HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Diberdayakan oleh Blogger.

Facebook

Slider

sponsor

sponsor
spot.com

KESEHATAN

Hari Ulang Tahun


DAERAH

POLITIK & HUKUM

PENDIDIKAN

OLAHRAGA

WISATA

Selamat Berbahagia


Pages

Popular Post

Isteri Kades Perkebunan Pernantian Bendahara Bumdes Merangkap Karyawan Kebun

LABUHANBATU,MATALENSA.CO.ID.Dana Bumdes Desa Perkebunan Pernantian Kecamatan Merbau Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura) tahun anggaran 2018 sekitar Rp 381.000.000,- dipergunakan untuk membeli 21 ekor lembu sekitar maret 2019 lalu,


Hal itu dikatakan Yusrizal Siregar Manajer Bumdes desa Perkebunan Pernantian Kecamatan Merbau Labura kepada wartawan saat menjaga lembu, Selasa (20/8/2019) menyebutkan,  Dari 21 ekor lembu yang dibeli itu 6 ekor diperkirakan masih berumur 5-6 bulan.


"Di Rencana Anggaran Biaya (RAB) Bumdes tahun 2018, semula kami anggarkan gaji untuk dua orang yang memelihara lembu sebesar Rp 1,2 juta perbulannya untuk satu orang " ujarnya


Entah kenapa, saat ini, desa hanya memberikan honor untuk memelihara lembu itu kepada satu orang, bahkan honor dirinya sebagai Manejer Bumdes ikut dihentikan.


"Sulit mengembangkan Bumdes, karena saya tidak bisa leluasa mengelola dana bumdes, seperti saat ini, saya sendiri langsung yang memelihara atau mengangon lembu, karena segala sesuatunya harus diketahui dan disetujui kepala desa" ujar Yusrizal.


Yusrizal juga membenarkan kalau bendahara Bumdes adalah isteri kepala desa. Selain sebagai bendahara Bumdes, isteri kepala desa juga karyawan kebun yang bertugas dikantor kebun Pernantian.


Dijelaskannya, dirinya saat ini tidak mengetahui berapa jumlah dana Bumdes yang ada, karena buku tabungan itu dipegang Bendahara yang juga isteri kades.


"Berapa jumlah uang Bumdes yang ada saat ini direkening, saya tidak tahu, karena buku tabungannya dipegang isteri Kepala Desa yang juga Bendahara Bumdes" ujarnya.


Terpisah, Rosmini Bendahara Bumdes yang juga isteri Kepala Desa mengatakan bahwa tahun 2017, desa tidak mengalokasikan dana APBDes untuk Bumdes, ditahun 2018 barulah dianggarkan sekitar Rp 381 juta.


"Saya tidak tahu, apakah ditahun 2019 ini ada atau tidak anggaran untuk Bumdes, karena sampai saat ini, belum ada uang masuk kedalam rekening Bumdes" ujar Rosmini menjawab wartawan.


Dihari yang sama,saat wartawan berkunjung kekantor desa Perkebunan Pernantian, M Tholip Nasution, Kepala Desa tidak ditempat, begitu juga dengan para kaurnya.Yang ada hanya operator desa.


"Kepala desa kadang masuk kerja, kadang tidak, sedangkan seketaris dan kaur sedang bekerja dikebun" ujar operator desa tersebut.

(Andi.c.d)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *