HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Diberdayakan oleh Blogger.

Facebook

Slider

sponsor

sponsor
spot.com

KESEHATAN

Hari Ulang Tahun


DAERAH

POLITIK & HUKUM

PENDIDIKAN

OLAHRAGA

WISATA

Selamat Berbahagia


Pages

Popular Post

Kekuasaan Membutakan Jokowi terhadap suara dari Maluku

Ket Foto : Pak Chris yang memakai kacamata , posisi ke 2 dari Jokowi



Ket Foto : Semi Matulessy
Matalensa.co.id. Dalam wawancara dengan beberapa tokoh Maluku terungkap kekecewaan mereka terhadap Jokowi .

Ket Foto : Jeannie Latumahina
Jeannie Latumahina MTH, SH, SE, seorang relawan Jokowi adalah seorang aktivis perempuan dan anak. Kiprah pendampingan nya terhadap anak dan perempuan Indonesia, tidak diragukan pada tingkat Nasional, dalam pendampingannya terhadap beberapa kasus besar kekerasan anak , berdampak positif sehingga Jokowi mengeluarkan UU tentang hukuman kebiri, ini adalah salah satu perjuangannya di tingkat Nasional, dari banyak hal yang telah dilakukan Jeannie Latumahina untuk masyarakat Indonesia.

Latumahina adalah juga seorang penulis, berkiprah juga didunia politik, seorang perempuan cerdas dengan penguasaan latar belakang ilmu, Teologi, Filsafat, ekonomi, hukum dan sosiologi , Jeannie Latumahina menjabat sebagai ketua dari beberapa Ormas. Tulisannya yang Tajam, Lugas, bermakna selalu menjadi viral dimedia Nasional.


Jeannie Latumahina saat dihubungi awak media mengatakan Satu-satunya Presiden yang memakai putra Maluku sebagai menteri, hanya Presiden Soekarno, setelah itu belasan dekade tidak ada putra/i Maluku yang menjadi Menteri.

Saya melihat ada upaya pemiskinan dan pembodohan Maluku secara sistematis dan terstuktur.Ujarnya Jeannie

Lanjut Jeannie Latumahina ,
Siapa pun orang nya, putra/i Maluku harus masuk di dalam Kabinet menjadi menteri.  Kalau tidak maluku kembali tidak mendapat prioritas pembangunan, dan tetap Angka kemiskinan di Maluku 2 ( dua) kali lipat rata-rata angka kemiskinan Nasional, padahal memiliki sumber daya alam yang melimpah, karena memang Maluku tidak diberikan peran sebagai menteri yang pada hakekatnya pengambil kebijakan dalam prioritas pembangunan.

Aspirasi masyarakat Maluku telah disampaikan tetapi tidak dianggap Jokowi. Suara Gubernur Maluku, ketua DPRD Maluku, Majelis Latupati sebagai perwakilan masyarakat adat Maluku , komponen relawan  Jokowi asal Maluku yang telah menyuarakan kepada Jokowi untuk adanya putra/ i Maluku masuk dalam Kabinet Jokowi, hasilnya nihil.

Jeannie Latumahina mengatakan lebih lanjut bahwa Jokowi tidak melihat kondisi kedaerahan lagi,  Jokowi hanya melihat kondisi kekuasaan,
Kenapa jokowi melakukan hal ini ?
Dimana kah makna keberagaman dalam rangkaian kebhinekaan?? Kekhasan dari Maluku , setiap orang asli Maluku punya marga atau Fam, jadi  jangan karena situasi yang tidak ada orang Maluku  ditempatkan dalam kabinet, lalu ngaku bahwa dia ini, dia itu,  orang Maluku.

Maluku adalah Maluku yang punya jati diri dan kekhasan nya tersendiri dan Banyak orang-orang cerdas dilahirkan dari bumi Maluku yang kaya dengan sumber daya alamnya, tetapi dalam kenyataan ditegaskan Jeannie Latumahina sekali lagi..angka kemiskinan di Maluku 2 ( dua) kali lipat rata- rata angka kemiskinan Nasional.
Karena tidak ada kesempatan berperan dalam menetapkan prioritas pembangunan, pada beberapa  kementerian strategis diberikan  bagi orang Maluku.

Kekecewaan yang sama disampaikan juga oleh tokoh Maluku yang lain, Chris Z . Sahetapy , STh. M.Si.

Sebagai putra Maluku pendukung berat  Presiden Jokowi tidak lagi punya beban moral yang selama ini dipikul diatas pundak setelah 2 kali  pilpres  menang di Maluku.

Sebelumnya rekam jejaknya didunia perpolitikan sejak menjadi Mahasiswa dididik oleh tokoh tokoh Parkindo ,baru terjun di PDI, 1982 CALON DPRD KOTA AMBON , Anggota DPRD Prov.Maluku 1999-2004,
Ketua Partai Demokrasi Pembaruan(PDP) PROV.MALUKU  2009-2014. Mantan sekretaris BARAJP Prov.Maluku.

Tahun 2014- 2018 mengundurkan diri tapi tetap bekerja dengan bangun group Tetap Jokowi , jokowi seng ada lawan ( Menuju Indonesia Satu) sampai hari ini.
Chris  Z Sahetapy lebih jauh mengatakan
Pada periode pertama calon  Presiden Jokowi 2014,saya  sebagai relawan Jokowi BaraJP kemudian diangkat sebagai sekretaris Bara JP Maluku , yang saat itu berjuang  tanpa pamrih.

Ketika Pak Jokowi menjadi Presiden dan dalam kunjungan kedua hari pers Nasional  dalam pertemuan dengan Presiden di ruang ViP bandara Pattimura,  telah menyerahkan surat yang ditanda tangani ketua dan sekretaris Bara JP  diserahkan untuk bangun perikanan dan wisata Maluku,dan membangun Seram dibidang pertanian .

Presiden berjanji mendatangkan tracktor 25 buah pengadaan lahan .
Atas perencanaan itu maka Bara JP Maluku kerja sama dengan fakultas pertanian membuat pertemuan penyusunan prosal dan meminta masukan dari pangdam Pattimura Bapa Mayor Jenderal Donni Munardo terhadap proposal yang dibuat.
Proposal tersebut surat pengantarnya  ditanda tangani oleh ketua dan sekretaris Bara JP Maluku.

Proposal tersebut telah diberikan ke staf Presiden oleh ketua Bara Jp Maluku Hengky Sirait  , ternyata sampai selesai periode pertama rencana tersebut kandas tidak ada berita dari Presiden.(Copy proposal masih tersimpan).

Sangat memilukan hati lagi saat pertemuan di Wisma Haji di kota  Solo jawa Tengah  tahun 2017 bersama staf Presiden dan Bapak Luhut  Panjaitan yang presentasikan program pembangunan Indonesia,dimana Maluku tidak mendapat prioritas pembangunan.

Untuk itu saya dari Maluku mempertanyakan  beberapa program strategis yang diantaranya adalah
1. Lumbung ikan Nasional yang dipindahkan ke Maluku Utara dan saya protes karena dijanjikan oleh Presiden SBY,
 dijawab Bapak Luhut Panjaitan ,bahwa ini program jaman Jokowi bukan  jaman presiden SBY ,dan sudah dipindahkan,kata bpk Luhut Panjaitan.

2.Pariwisata Maluku yang begitu kaya dan indah  dengan alamnya kenapa  tidak termasuk dalam rencana Destinasi Nasional . Tidak dijawab.

3.Maluku sebagai Provinsi termiskin dan tertinggal , akibat marak  korupsi mohon pemerintah pusat turun tangan agar ada perhatian ,juga tidak dijawab.

Lebih miris lagi , untuk saat ini, Maluku sudah tidak lagi berada diposisi menteri sebagai jabatan strategis dalam menyusun  prioritas program kerja .

Sampai hari ini Maluku tidak diperhatikan oleh pemerintah pusat ketika Maluku berada diperingkat kemiskinan dan ketertinggalan.

Anggaran Belanja Negara  hanya perhitungkan Luasnya daratan yang terdiri dari pulau- pulau dibandingkan Pelayanan yang harus dilakukan pemerintah daerah yang memiliki laut yang luas melebihi pulau-pulau.

Bila kita bertolak dari UU  12 mil dari garis pantai,maka Maluku sebetulnya tidak lagi memiliki wilayah sebagai provinsi, provinsi semu dan bayang- bayang ,hanya secara manajemen administrasi Maluku ada dipeta nasional. karena tidak lagi memiliki wilayah teritori Provinsi.

Berarti seluruh laut di Maluku dikelola Pemerintah pusat.
Dari semua perilaku bernegara seperti itu,maka diduga ada skenario sistematis mempasung Maluku agar terpuruk diberbagai bidang,dan itu sangat kelihatan dalam percaturan politik Nasional. Jenderal hitung dengan jari, test masuk polisi saja hampir sebagian besar dari luar Maluku.

Bayangkan puluhan tahun tidak ada Menteri dari anak asli Maluku duduk dikabinet Pemerintah RI.

Apakah tidak ada purnawirawan Jenderal asal Maluku,atau tidak ada para profesional ,  intelektual atau enterpreuner asal Maluku ?
Kami hanya meminta dengan hak Prerogativ Bapak Presiden, bapak diminta agar bukan saja perhatian tapi tindakan nyata untuk Maluku.

Semuel Matulessy SH, MH ,yang adalah seorang Lawyer mengatakan hal yang senada bahwa:

MALUKU TUMPAH DARAH BETA, YANG TERPINGGIRKAN : ...!!

 Sebuah catatan historis, ketika dalam genggaman Bung karno Proklamator ,Presiden RI pertama, bersama Bung Hatta, sebagai wakil presiden  , seorang tokoh Nasional asal Sumatra Barat. ketika itu mempercayakan manusia manusia asal keturunan Maluku menduduki posisi posisi penting di pemerintahan,...puncaknya Dr.Yohanes Leimena sebagai WAPERDAM sebanyak DELAPAN (8) KALI,menjabat ketika PRESIDEN bertugas ke LUAR NEGERI. sudah 42 tahun 1978 ketika Prof .G A Siwabessy asli Atom Indonesia menjabat Menteri Kesehatan, Maluku merupakan provinsi tertua, termasuk delapan ( 8 ) provinsi tertua yang mendirikan Republik INDONESIA.

Namun apa yang terjadi 42 tahun sudah itu,...!!! Maluku terpinggirkan...kemiskinan dinobatkan provinsi termiskin keempat ( 4 ) n
..di Indonesia...! salah siapa,dosa siapa...?

Jangan-jangan  Rezim berkuasa sengaja melupakan Maluku...Lumbung ikan yang ditetapkan rezim seblmnya..sudah ditarik dari Maluku.!! sedih, nasib orang keturunan Maluku, sebentar lagi blok MASELA/ Gas terbesar didunia di produksi...lalu hasilnya dibawah kemana...? Jangan-jangan pemilik petuanan jadi miskin pula...!!! Itulah yang dikatakan Pewaris semangat perjuangan Pahlawan Nasional PATTIMURA.

( THOMAS MATULESSY / LAWANENA HAULALA / MALUKU BERSATU )

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *