HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Diberdayakan oleh Blogger.

Facebook

Slider

sponsor

sponsor
spot.com

KESEHATAN

Hari Ulang Tahun


DAERAH

POLITIK & HUKUM

PENDIDIKAN

OLAHRAGA

WISATA

Selamat Berbahagia


Pages

Popular Post

Peduli Lingkungan Yonmarhanlan I Melaksanakan Penanaman Pohon Mangrove



Belawan.Matalensa.co.id.Sebagai wujud kepedulian terhadap kelestarian lingkungan, Prajurit Sarang Petarung Yonmarhanlan I yang dipimpin langsung oleh Komandan Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Yonmarhanlan) I Mayor Marinir Farick M.Tr. Opsla ikut serta dalam kegiatan penanaman pohon mangrove bersama dengan Kapoldasu Irjen Pol Drs. Martuani Sormin Siregar M.Si beserta jajarannya di  Lingkungan Iv dan V Kel. Labuhan Deli Kec. Medan Marelan, Medan Jumat (21/02/2020).

Adapun susunan acara dimulai dengan pembukaan oleh protokol, Pembacaan Doa, Penjelasan tentang pohon Mangrove oleh kepala BP Dashl Provsu, Penyerahan bibit Mangrove, Penyerahan kunci rumah hasil bedah rumah sebanyak 1 unit, Penyerahan bibit kerang sebanyak 1 ton kepada kelompok nelayan maju bersama, Penyerahan sembako, Kata sambutan oleh Kapolda Sumut Irjen Pol. Drs Martuani Sormin M.Si, Penanaman mangrove oleh Kapolda Sumut & PJU Polda Sumut serta di ikuti seluruh undangan dan masyarakat.

Kita ketahui bersama bahwa hutan mangrove adalah suatu proses pohon pohon yang tumbuh pada tanah aluvial di daerah pantai dan di sekitar muara sungai yang dipengaruhi oleh pasang surut air laut dan dicirikan oleh keberadaan jenis jenis Avicenia spp, soneratia spp, Brugulera spp, Lumnitzero excoecaria, Xylocarpus spp, Anisoptaria dan Nyoa Fruticons

Bahwa akhir akhir ini kawasan hutan mangrove di Indonesia khususnya di Sumatera Utara sudah terdegradasi menjadi rusak atau kritis, hal ini disebabkan antara lain ilegal logging untuk kegiatan dapur arang, perubahan fungsi lahan menjadi tambak, kolam ikan, perkebunan, pertanian, pemukiman dan lain sebagainya

Hal tersebut berakibat abrasi pantai, banjir rob, hilangnya tempat pemijahan berbagai jenis biodata laut, udara maupun darat, berkurangnya hasil tangkapan nelayan, global warming, berkurangnya hasil kayu dan dari kawasan hutan mangrove tersebut

Disamping itu kawasan hutan mangrove yang baik dapat menjadi upaya peningkatan ekonomi masyarakat sekitar, usaha perikanan tangkap, dapur arang kayu, hasil hutan bukan kayu seperti buah buahan, Syrup, kerajinan tangan bahkan menjadi tempat wisata (ecotourism)
Oleh sebab itu acara pada hari ini menjadi sebuah momentum bagi kita semua untuk memulai upaya penyelamatan hutan mangrove khususnya di Sumatera Utara, kamiYONMARHANLAN I LAKSANAKAN PENANAMAN MANGGROVE SEBAGAI WUJUD PEDULI LINGKUNGAN

Sebagai wujud kepedulian terhadap kelestarian lingkungan, Prajurit Sarang Petarung Yonmarhanlan I yang dipimpin langsung oleh Komandan Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Yonmarhanlan) I Mayor Marinir Farick M.Tr. Opsla ikut serta dalam kegiatan penanaman pohon mangrove bersama dengan Kapoldasu Irjen Pol Drs. Martuani Sormin Siregar M.Si beserta jajarannya di  Lingkungan Iv dan V Kel. Labuhan Deli Kec. Medan Marelan, Medan Jumat (21/02/2020).

Adapun susunan kegiatan diawali dengan pembukaan oleh protokol, Pembacaan Doa, Penjelasan tentang pohon Mangrove oleh kepala    Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDASHL) Provsu, Penyerahan bibit Mangrove, Penyerahan kunci rumah hasil bedah rumah sebanyak 1 unit, Penyerahan bibit kerang sebanyak 1 ton kepada kelompok nelayan maju bersama, Penyerahan sembako, Kata sambutan oleh Kapolda Sumut Irjen Pol. Drs Martuani Sormin M.Si, Penanaman mangrove oleh Kapoldasu dan PJU Poldasu serta di ikuti seluruh undangan dan masyarakat yang hadir.

Kepala BPDASHL menyampaikan dalam kata sambutannya ,"Kita ketahui bersama bahwa hutan mangrove adalah suatu proses pohon pohon yang tumbuh pada tanah aluvial di daerah pantai dan di sekitar muara sungai yang dipengaruhi oleh pasang surut air laut dan dicirikan oleh keberadaan jenis jenis Avicenia spp, soneratia spp, Brugulera spp, Lumnitzero excoecaria, Xylocarpus spp, Anisoptaria dan Nyoa Fruticons.

Bahwa akhir akhir ini kawasan hutan mangrove di Indonesia khususnya di Sumatera Utara sudah terdegradasi menjadi rusak atau kritis, hal ini disebabkan antara lain ilegal logging untuk kegiatan dapur arang, perubahan fungsi lahan menjadi tambak, kolam ikan, perkebunan, pertanian, pemukiman dan lain sebagainya.

Hal tersebut berakibat abrasi pantai, banjir rob, hilangnya tempat pemijahan berbagai jenis biodata laut, udara maupun darat, berkurangnya hasil tangkapan nelayan, global warming, berkurangnya hasil kayu dan dari kawasan hutan mangrove tersebut

Disamping itu kawasan hutan mangrove yang baik dapat menjadi upaya peningkatan ekonomi masyarakat sekitar, usaha perikanan tangkap, dapur arang kayu, hasil hutan bukan kayu seperti buah buahan, Syrup, kerajinan tangan bahkan menjadi tempat wisata (ecotourism)
Oleh sebab itu acara pada hari ini menjadi sebuah momentum bagi kita semua untuk memulai upaya penyelamatan hutan mangrove khususnya di Sumatera Utara, kami Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDASHL) siap mendukung kegiatan kegiatan seperti ini khususnya dalam penyediaan bibit mangrove," ujar Ka BPDASHL Provsu.


Hadiri dalam acara tersebut
Kapolda Sumut, Wakapolda Sumut, Danlantamal I Belawan diwakili oleh Dansatrol Kol Laut (P) Ardian, Walikota Medan diwakili oleh Kasatpol PP Bpk M. Sofyan, S.sos, Camat Medan Marelan, Ditpolairud, Kapolres Pelabuhan Belawan, Danyonmarhanlan I Belawan, Kadis kehutanan Provsu, Ketua Walantara Sumut, Karang Taruna, Tokoh Masyarakat dan tokoh agama.

(Rouses)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *