HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Diberdayakan oleh Blogger.

Facebook

Slider

sponsor

sponsor
spot.com

KESEHATAN

Hari Ulang Tahun


DAERAH

POLITIK & HUKUM

PENDIDIKAN

OLAHRAGA

WISATA

Selamat Berbahagia


Pages

Popular Post

DINAS KETAPANG LAUNCHING SIMONICE


SAMOSIR,MATALENSA.CO.ID.
PANGURURAN - Dalam rangka meningkatkan kemampuan warga untuk mandiri secara pangan, Pemerintah Kabupaten Samosir melalui Dinas Ketapang melakukan sosialisasi Simonice yaitu Sistem Manejemen One Day No Rice di Aula Kantor Bupati Samosir, Sumatera Utara, Kamis, (19/9/2019).

Simonice merupakan inovasi Ketahanan Pangan Kabupaten Samosir yang sudah disosialisasikan dibeberapa tempat, yang dimulai dari lingkungan Dinas Ketapang Samosir dimana setiap personilnya setiap 1 hari dalam sepekan melaksanakan program sehari tidak memasak beras untuk makan pagi sampai malam.

Terobosan tersebut dilandasi Peraturan Mentan No.43 Tahun 2009 tentang gerakan Percepatan Penganeka ragaman Konsumsi Pangan berbasis sumber daya lokal  serta Surat Edaran Gubernur Sumut No.501/408/tahun 2014 tentang gerakan satu hari tanpa nasi (one day no rice ) serta surat edaran Bupati Samosir No.1467  tanggal 13 Juni 2016.

Untuk penerapan tersebut Wakil Bupati Samosir Juang Sinaga didampingi Kadis Ketahanan Pangan, Amon Sormin melaksanakan Launching Simonice'
Pada acara tersebut yang hadir disuguhi makanan yang berasal dari umbi-umbian, kentang, jagung dan sayuran. Dan sebagai lauknya adalah ikan teri dan telor olahan langsung para personil Ketapang sebagai inovasi pengolahan sumber daya lokal.
"Penganeka ragaman Konsumsi pangan selain beras dengan berbasis sumber daya alam adalah sebuah solusi untuk menuju kemandirian pangan. Melalui kegiatan ini mari kita bersama melakukan pengolahan makanan yang sangat beraneka ragam disekitar lingkungan kita sehingga kualitas makanan warga semakin bergizi sehat," ujar Juang Sinaga.

Disela sela acara, Amon Sormin mengatakan bahwa sasaran utama Launching adalah para ASN Samosir, sekolah dan terutama kantin sekolah sebagai tempat jajanan anak sekolah, sebagai antisipasi ketergantungan terhadap beras.

“Sumber daya lokal yang banyak tumbuh di sekitar terutama Kabupaten Samosir sangat banyak sekali, namun dalam hal pengolahan untuk jadi makanan pengganti beras masih minim, “ ujar Amon.
Tambahnya, keberhasilan program Simonice nantinya akan menumbuhkan inovasi baru yang berbentuk home industri yang kelak menambah pendapatan petani sebagai wujud visi dan missi Kabupaten Samosir dalam dukungan Kepariwisataan.

(RANTO.S)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *