HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Diberdayakan oleh Blogger.

Facebook

Slider

sponsor

sponsor
spot.com

KESEHATAN

Hari Ulang Tahun


DAERAH

POLITIK & HUKUM

PENDIDIKAN

OLAHRAGA

WISATA

Selamat Berbahagia


Pages

Popular Post

Pemkab Labuhanbatu Ditriwulan I, Tarik PAD Dari Galian C Rp 150 juta Dari Target 1,5 Milyar.

LABUHANBATU,MATALENSA.CO.ID. Di triwulan pertama tahun anggaran 2019, realisasi pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor mineral bukan logam dan batuan (galian C) di Pemkab Labuhanbatu yang dapat ditarik masih sebesar Rp 150 juta.


Hal itu dikatakan Syahmatnoor didampingi Ponimin anggota DPRD dari fraksi Partai Amanat Rakyat menerangkan kepada wartawan diruang fraksinya,Rabu(13/11/2019)."Sepengetahuan saya sebagai anggota DPRD, pajak galian C atau tanah urug di triwulan pertama tahun anggaran 2019 hanya tertarik Rp 150 juta dari yang ditargetkan Rp 1,5 miyar" ujarnya


Sedangkan untuk tahun 2020 kita targetkan sebesar 3 milyar.Perhitungan itu diperoleh berdasarkan jumlah pengunaan tanah urug atau galian C yang digunakan untuk pembangunan jalur Kereta Api-Kota Pinang (RPK)


"Target 3 Milyar tersebut, berdasarkan perhitungan jumlah pemakaian galian C untuk pembangunan jalur kereta api tahun 2020 yang ditambahkan pajak tahun 2019 yang belum ditarik" ujar Syahmatnoor.


Disisi lain, Syahmatnoor juga menerangkan bahwa penarikan pajak penerangan jalan untuk pendapatan asli daerah tidak begitu sulit, karena sudah memiliki MoU dengan pihak terkait.


Terpisah Salman Alpharisi Kabid Anggaran Badan Pengelolaan Keuanggan Dan Aset Daerah (BPKAD)

Pemkab Labuhanbatu membenarkan bahwa penarikan pajak penerangan jalan tidak begitu sulit.


"Ditahun 2015 lalu, saat saya bertugas di Badan pendapatan daerah (Bapenda), setiap bulannya pajak penerangan jalan dapat ditarik sekitar Rp 1,2 milyar. Kalau sekarang saya tidak tahu, karena tidak bertugas disitu lagi" ujar Salman bernostalgia


Dijelaskannya, sepengetahuannya sebagai kabid anggaran di BPKAD, target pajak dari penerangan jalan, ditahun anggaran 2019 ditargetkan sebesar Rp 26 milyar, namun berapa yang sudah terealisasi dirinya belum tahu.


Sebelumnya,Hobol Rangkuty Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) menyebutkan bahwa penetapan target pajak seharusnya berdasarkan Potensi yang ada melalui penelitian dan pengkajian.


"Strateginya setiap tahun data di upgrade (Pembaharuan), peningkatan pengawasan melalui ekstensifikasi dan intensifikasi, dan peninjauan tarif pajak dan Retribusi yang berlaku sudah tidak  sesuai perkembangan ekonomi daerah" ujar Hobol menjelaskan.

(Andi.c.d)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *