HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Diberdayakan oleh Blogger.

Facebook

Slider

sponsor

sponsor
spot.com

KESEHATAN

Hari Ulang Tahun


DAERAH

POLITIK & HUKUM

PENDIDIKAN

OLAHRAGA

WISATA

Selamat Berbahagia


Pages

Popular Post

Sudah Dibilang Hitam Lombam dan Bodoh, Asisten 3 Labuhanbatu Dituding Pula Bocorkan Rahasia


Keterangan foto : bukti postingan Harapan AN dan postingan dari Sutan Rajo Berkah Alam menghina dan  di Facebook yang discrenshot. ( Hasyim).
Labuhanbatu.Matalensa.co.id.
Ricuhnya pemilihan Kepala Desa Sei Tampang,  Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu yang dimenangkan oleh M.Asmui berimbas kepada mantan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) yang saat ini menjabat sebagai Asisten 3 Kabupaten Labuhanbatu Zaid Harahap SH dan Bupati Labuhanbatu Andi Suhaemi Dalimunthe ST, MT.


Sekelompok orang yang dikomandoi oleh Harapan AN  Nainggolan,membawa massa sebanyak 100 orang yang sebahagian massa ternyata dari luar Desa Sei Tampang, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu.


Mereka  melakukan aksi demo di depan kantor Bupati Labuhanbatu mengajukan  9 tuntutan, karena menurut mereka Pilkades di Desa Sei Tampang sudah terstruktur, masif penuh kecurangan.


Selanjutnya, perwakilan massa diterima oleh Asisten 1 Sarimpunan Ritonga M, Pd, Asisten 3 Zaid Harahap SH, Camat Bilah Hilir Bangun Siregar S, Pd di ruang data dan diberi kesempatan menyampaikan tuntutan mereka.


Dari hasil pertemuan itu, Zaid Harahap SH dan Bupati Labuhanbatu Andi Suhaemi Dalimunthe SH dituding terlibat memenangkan Asmui salah satu calon kades Sei Tampang dengan nomor urut 3.

Pada hari yang sama, di malam harinya, terbit postingan di media sosial Facebook dari akun atas nama Harapan AN yang melampirkan foto Asisten 3 Zaid Harahap SH yang disharekan oleh akun atas nama Sutan Rajo Berkah Alam.


Di dalam postingan itu, Harapan AN menuliskan kalimat secara implisit bahwasannya, Zaid Harahap atas nama Bupati Labuhanbatu di hadapan hearing LSM FPHMT mengakui telah memerintahkan Camat Bilah Hilir untuk memenangkan Mhd Asmui.


Sedangkan pada postingan Sutan Rajo Berkah Alam yang menshare postingan Harapan AN, menuliskan kalimat hinaan fisik dan IQ Asisten 3 Zaid Harahap SH.


Ada pun bunyi kalimat postingan di akun Sutan Rajo Berkah Alam yaitu,

 "Saya tidak ada membela & menjagokan kandidat kades sei tampang yg lain nya...tapi inilah saya dengar langsung pengakuan dari si hitam lombam ini....sangatlah bodoh si hitam lombam ini membocorkan rahasia intren exlent mereka. Badan besar otak kecil,".


Asisten 3 Pemkab Labuhanbatu Zaid Harahap SH, dikonfirmasi wartawan via selular, Senin ( 13/01) tentang postingan tersebut membantah keras tudingan itu.


"Tidak ada saya mengatakan hal itu. Mereka bertanya dan menuduh bahwasannya Pilkades itu di intervensi oleh Bupati lewat Camat Bilah Hilir agar Asmui bisa menang. Bahkan di dalam rapat pertemuan itu tidak ada sama sekali menyebut bupati, kenapa dibilangnya bupati memerintahkan ke camat agar membantu memenangkan Asmui."kata Zaid dengan nada geram


Ditanya kembali, benarkah tidak ada intervensi camat dan bupati dalam kemenangan Asmui sebagai calon kades Sei Tampang? Zaid dengan tegas mengatakan tidak ada intervensi dari mana pun terhadap kemenangan yang diraih Asmui.


"Tidak ada intervensi pada pilkades itu dari siapa pun. fitnah semua yang mereka katakan kalau ada saya mengatakan ada perintah bupati ke camat agar membantu memenangkan Asmui.  Masyarakat desa itu lebih bijak dan paham siapa yamg layak dipilih untuk jadi pemimpin di desa itu,"ujar Zaid.


Ditanya kembali, apa sikap atau langkah yang akan dilakukannya atas postingan tersebut,  Zaid mengatakan tidak perlu merespon postingan seperti itu.


Terpisah, Abdi Tuah, salah seorang warga Desa Sei Tampang yang aktif di Lembaga Swadaya Masyarakat, diminta tanggapannya atas tanggapan dari Zaid Harahap terkait postingan akun Sutan Rajo Berkah Alam dan postingan Harapan AN, Abdi malah tertawa dan mengatakan tidak mungkin Zaid Harahap mau menanggapi hal itu.


"Pak Zaid Harahap itu pintar dan sarjana hukum. Dibilang dirinya bodoh ya dia tertawalah, karena dia tahu, yang mengatakan dirinya bodoh itu orang bodoh yang jauh bodohnya di bawah dia. Postingan seperti itu mungkin dianggap sampah sama dia makanya gak digubris oleh Pak Zaid. Karena bisa jadi tak digubris itu akun palsu,"sebut Abdi Tuah seraya tertawa terpingkal - pingkal.

( Hasyim)


Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *