HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Diberdayakan oleh Blogger.

Facebook

Slider

sponsor

sponsor
spot.com

KESEHATAN

Hari Ulang Tahun


DAERAH

POLITIK & HUKUM

PENDIDIKAN

OLAHRAGA

WISATA

Selamat Berbahagia


Pages

Popular Post

Sangat Memprihatinkan Kondisi SD Negeri 29 Bilah Hilir Labuhanbatu

Labuhanbatu.Matalensa.co.id.Kondisi SD Negeri 29 Bilah Hilir, yang berlokasi di Dusun Gerak Tani, Desa Sei Tampang, Kecamatan Bilah Hilir Kabupaten Labuhanbatu kondisinya sangat memprihatinkan. Saat ini, gedung sekolah yang dibangun pada tahun 2011 itu sudah mengalami kerusakan yang cukup parah.
Pantauan langsung matalensa co,id di sekolah itu,Rabu (04/03/2020), dinding gedung sekolah sudah banyak yang mengalami keretakan, selain kerusakan pada dinding, lantai bangunan sekolah dari keramik baik teras mau pun ruang belajar sudah banyak yang rusak.

Parahnya lagi, sekolah itu tidak memiliki kantor (ruang guru) bahkan kekurangan ruangan belajar serta kekurangan moubilier. Akibat kekurangan ruang kelas, siswa kelas 3 dan kelas 4 harus belajar dalam satu ruangan yang sama dan sebagai pembatasnya hanya disekat dengan tirai kain.

Kepala Sekolah SD Negeri 29 Bilah Hilir Mhd Rusli S,Pd saat dikonfirmasi wartawan mengaku baru hitungan bulan mengajar di sekolah itu.
“Saya baru bertugas di sekolah ini Pak, ya seperti inilah kondisi sekolah ini Pak. Sekolah ini kekurangan ruangan dan sangat kekurangan moubiler, kondisinya kerusakannya pun sudah cukup parah Pak, bisa bapak lihat sendiri seperti apa kondisinya,”kata Rusli.

Akibat kekurangan ruangan, lanjut Rusli, ruang perpustakaan digunakan untuk belajar siswa kelas VI. Sedangkan para guru terpaksa duduk di teras sekolah karena tidak memiliki ruangan guru.

Ditanya kemana moublier yang ada di ruangan perpustakaan, salah seorang guru mengaku dari awal sekolah itu dibangun, perpustakaan itu tidak memiliki moubiler seperti rak buku, bangku, meja mau pun lemari buku.

Ditanya, diletak dimana buku untuk perpustakaan yang dibeli oleh kepala sekolah, guru itu mengaku dimasa kepala sekolah sebelumnya tidak pernah ada buku yang dibeli untuk perpustakaan.

“Tidak ada buku untuk perpustakaan pak, ekstrakurikuler pun gak ada Pak. Karena selama ini sekolah ini sangat minim siswanya Pak,”ujar guru honorer itu.
Disoal kembali, bahwasannya pada tahun 2019 penggunaan dana BOS untuk triwulan 1, triwulan II dan triwulan ke III anggaran dana BOS yang dikelola untuk pengembangan perpustakaan sebesar Rp 7 jutaan, apa yang dibelanjakan untuk perkembangan perpustakaan, Rusli menegaskan tidak mengetahui soal itu.
“Saya terima dana BOS untuk Triwulan ke 4 Pak, kalau tw 1, 2 dan 3 itu masih bu Elina Purba yang kelola Pak, gak tahulah saya Pak,”ungkap Rusli.

Terpisah, Sekretaris Komite Sekolah SD Negeri 29 Bilah Hilir Abdi Tuah, dikonfirmasi wartawan mengatakan satu –satunya SD Negeri yang ada di Kecamatan Bilah Hilir yang kondisinya Separah ini hanya SD Negeri 29.

“Silahkan cek kebenarannya apa yang saya katakan. Dimana ada sekolah SD Negeri di Bilah Hilir ini yang satu ruangan digabung jadi satu dan dibatasi dengan tirai kain. Gak layak, miris dan sangat memalukan,”tukas Abdi Tuah.

Melihat kondisi sekolah seperti itu, lanjut Abdi, selaku komite sekolah Abdi Tuah
Disoal tentang kerusakan sekolah itu yang baru berumur 9 tahun tetapi sudah mengalami kerusakan yang cukup parah, Abdi mengatakan semua itu dikarenakan pembangunan sekolah itu terkesan asal jadi dan pengawasan yang lemah dikarenakan adanya main mata antara pemborong dengan pengawas.

“Pemborong dan pengawasnya yang kurang ajar. Hanya memikirkan keuntungan pribadi tanpa memikirkan kualitas bangunan. Ya akibatnya seperti itu, baru 9 tahun umur bangunan sudah seperti itu kerusakannya,”sebut Abdi dengan nada geram. (Hasyim mth).

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *