HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Diberdayakan oleh Blogger.

Facebook

Slider

sponsor

sponsor
spot.com

KESEHATAN

Hari Ulang Tahun


DAERAH

POLITIK & HUKUM

PENDIDIKAN

OLAHRAGA

WISATA

Selamat Berbahagia


Pages

Popular Post

TERKAIT POLEMIK EKSEKUTIF DAN LEGISLATIF, INI TANGGAPAN MASYARAKAT

SAMOSIR,MATALENSA.CO.ID.
PANGURURAN - Beredarnya berita hangat yang menjadi konsumsi publik tentang perjalanan dinas yang dicoret Banggar DPRD Samosir dalam rapat pembahasan rencana kerja dan anggaran (RKA), antara team anggaran pemerintah daerah (TAPD) dengan Banggar DPRD Samosir pada Selasa (10/9) lalu, menuai Komentar dari Masyarakat.

Komentar ini disampaikan oleh Wakil Sekertaris LSM KPPPI DPD Kabupaten Samosir Jefri Sitanggang kepada awak media, Pangururan, Kamis (13/9/2019).
"Ini merupakan Urusan internal yang tidak seharusnya menjadi konsumsi Publik, karena hal ini bisa memberikan efek penilaian buruk bagi dari masyarakat, khususnya Samosir, "ujarnya.

Masih kata Jefri,
"Kalaupun ada masalah coret mencoret, tentunya punya alasan untuk itu. Masyarakat jadi bertanya tanya, ada apa sebenarnya ini? Seolah melihat adanya hubungan yang tidak akrab didalamnya. Harapan kami sebagai masyarakat, jika ada kekurangan, sebaiknya diperbaiki, jangan dipertontonkan kepada masyarakat. Ucap Jefri mengakhiri.

Berita yang hangat beredar Terkait dicoretnya perjalanan dinas oleh Banggar DPRD Samosir membuat Bupati gerah dengan keputusan itu, dikutip dari media online Matalensa.ci.id,
Bupati Samosir, Rapidin Simbolon gerah dengan keputusan DPRD yang mencoret anggaran perjalanan dinas 3 organisasi perangkat daerah (OPD) ke luar negeri untuk memenuhi undangan Pusan National University Korea. Ia minta Badan Anggaran (Banggar), khususnya pimpinan DPRD yang mencoret anggaran perjalanan dinas pada pembahasan P-APBD Samosir TA 2019 bersikap realistis dan tidak mengumbar pokok pembahasan internal ke masyarakat luas.
Demikian disampaikan Bupati Samosir Rapidin Simbolon kepada wartawan,Kamis (12/9/2019), di Samosir.

Rapidin menjelaskan, pada saat pembahasan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) antara Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dengan Banggar DPRD, pimpinan DPRD tidak memberikan waktu dan kesempatan kepada Kepala Dinas Pendidikan untuk menjelaskan maksud perjalanan dinas ke luar negeri.
"Kita dapat bantuan dari perusahaan-perusahaan Korea. Ada 40 desa se-Samosir yang bakalan memperoleh alokasi anggaran Rp80 juta per desa untuk membangun jalan desa dengan model cor beton," papar Rapidin.

Selain anggaran cor beton, ada 11 titik/desa untuk pemasangan penerangan jalan umum (PJU) dan ini sedang proses administrasi untuk proses pencairannya. Selain itu juga ada kerja sama promo potensi pariwisata Samosir dan peningkatan kualitas pendidikan di Samosir.
"DPRD Samosir juga harus objektif, karena selama 1 periode DPRD 2014-2019, yang menghabiskan anggaran Rp 800 juta untuk menyusun peraturan daerah (Perda) inisiatif, tapi tidak jadi-jadi," ujarnya.

Kata Rapidin lagi, selama 1 periode DPRD Samosir hanya melakukan perjalanan dinas DPRD ke luar kota dengan modus kunjungan kerja (kunker) dan bimbingan teknis (Bimtek) dan lainnya, tapi hasilnya tidak terlihat. Undangan Pusan National University Korea ke Pemerintah Daerah Kabupaten Samosir (foto/istimewa).
"Setiap pekan kantor DPRD Samosir kosong. Secara serempak pimpinan DPRD meninggalkan kantor melakukan kunjungan kerja ke luar kota, sehingga tidak ada yang menjaga gawang," sebut Rapidin.

Politikus PDIP ini menjelaskan, hanya Pemerintah Provinsi Sumatra Utara, 2 kabupaten dan 2 kotamadya di Sumatra Utara yang menjadi anggota Tourism Promotion Organization (TPO) diundang oleh Korea, yaitu Kota Tebing Tinggi, Serdang Bedagai, Kota Medan dan Samosir.

Sebelumnya, pada selasa (10/9/) lalu,
Wakil Ketua DPRD Samosir, Jonner Simbolon, mengatakan, pihaknya ngotot harus mencoret pengajuan anggaran perjalanan dinas luar negeri dari 3 OPD, yaitu Bappeda, Dinas Pariwisata dan Dinas Pendidikan, menghadiri undangan yayasan pendidikan yang berpusat di Korea.

(RANTO.S)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *