga-jaga dengan tetap menjalankan protokol kesehatan dan Standar Operasional Prosedur (SOP) di pintu-pintu masuk ke Samosir.

Kita, lanjut Rohani, masih menunggu garis kurva penyebaran infeksi COVID-19 menurun pada bulan Mei ini. Namun demikian, kita perlu memperhatikan imbauan Pemerintah Indonesia agar kita menjalani pola hidup baru dengan mengubah perilaku dan menyesuaikan diri di tengah pandemi COVID-19. Hal tersebut perlu dilakukan karena hanya itu satu-satunya cara untuk berdamai dengan virus corona jenis baru. Bukan menyerah. Berdamai bukan menyerah. Tetapi kita harus beradaptasi untuk merubah pola hidup kita, dengan menjalankan protokol kesehatan yang ketat, yang benar, yang berdisiplin.

Jangan karena kita zona hijau lantas kita lengah, tidak, tidak demikian, melainkan tetap waspada seraya mencermati perkembangan terkini di kabupaten/kota sekitar kita. Secara kolektif, adalah tugas kita bersama untuk menghadang agar COVID-19 tidak masuk ke Samosir namun kita juga perlu mengampayekan “Gerakan Marsijaga Huta Na Be” di setiap desa-desa yang ada di Samosir ini, ujar Rohani.

Dinas Kesehatan Kabupaten melalui Puskesmas di setiap kecamatan pun, sambungnya, akan tetap terjaga untuk memantau masyarakatnya dengan informasi dari kita agar orang-orang yang dari zona merah tetap terpantau untuk menghindari transmisi lokal dan berefek ganda penyebarannya.

Mari dukung Pemerintah Kabupaten Samosir bersama TNI/Polri dan seluruh elemen masyarakat untuk menjaga Kabupaten Samosir agar tetap zero COVID-19 hingga akhirnya.

Mari doakan Pemerintah (Pusat, Provinsi, dan Kabupaten/Kota) agar tetap diberi hikmat dan kekuatan dalam mencegah dan menangani COVID-19 agar tidak meluas dari hari ke hari melainkan terkendali dengan baik dan melakukan upaya-upaya praktis merawat orang-orang yang terpapar hingga sembuh.

Mari doakan dan dukung pemimpin kita di Kabupaten Samosir, Bupati/Wakil Bupati, Dandim, Kapolres, Kajari, Ketua DPRD dan jajarannya, para tokoh masyarakat, pemerhati COVID-19, dan seluruh elemen masyarakat untuk menciptakan kondisi yang kondusif dengan komunikasi yang baik dan kolaborasi yang intensif menghadang COVID-19 di Kabupaten Samosir.

Kiranya Tuhan tetap menjaga kita di Samosir dan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dari penyebaran COVID-19 yang lebih luas lagi dan menolong kita untuk berdamai dengan COVID-19 dengan melaksanakan protokol-protokol secara ketat dengan rasa hormat yang tinggi terhadap para petugas di lapangan.

Harapan kita, harap Rohani Bakara, Samosir dan NKRI terjaga dan COVID-19 pun berhenti secara total, kita pun dapat beraktivitas seperti sedia kala.

(RANTO.S)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *