HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Diberdayakan oleh Blogger.

Facebook

Slider

sponsor

sponsor
spot.com

KESEHATAN

Hari Ulang Tahun


DAERAH

POLITIK & HUKUM

PENDIDIKAN

OLAHRAGA

WISATA

Selamat Berbahagia


Pages

Popular Post

BUPATI : MARI BERGOTONG ROYONG UNTUK MEMUTUS RANTAI COVID-19

Samosir.Matalensa.co.id.PANGURURAN - Waspada Covid19 Bupati Samosir Rapidin Simbolon mengimbau masyarakat Samosir yang juga merupakan anjuran pemerintah Republik Indonesia,Pangururan (03/4/2020).

"Yang pertama perlu saya sampaikan adalah anjuran pemerintah, kemudian kita stay ad home, kemudian menjaga pola hidup yang sehat, minum air hangat, itu dulu upaya masing-masing pribadi. Kalau aktifitas kita sebagai seorang petani, silahkan lakukan pekerjaannya, justru itu lebih bagus untuk jaga jarak, "ujarnya.saat melakukan press rilis di Rumah dinas, Jumat 03/04/2020.

"Apa yang dilaksanakan oleh pemkab Samosir, "kata Bupati, yakni, Pengetatan diseluruh pintu masuk ke Samosir, kita membuatkan pengukuran suhu tubuh disetiap pintu masuk, Kalau suhu tubuhnya 38 drajat celcius sama dengan atau diatasnya, maka dia kita suruh pulang, kalau mereka sudah kemalaman, maka kita suruh tinggal sementara di puskesmas setempat, tentu dengan pengawasan kita. Saya optimis dibulan empat ini, keadaan sudah lebih bagus, kita berdoalah ya, "ungkapnya.

Ditambahkannya, bahwa pemkab Samosir juga membuat persediaan masker untuk antisipasi Corona, "Kemudian kita perlu pengadaan masker, sekarang kita coba membuat masker kain, kita cek UKM kita. Sekarang dari Medanpun kita pesan, "ucap Rapidin Simbolon.

Selanjutnya Bupati Samosir mengatakan bahwa dana  disediakan untuk penanganan Corona, "Dana yang kita sediakan untuk penanggulangan covid19 ini, kita sediakan dana sebesar Rp. 1,8 milyar, kita ambil dari dana TT (tidak terduga), "katanya.

Bukan hanya itu, dia juga mengarahkan mobil pemadam kebakaran untuk melakukan penyemprotan, "Kemudian pemadam kebakaran kita juga kita manfaatkan melakukan penyemprotan di daerah perkotaan, katakan misalnya di Pangururan, karena ini bukan lagi gawean desa, ucapnya.

Terkait masalah stay home, dia juga menjelaskan, "Saya perlu luruskan mengenai stay home ini, yang distay home adalah siswa yang belajar, kemudian misalnya kantor-kantor, itupun tidak seluruhnya, yang kita utamakan stay home ini adalah siswa. Disamosir ini kan kebanyakan Petani, jadi jangan disamakan seperti dikota dengan Samosir, kita petani tetap aja keladang, tetap aja kesawah karena ketergantungan penduduk kita kepada pertanian sekitar 80 persen, "jelasnya.

Namun untuk para pelaku Wisata, pemkab Samosir akan melakukan kajian, "Paling-paling sekarang yang terpukul adalah petugas-petugas wisata, pemilik hotel guide guide parwisata, kemudian kapal penumpang umum. Saya juga sudah tugaskan dinas pariwisata untuk mendata ini, apakah kita mampu untuk memberikan insentif, ini masih proses kajian, "bebernya.

Terkait informasi di Samosir, Bupati mengatakan,
"14 hari sebelum ini ada kita 5 ODP, tapi ODPnya itu ringan juga, artinya hanya dalam pemantauan saja. Sekarang ini sudah lewat, sekarang ini gak ada yang ODP lagi, kita berdoalah semuanya, Bahu membahu gotong royong, bagaimana supaya masalah virus ini bisa kita lewati dengan bagus tanpa ada korban di kabupaten Samosir ini, "ujar Bupati Samosir Rapidin Simbolon.

Sesuai surat edaran dari Mentri dalam negri yang menghunjuk seluruh kepala daerah atau Bupati yang diwajibkan sebagai ketua Gugus Covid19. "Saya selaku ketua Gugus Covi19, setelah surat edaran Mentri dalam negri menunjuk seluruh Bupati atau Kepala daerah diwajibkan sebagai ketua Gugus Covid19.

Dia sudah menyampaikan kepada Kapolres Samosir supaya menghimbau tempat-tempat berkumpul seperti kedai.
"Sudah saya sampaikan kepada Kapolres Samosir, supaya kedai kedai jangan terlalu banyak berkumpul, kalau sudah jam 8 atau jam 9 sudah bisalah ditutup, "himbaunya.

Namun bagi para Petani dan para pekerja-pekerja bangunan supaya bekerja seperti biasa. "Bekerjalah seperti biasa, para petani bekerjalah sebagai petani, tukang bekerjalah sebagai tukang, yang dilarang itu berkerumun, "ungkapnya.

Terkait informasi perkembangan virus corona, sebagai ketua Gugus Covid19, Bupati rencananya akan memberikan informasi kepada masyarakat, "itu akan kita programkan, nanti mungkin setiap sekali seminggu atau dau kali dalam sebulan, bahwa perkembangan covid19 ini nanti bisa kita jelaskan kepada Pers, nanti kita kaji dulu dengan dinas terkait, bagian humas, "katanya.

(RANTO.S)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *