HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Diberdayakan oleh Blogger.

Facebook

Slider

sponsor

sponsor
spot.com

KESEHATAN

Hari Ulang Tahun


DAERAH

POLITIK & HUKUM

PENDIDIKAN

OLAHRAGA

WISATA

Selamat Berbahagia


Pages

Popular Post

Pemkab Labuhanbatu Gelar Sosialisasi/Penyuluhan Kearsipan

LABUHANBATU,MATALENSA.CO.ID, Arsip mempunyai nilai dan arti penting karena merupakan bahan bukti resmi mengenai penyelenggaraan administrasi pemerintahan dan kehidupan kebangsaan, sehingga dalam rangka usaha penyelamatan bahan bukti pertanggungjawaban


Demikian disebutkan Bupati Labuhanbatu H Andi Suhaimi Dalimunthe, ST, MT dalam pidato tertulisnya yang dibacakan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Ir. Leo Sunarta Marpaung, M.MA, diacara Sosialisasi/Penyuluhan Kearsipan Jadwal Retensi Arsip Di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu Tahun Anggaran 2019 yang berlangsung di Platinum Hotel Rantauprapat. Rabu (27/11/2019).


"Hal itu diatur dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No.28 Tahun 2012 tentang Pelaksanaan undang-undang No.23 Tahun 2009 tentang Kearsipan"


Dijelaskannya, Arsip adalah rekaman kegiatan atau peristiwa dalam berbagai bentuk dan media sesuai dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang dibuat dan diterima oleh lembaga negara, pemerintahan daerah, lembaga pendidikan, perusahaan, organisasi politik, organisasi kemasyarakatan dan perseorangan dalam pelaksanaan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.


Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Labuhanbatu ini juga menjelaskan, Fungsi Jadwal Retensi Arsip (JRA) adalah sebagai pedoman penyusutan arsip dan pedoman penyelamatan arsip. Pada dasarnya kegiatan penyelamatan arsip meliputi jadwal retensi arsip yang selanjutnya disingkat JRA adalah daftar yang berisi sekurang-kurangnya yaitu, Jangka waktu penyimpanan atau retensi, Jenis arsip dan Keterangan yang berisi rekomendasi tentang penetapan suatu jenis arsip (dimusnahkan, dinilai kembali, atau dipermanenkan).


Diakhir paparannya, Leo Sunarta mengungkapkan, dalam kegiatan sosialisasi ini akan memberikan pengetahuan kepada peserta apa yang dilakukan dan bagaimana langkah selanjutnya sebelum melakukan penyusutan arsip, dimana penyusutan arsip adalah pengurangan arsip yang meliputi kegiatan, Pemindahan arsip in-aktif dari unit pengolah ke unit kearsipan, Pemusnahan arsip yang telah habis retensinya dan tidak memiliki nilai guna, dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, kemudian Penyerahan arsip statis oleh pencipta arsip kepada lembaga kearsipan.


Sementara, Susilawati Ginting, ST selaku Ketua Panitia pelaksana kegiatan sosialisasi ini dalam laporannya menyebutkan, Tujuan kegiatan sosialisasi Jadwal retensi Arsip keuangan ini dilaksanakan adalah sebagai pedoman dalam penentuan jangka waktu penyimpanan dan penyusutan arsip keuangan berdasarkan nilai kegunaan.


Dalam kegiatan ini pesertanya sebanyak 70 orang yaitu para aparatur pemerintah di bidang keuangan baik di OPD, Kecamatan, Kelurahan dan Desa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu yang menghadirkan nara sumber dari pejabat ANRI (Arsip Nasional Republik Indonesia) Jakarta Hj. Majuni Susi, S.Sos dan dari Provinsi Sumatera Utara Dra. Menterina Dustiana Siregar, MM yang turut dihadiri sejumlah Kepala OPD di Jajaran Pemkab Labuhanbatu.

(Andi.c.d)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *