HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Diberdayakan oleh Blogger.

Facebook

Slider

sponsor

sponsor
spot.com

KESEHATAN

Hari Ulang Tahun


DAERAH

POLITIK & HUKUM

PENDIDIKAN

OLAHRAGA

WISATA

Selamat Berbahagia


Pages

Popular Post

Ditreskrimsus Polda Sumut bersama B.I Sumut disaksikan Kapolda Sumut musnahkan Uang Palsu


Medan.Matalensa.co.id., Subdit II Direktorat Tindak Pidana Khusus Fismondev Polda Sumut bersama Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara musnahkan temuan uang rupiah palsu sebanyak 21.632 lembar. Bertempat di depan lobby Adhi Pradana Mapolda Sumut,rabu 14/8/2019 sekira pukul 11.00 wib.

Kapolda Sumut IrjenPol Agus Andrianto.SH.MH mengatakan Pada kesempatan kali ini Polda Sumatera Utara bersama Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara melaksanakan pemusnahan temuan uang rupiah palsu sebanyak 21.632 lembar yang ditemukan dari setoran masyarakat keperbankan yang kemudian dilakukan klarifikasi ke Bank Indonesia dan hasil klarifikasi Bank Indonesia terhadap uang setoran perbankan ke Bank Indonesia periode 2013-2018. Temuan rupiah palsu ini kemudian diserahkan Bank Indonesia ke Direktorat Tindak Pidana Khusus Fismondev Polda Sumatera Utara untuk diamankan sementara sebelum dilakukan pemusnahan.

Pemusnahan ini terlebih dahulu telah melewati penelitian keaslian atas uang rupiah di laboratorium Bank Indonesia Counterfeit Analysis Center (BI-CAC) dan kegiatan pemusnahan rupiah palsu ini juga telah mendapatkan penetapan Pengadilan Negeri Medan Kelas I-A Nomor 01/PEN.PID/P.MUS/2019/PN.MEDAN, Tanggal 1 MARET 2019.
.
.
 Temuan uang rupiah palsu sebanyak 21.632 lembar, dengan perincian sebagai berikut:
- Uang Rp. 100.000  =    8.974 Lembar
- Uang Rp. 50.000 =  11.850 Lembar
- Uang Rp 20.000 =       636 Lembar
- Uang Rp 10.000 =         88 Lembar
- Uang Rp   5.000 =         83 Lembar
- Uang Rp.  2.000 =           1 Lembar

Dalam memerangi peredaran uang palsu Polda Sumut dan jajaran telah melakukan penanganan kasus uang rupiah palsu sebanyak 27 kasus, periode Tahun  2017 sampai dengan 2019, dengan penyelesaian perkara sebesar 24 kasus dan 3 kasus masih dalam tahap penyidikan.Papar IrjenPol Agus

Selanjutnya dikatakan Kapolda Sumut Perlindungan terhadap Rupiah dimuat dalam Undang-Undang No.7 Tahun 2011 tentang MataUang. Pada pasal 35, 36 dan 37 diatur tentang kejahatan terhadap mata uang Rupiah dalam hal pemalsuan uang Rupiah, menyimpan secara fisik uang Rupiah palsu, mengedarkan dan/atau membelanjakan uang Rupiah palsu, membawa atau memasukkan Rupiah palsu kedalam atau keluar Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia dan mengimpor atau mengekspor Rupiah palsu, dengan ancaman pidana 10 thn atau seumur hidup.tegasnya Kapolda Sumut

(Rouses/Nurinsyah)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *