HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Diberdayakan oleh Blogger.

Facebook

Slider

sponsor

sponsor
spot.com

KESEHATAN

Hari Ulang Tahun


DAERAH

POLITIK & HUKUM

PENDIDIKAN

OLAHRAGA

WISATA

Selamat Berbahagia


Pages

Popular Post

Kebajikan utama Etika Hidup

SAMOSIR,MATALENSA.CO.ID AGUSTUS 19
Oleh : Drs Thomson Hutasoit
PANGURURAN - Menurut H.R. Niebuhr "Kasih kepada Allah berarti pengucapan syukur kepada sumber anugerah, dan bersukacita dalam kesucian-Nya. Kasih kepada sesama berarti menaruh belas kasih, bersedia memberi, mengampuni, dan berkorban, serta mengajak sesama manusia ke dalam satu kehidupan pertobatan".

Mengucap syukur kepada sumber anugerah, dan bersukacita dalam kesuciaan-Nya adalah sebuah kesadaran tulus ikhlas, sekaligus pengakuan kemampuan diri tak mampu berbuat apapun tanpa anugerah dan penyertaan Tuhan.

Menaruh belas kasih, bersedia memberi, mengampuni, dan berkorban, serta mengajak sesama manusia ke dalam satu kehidupan pertobatan adalah cermin spiritualitas atas pemahaman murni tentang kemanusiaan.

Ketika manusia dihinggapi Ego Centris dia akan cenderung mengecilkan, menyepelekan orang lain. Dan bahkan, akan bertindak arogan memosisikan diri diatas Sang Pencipta-Nya. Tanpa dia sadari telah terjangkit virus kesombongan, keangkuhan, arogansi intelektual menyeret dirinya kedalam kubangan maut neraka jahanam.

Sebaliknya, apabila seseorang telah menyadari diri paripurna insan lemah tak pernah luput dari kekhilafan, kesalahan dan dosa, maka dia akan mampu menaruh belas kasih, bersedia memberi, mengampuni, dan berkorban, serta mengajak sesama manusia ke dalam satu kehidupan pertobatan.

Orang telah menerima Tuhan Yesus dalam hidupnya harus mau dan mampu memikul kayu salib (penderitaan) betapapun sulit dan berat. Kesabaran, ketulusan, kesetiaan menghadapi segala tantangan adalah bukti nyata kematangan iman. Dan pada akhirnya akan menjadi pemenang menerangi, menyinari dunia dihinggapi kegelapan.

Jangan lah goyah iman ketika diterpa hembusan angin kebencian. Tapi semakin kuat dan kokoh walau dihembus badai kencang.
Sebab, mengetahui kuat tidaknya akar pohon sejatinya diukur dari kemampuannya menahan hembusan badai dan angin puting beliung.

Dunia akan seperti sorga apabila cinta dan kasih sayang tumbuh subur tanpa mengenal musim.

Salam NKRI......!!! MERDEKA.....!!!

(RANTO.S)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *