HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Diberdayakan oleh Blogger.

Facebook

Slider

sponsor

sponsor
spot.com

KESEHATAN

Hari Ulang Tahun


DAERAH

POLITIK & HUKUM

PENDIDIKAN

OLAHRAGA

WISATA

Selamat Berbahagia


Pages

Popular Post

SOLID BERGERAK UNTUK INDONESIA RAYA.

SAMOSIR,MATALENSA.CO.ID.
Oleh: Drs. Thomson Hutasoit.
PANGURURAN - Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke 74 tahun ini sepertinya sungguh sangat luar biasa.

Mengapa sangat luar biasa......???

Dalam rangka menyambut HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke 74 ada dua (2) agenda besar sangat istimewa pada awal bulan Agustus 2019 menggunakan terminologi kata merefleksi fundamental berbangsa dan bernegara yang mengalami "turbulensi" akibat "reinkarnasi" faham sektarianis-primordialis sentimen suku, agama, ras, dan antargolongan yang mengusik harmoni persaudaraan, persahabatan sesama anak Ibu Pertiwi Indonesia dipicu pertarungan politik perebutan kekuasaan.

Dua (2) terminologi kata luar biasa dan sangat istimewa itu, antara lain;
 "SOLIDARITAS TANPA BATAS" kegiatan Kepresidenan dengan  menteri/non menteri dan mantan menteri bersama keluarga (suami/istri, anak, cucu) di Istana Presiden Republik Indonesia.
"SOLID BERGERAK UNTUK INDONESIA RAYA" Kongres V PDI-PERJUANGAN di Hotel Inna Grand Bali Beach Bali 08-08-2019 yang mengukuhkan kembali Megawati Soekarnoputri Ketua Umum DPP PDI-PERJUANGAN periode 2019-2024.

Jika diperhatikan cermat dan seksama kedua agenda besar itu menggunakan terminologi kata yang sama yaitu; "SOLID".

Penggunaan terminologi kata "SOLID" adalah sebuah refleksi sekaligus permenungan esensial fundamental terhadap situasi kondisi riil dan faktual berbangsa dan bernegara hingga memasuki usia 74 tahun republik ini merdeka.

Persatuan dan kesatuan semakin longgar, bahkan menjurus pudar akibat tarik-menarik kepentingan politik mengakibatkan energi bangsa terbuang sia-sia. Kisruh politik dimotori kelompok radikalisme, intoleran, anarkhisme, ekstrimisme Anti Pancasila, UUD RI 1945, Bhinneka Tunggal Ika, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) telah mengusik, merusak "Pluralisme-Multikultural" serta kebhinnekaan bangsa Indonesia sangat mengkhawatirkan dan mencemaskan.

Penginderaan situasi-kondisi berbangsa dan bernegara inilah kemungkinan besar mendorong pemimpin besar, cerdas, jenial Presiden Ir. H. Joko Widodo (Jokowi), dan Ketua Umum DPP PDI-PERJUANGAN menggunakan terminologi kata "SOLID" dalam dua kegiatan berimpit waktu sebagai "refleksi dan permenungan nasional" dalam rangka menyambut HUT Kemerdekaan RI ke 74 tahun ini.

Menurut KBBI (2007) "Solid" ialah kuat; kukuh; berbobot. Solidaritas ialah sifat (perasaan) solider; sifat satu rasa (senasib); perasaan setiakawan solidaritas antar sesama. Solider ialah bersifat mempunyai atau memperlihatkan perasaan bersatu (senasib, sehina, semalu, dsb). Soliditas ialah keadaan (sifat) solid (kuat, kukuh, berbobot, dsb).

Kongres V PDI-PERJUANGAN 2019 dengan jargon politik "SOLID BERGERAK UNTUK INDONESIA RAYA" mempertegas komitmen politik kebangsaan-keindonesiaan, mengajak seluruh anak Ibu Pertiwi Indonesia kuat dan kukuh bergerak untuk mewujudkan Indonesia Raya (besar) dilandasi perasaan senasib dan sepenanggungan dengan solidaritas tanpa batas. Sebab, tanpa soliditas seluruh anak bangsa, maka Indonesia hebat, Indonesia jaya, Indonesia Raya tak akan pernah terwujud hingga kapan pun.

Negara Republik Indonesia berdasarkan Pancasila, UUD RI 1945, Bhinneka Tunggal Ika, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) harus disadari paripurna terdiri dari 17.508 pulau, 1.340 suku bangsa, 4 ras,  724 bahasa daerah, 7.241 karya budaya, 225 warisan budaya tak benda, beragam agama dan kepercayaan dipersatukan Pancasila adalah sebuah keajaiban dunia karunia Tuhan Yang Maha Esa. Perbedaan, keragaman, kemajemukan atau kebhinnekaan dilandasi solidaritas senasib, sehina, semalu, sependeritaan telah melahirkan perasaan solider bagi seluruh rakyat Nusantara.

Jiwa solider sesama anak bangsa adalah spirit kebangsaan-keindonesiaan tak boleh redum dan padam dari hati, pikiran anak bangsa. Persaudaraan diatas kebhinnekaan Indonesia jaminan survival serta motor bergerak seluruh anak bangsa untuk Indonesia Raya.

Bila diperhatikan cermat dan seksama bait-bait Lagu Indonesia Raya maka "Ajakan" SOLID BERGERAK UNTUK INDONESIA RAYA komitmen politik cerdas, jenial membangun Jiwa dan raga (fisik dan non fisik) untuk menciptakan manusia Indonesia merdeka; merdeka dari kemiskinan, merdeka dari kebodohan, merdeka dari ketidakadilan, untuk mewujudkan Indonesia Raya beradab dan bermartabat di mata dunia internasional.

Akan tetapi, harus disadari sesaat sadarnya, suatu bangsa tak akan pernah maju dan hebat apabila bangsa tersebut tidak solid bergerak membangun jiwa dan raganya. Sebab, intoruptor kemajuan paling pertama dan utama ialah tarik-menarik kepentingan, perpecahan, permusuhan, konflik menjadikan bangsa tak pernah luput dari permasalahan bangsa.

Bagaimana mungkin suatu bangsa melaksanakan pembangunan apabila dari waktu ke waktu bertengkar dan saling bermusuhan satu sama lain.....???

Disinilah esensi fundamental "Ajakan" Presiden Jokowi dan Ibu Megawati Soekarnoputri membangkitkan kembali "Solidaritas sesama anak bangsa" yang sempat tergerus dari jiwa, pikiran anak negeri selama ini.

Solid bergerak untuk Indonesia Raya adalah sifat kuat, kukuh, berbobot dilandasi satu rasa (senasib), setiakawan, tanpa batas atau sekat apapun.

Perbedaan apapun tidak boleh sekali-sekali dijadikan sumber perpecahan dan permusuhan sesama anak bangsa.

Bravo Presiden Jokowi......!!!
Bravo Ibu Megawati Soekarnoputri...!!!
Dirgahayu HUT Kemerdekaan RI ke 74...!!!
Jaya lah Indonesia Raya......!!!

Salam NKRI.......!!! MERDEKA.....!!!
(RANTO.S)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *