HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Diberdayakan oleh Blogger.

Facebook

Slider

sponsor

sponsor
spot.com

KESEHATAN

Hari Ulang Tahun


DAERAH

POLITIK & HUKUM

PENDIDIKAN

OLAHRAGA

WISATA

Selamat Berbahagia


Pages

Popular Post

Menyalahi aturan UU Limbah B3 Berbahaya dijadikan tanah timbun di Belawan resahkan masyarakat


Belawan.Matalensa.co.id. Diduga limbah Industri  berbahaya atau Bahan Berbahaya Beracun (B3)yang di temukan di buang dengan sengaja didaerah pemukiman padat penduduk di Jln.Kl. Yos sudarso. Kec. Medan Belawan. Jumat( 06/09/2019).

Pembuang limbah bahan beracun dan berbahaya (B3) ini seolah olah tidak menghiraukan tentang UU lingkungan hidup yg berlaku di Negara ini dan tidak memikirkan dampak buruk terhadap masyarakat sekitar dan ekosistem yg ada.

Hal tersebut diatur dalam Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.

Kalau sesuai Pasal 103, penghasil limbah B3 yang tidak mengelola, kemudian (Pasal) 104-nya tidak ada izin mengolah, itu ancamannya satu tahun (penjara) dan (denda) Rp 1 miliar, maksimal 3 tahun dan denda Rp 3 miliar

Adapun berdasarkan Pasal 103 UU Nomor 32 Tahun 2009, diatur bahwa setiap orang yang menghasilkan limbah B3 harus mengelola limbah yang dihasilkannya.

Setiap orang yang menghasilkan limbah B3 dan tidak melakukan pengelolaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 59, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan paling lama 3 (tiga) tahun dan denda paling sedikit Rp 1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) dan paling banyak Rp 3.000.000.000,00 (tiga miliar rupiah),” demikian bunyi Pasal 103 UU tersebut.

Sementara itu, dalam Pasal 104 disebut bahwa setiap orang yang membuang limbah secara sembarangan dapat didenda maksimal Rp 3 miliar dan penjara maksimal 3 tahun.

Setiap orang yang melakukan dumping limbah dan/atau bahan ke media lingkungan hidup tanpa izin sebagaimana dimaksud dalam Pasal 60, dipidana dengan pidana penjara paling lama 3 (tiga) tahun dan denda paling banyak Rp 3.000.000.000,00 (tiga miliar rupiah),” bunyi pasal tersebut.

Persoalan pembuangan dugaan limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) di Kecamatan Medan Belawan, masih dipertanyakan.

Dikatakan demikian, pasalnya masyarakat di Kecamatan Medan Belawan, Kota Medan Provinsi Sumatera Utara masih terus dihantui dengan adanya penimbunan area dengan menggunakan bahan dari limbah B3.

Hasil monitoring di lokasi, pada Jumat (6/9/2019) sekira pukul 14.30 Wib, banyaknya tumpukan-tumpukan diduga limbah B3 hingga saat ini menjadi timbunan area pembangunan yang diduga milik PT. Sarana Agro Nusantara (SAN) Jalan Yos Sudarso Kelurahan Bahari Kecamatan Medan Belawan.

Berdasarkan informasi dari beberapa warga  yang tidak bersedia namanya ditulis, mengaku heran dengan batu bata cetak/press biasanya berwarna merah, namun kali ini telah berubah warna menjadi hitam dan ungu gelap.

“Kami merasa heran, merasa aneh saja, biasanya batu bata cetak berwarna merah kan..tapi kok ini warnanya hitam dan ungu gelap…? ucap S (inisial-red) kepada wartawan.

Warga juga berharap agar pemerintah lebih memperhatikan persoalan limbah di kawasan Kecamatan Medan Belawan.

“Saya mewakili masyarakat sini  sangat berharap agar pemerintah lebih serius menangani permasalahan limbah di tempat kami ini,” ungkapnya.

Dalam hal ini, sungguh sangat ironis, ketika awak media berusaha mengkonfirmasi ke pihak pekerja, namun terkesan enggan memberikan keterangan kepada wartawan.

“Oh itu kami tidak tahu pak, kami disini hanya sebagai pekerja pak,” kata salah seorang pekerja.

Berdasarkan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup (PPLH) diatur dalam undang-undang nomor 32 tahun 2009 Pasal 1 ayat (2) dan pasal 97 diatur mengenai sanksi pidana. Secara hirarki Undang-undang tersebut mengacu pada Peraturan Pemerintah nomor 101 tahun 2014 tentang pengelolaan limbah B3.

Namun perlu diketahui, Membuang limbah tidaklah sembarangan, harus ada izin penanganan, pengelolaan dan izin penampungan.

(Tim)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *