HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Diberdayakan oleh Blogger.

Facebook

Slider

sponsor

sponsor
spot.com

KESEHATAN

Hari Ulang Tahun


DAERAH

POLITIK & HUKUM

PENDIDIKAN

OLAHRAGA

WISATA

Selamat Berbahagia


Pages

Popular Post

Sidang Praperadilan Karyawan Game Stars Digelar PN Rantauprapat

LABUHANBATU,MATALENSA.CO.ID
Sidang Praperadilan tentang Penangkapan dan penahanan 8 karyawan Game Stars komplek suzuya Rantauprapat digelar PN Rantauprapat setelah sebelumnya Termohon dari Polres Labuhanbatu  tidak hadir akan tetapi hari ini (20/2) hadir


Sidang yang di pimpin oleh hakim Arie Ferdian SH.MH dimulai pukul 11.00 wib dengan agenda pembacaan gugatan praperadilan oleh kuasa hukum


Dalam gugatan, para karyawan game stars menetapkan 17 tuntutan (petitum) yang antara lain menyebutkan bahwa penggeledahan, penyitaan yang dilakukan oleh Polres Labuhanbatu adalah tidak sah


Selanjutnya dalam tuntutan tersebut meminta kepada Hakim agar penetapan tersangka, penangkapan dan penahanan terhadap karyawan game stars dinyatakan tidak sah dan agar segera para pemohon untuk segera dibebaskan.


Gugatan permohonan praperadilan sebanyak 25 halaman ini dibacakan oleh Harris Nixcon Tambunan dan didampingi oleh Iwansyahputra ritonga serta Benni Sahala selaku kuasa hukum para karyawan Game stars


Dalam Sidang yang dihadiri oleh Aiptu Ramli Siregar selaku Kuasa Termohon Polres Labuhanbatu, Hakim meminta agar besok pihak Termohon sudah menyiapkan jawabannya karena selambat-lambatnya 7 hari setelah sidang ini maka harus putus.


"Termohon besok harus sudah siap jawabannya untuk dibacakan karena dalam sidang ini berdasarkan buku pedoman Mahkamah Agung 7 hari kerja terhitung sekarang ini, harus sudah putus" kata Arie kepada kuasa Termohon.


Terlihat dalam sidang tersebut, Orang  tua dari para karyawan hadir."Kami hanya mohon keadilan terhadap anak-anak kami, karena anak kami hanya bekerja dan lagi pula usaha tersebut memiliki izin, kenapa anak kami ditangkap dan pengusahanya tidak, ini kan aneh?"kata ibu Nerdawati yang anaknya juga ditangkap.


Sementara itu kekecewaan terhadap diskriminasi hukum yang dilakukan oleh Polres Labuhanbatu diungkapkan Oleh Haris


"Di Gang 2 jalan Sanusi sudah 2 minggu game tembak Ikan-ikan beroperasi akan tetapi tidak ada yang ditangkap, dimana keadilan bagi kami kenapa Polres Labuhanbatu diam saja, ada terjadi diskriminasi dalam penegakan hukum,


Dalam gugatan praperadilan, Polres Labuhanbatu dianggap telah melanggar prosedur sebagaimana diatur dalam UU No. 8 Tahun 1981 ttg KUHAP juga PERKAP KAPOLRI No. 14 Tahun 2012 Ttg Managemen Penyidikan Tindak Pidana serta PERKAP KAPOLRI No. 6 Tahun 2019 ttg Penyidikan  terjadi peritiwa penggeledahan dan penangkapan terhadap 8 karyawan usaha Game Stars di komplek suzuya Mall (19/1) akibat dari penggerebekan tersebut 8 karyawan dan 7 pemain game tembak ikan ditangkap dan dibawa ke Pokres Labuhanbatu.

(Andi.c.d)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *