HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Diberdayakan oleh Blogger.

Facebook

Slider

sponsor

sponsor
spot.com

KESEHATAN

Hari Ulang Tahun


DAERAH

POLITIK & HUKUM

PENDIDIKAN

OLAHRAGA

WISATA

Selamat Berbahagia


Pages

Popular Post

SAUT LIMBONG : INGIN MEMBANGUN DESA SIPITUDAI

SAMOSIR,MATALENSA.CO.ID.
PANGURURAN - Dari sekian banyak para calon kepala desa yang sudah ditetapkan P2KD masing-masing desa yang jadwalnya sudah berjalan baik, aman dan tenteram untuk menuju hari pemilihan serentak di Kabupaten Samosir pada 31 Oktober 2019 yang akan datang.

Dari salah satu calon kepala desa yang sangat menarik adalah sosok seorang eselon tiga rela meninggalkan kursi empuknya dengan fasilitas lengkapnya pada Dispora Kabupaten Samosir sebagai sekretaris demi masyarakat kampung halamannya yaitu Desa Sipitu Dai, Kecamatan Sianjur mulamula.

Dengan nomor urut 2 sebagai calon kepala desa Sipitu dai, Saut Limbong adalah putra asli desa tersebut yang Balihonya sudah terpampang di beberapa tempat.

matalensa.co.id sengaja menyambangi kediamannya di Simpang tiga, Desa Pardomuan 1 Pangururan, dari banyak pertanyaan yang dilontarkan para wartawan, Saut Limbong yang sangat dekat dengan wartawan selama ini yang telah menjabat di berbagai instasi menjawab dengan gaya familiarnya.

Menurut Saut Limbong beberapa tahun ini perkembangan desa Sipitu dai jalan ditempat, sementara sumber uang sebagai PAD ada dua yaitu Onan(Pasar) dan objek wisata yang disakralkan seluruh Batak Tapanuli.

“Ini merupakan Amanah sebagai mana Nenek saya dulu adalah Kepala Kampung namanya waktu itu yang digelari Kamung RG, ketika usianya sudah ujur memanggil Bapak saya dari Medan untuk menggantikannya, Bapak saya rela meninggalkan usahanya yang sudah mapan sebagai Penjahit jas, kurun 27 tahun sampai hayatnya menjadi kepala desa, dan dijuluki Kampung Parkilang sebab ayahandalah yang mula-mula buka usaha Kilang Padi di Limbong “jelasnya.

“Mungkin Inilah yang menular bagi saya, ditambah dengan kemauan masyarakat Desa Sipitu dai yang sudah beberapa kali datang kerumah, yang menyatakan “MOLO SO HO BE, ISE NAMA”(kalau tidak kau, siapa lagi memperbaiki desa mu ini agar seperti ketika Nenek dan Bapak mu memimpin disini), ” tutup Saut.

(RANTO.S)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *