HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Diberdayakan oleh Blogger.

Facebook

Slider

sponsor

sponsor
spot.com

KESEHATAN

Hari Ulang Tahun


DAERAH

POLITIK & HUKUM

PENDIDIKAN

OLAHRAGA

WISATA

Selamat Berbahagia


Pages

Popular Post

Ini lah wajah sipenipu Peter Pangaribuan ingin jadi jutawan yang mencatut nama Ketua DPRD Kota Medan

Ket Foto : Peter Pangaribuan
Medan.Matalensa.co.id. Peter Pangaribuan adalah Seorang Wartawan dari Grup TBH (Turn Back Hoax) mendapatkan peluang untuk memasuki orang kerja sebagai Pegawai Honorer di DPRD Kota Medan.


Hal tersebut Peter mengatakan bahwasanya kerjaan itu didapat peluang dari calon Ketua DPRD Kota Medan Hasyim.SE pada saat itu (Kamis/29/8/2019).

Kepada dirinya sebagai apresiasi Hasyim yang sudah menang di Pileg (Peter tim suksesnya) berjanji akan memberikan jatah untuk bagi siapa saja mau masuk kerja sebagai pegawai honorer dengan biaya Rp 15 JT.


Selanjutnya Rouses yang wartawan juga sebagai sahabat Peter yang dihubungi via telephone dan WhatSapp olehnya menawarkan nya dan disambut baik,lalu adik Rouses yang bernama Apri Banurea setuju dan mau kerja walaupun memakai biaya tunai Rp 15jt langsung di muka,tidak ada rasa keraguan karena sahabat baik yang mengaku dekat dengan Hasyim.SE yang calon Ketua DPRD Kota Medan (pada saat itu,akhir bulan Agustus).


Peter mengatakan bahwasanya sebelum tanggal 16 September 2019 akan di keluarkan SK dari Sekretaris Dewan DPRD Kota Medan dan ada pengukuran Baju dinas seragam,akan tetapi sampai pada tanggal 16 September jelang Pelantikan Anggota DPRD Kota Medan,Apri Banurea yang sudah bolak balik ke DPRD Kota Medan bersama Peter Pangaribuan hanya menunggu arahan dari Hasyim di Kantin parkiran Gedung DPRD Kota Medan tidak terealisasi juga dengan alasan dikatakan Peter bahwasanya Pak Hasyim maklum lah bang beliau masih sibuk dan beliau masuk kantor selalu diatas jam 12 siang,definitif pasti masuk bang..tegasnya.


Sementara waktu terus berjalan hingga awal di bulan Oktober,Peter mengatakan bahwasanya positif kata Pak Hasyim yang sudah memberikan rekomendasi ke Sekwan tanggal 4 Oktober 2019 masuk kerja dan langsung disitu juga SK dan Baju dinas diberikan.Ujar Peter menyampaikan yang terus mengulur ulur waktu yang tak pasti karena A.B yang sudah 1 bulan datang ke Kantor DPRD hanya mangkal di kantin dari pagi hingga sore.


"Akhirnya pihak keluarga yang menuntut dana nya dikembalikan untuk sementara karena tidak pasti nanti kalo memang benar,maka tidak jadi masalah dengan dana nya akan kami berikan kembali,ucap orangtua A.B".


Waktu terus berjalan akan tetapi tidak ada titik keterangan sehingga pihak keluarga menegaskan agar segera dana Rp 15 JT segera dikembalikan,dan Peter mengatakan Iya saya akan tarik dana nya dari Kabag Umum dan Sekwan karena dana itu sudah dibagi bagi.


Dan dana yang baru diberikan Rp 10 JT.

Hingga saat ini sisa dana belum juga dikembalikan dengan berbagai alasan.


Sementara Ketua DPRD Kota Medan Hasyim.SE saat dihubungi Via WhatsApp nya terkait masalah tersebut,Hasyim langsung menghubungi kembali dan mengatakan Itu tidak benar bang dan saya tidak terima nama saya dicatut terkait masalah kerja honorer di DPRD Kota Medan dengan memakai biaya apalagi sampai 15Jt.

Hal itu sebelumnya Peter sudah menemui saya untuk minta bantu masukan orang kerja sebagai honorer akan tetapi saya tolak,saya tidak bisa membantunya karena saat ini ada pengurangan honorer dan silakan saja komunikasi dengan Sekwan DPRD. Tegas Hasyim

Lanjutnya dikatakan Hasyim bahwasanya saya tidak tegah dan tidak mau kalo menolong orang itu dengan pakai uang,orang cari kerja itu karena orang lagi susah masa dibebankan apalagi sampai 15jt,gaji berapa kalo honorer disini,kali kan setahun cuma berapa dia dapat? Ucap Hasyim.

Saya suka menolong orang dan sebelumnya saya ada bantu orang untuk masuk kerja tanpa memakai dana,jadi ini sudah tidak benar,saya merasa keberatan karena sudah mencatut nama saya,dan hal ini saya akan laporkan ke Polrestabes Medan,kalo tidak di klarifikasi dan tidak menemui saya oleh Peter Pangaribuan.Tegasnya Hasyim saat bicara Via Telephone kepada Rouses.

Selanjutnya Peter Pangaribuan hingga saat ini tidak mengindahkannya atas waktu yang diberikan, terus mengulur ulur waktu
yang tidak jelas terkait pengembalian sisa dana yang sudah digelapkannya.


(Tim)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *