HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Diberdayakan oleh Blogger.

Facebook

Slider

sponsor

sponsor
spot.com

KESEHATAN

Hari Ulang Tahun


DAERAH

POLITIK & HUKUM

PENDIDIKAN

OLAHRAGA

WISATA

Selamat Berbahagia


Pages

Popular Post

Didesa Kebun N-3 Kecamatan Bilah Hulu, Bapak Kepala Desa, Putrinya Seketaris

LABUHANBATU,MATALENSA.CO.ID.Kabupaten Labuhanbatu Kecamatan Bilah Hulu ada Kepala Desa dan anak perempuannya sejak tiga tahun lalu menjabat sebagai Kepala Desa dan Seketaris.Pola pemerintahan desa yang unik itu sampai saat ini masih diterapkan di Desa Kebun N-3 Kecamatan Bilah Hulu.


Ainun putri sulung Sutrisno Kepala Desa N-3 sudah menjabat sebagai sekretaris desa sebelum bapaknya terpilih sebagai kepala desa sejak tiga tahun yang lalu.


Hal itu dibenarkan salah seorang kaur desa kebun N-3 menjawab wartawan dikantor kepala desa tersebut, Rabu (7/8/2019)"Seketaris Desa N-3 adalah putri pak Sutrisno kepala desa" ujarnya


Kemudian, pada bulan Juli 2019 lalu, Kepala Desa melakukan penjaringan untuk jabatan Kaur pembangunan dan Kaur Pemerintahan, sedangkan Kaur Kesra sudah diangkat pada tanggal 31 Desember 2018 lalu.


Sayangnya, tidak diketahui alasan perekrutan aparatur perangkat desa yang baru tersebut dan tidak dijelaskan apa alasan pergantian Abdul Malik Ritonga warga Sigambal Kecamatan Rantau Selatan sebagai salah seorang kaur desa yang saat ini sudah digantikan.


Kaur desa yang baru saja diangkat berdasarkan seleksi yang dilakukan, pada 21 Juli lalu diantaranya Dewi Andriani sebagai Kaur Pemerintahan, Kaur Kesra Yayuk Arini dan Devi Kumala Sari sebagai Kaur Pembangunan.


Selain pola pemerintahan Desa Kebun N3 yang unik, transparansi pengunaan dana APBDes nya juga dipertanyakan, karena aparatur desa tersebut tidak dapat menerangkan penggunaannya kemana saja


"Maaf, pak kami tidak tahu, kami baru bekerja sebagai kaur disini sejak 31 Juli lalu" ujar Dewi Kumala Sari Kaur Pembangunan.


Begitu juga saat dipertanyakan jadwal dan berapa warga yang ikut dalam kegiatan pelatihan pembuatan tas dari tali kur dan pelatihan lainnya yang sumber dananya dari pos bidang pemberdayaan masyarakat, para kaur juga tidak dapat menjelaskan.


Namun, salah seorang kaur kemudian memperlihatkan selembar kertas hvs yang berisi daftar hadir peserta pelatihan sebanyak 11 orang, namun tidak diperbolehkan untuk diphoto.


"Ini absensinya, tapi tidak boleh difoto ya pak" ujar Dewi Angreini kaur pemerintahan desa tersebut tanpa menjelaskan alasan kenapa daftar tersebut tidak boleh dipoto.


Perlu diketahui, dari Baliho APBDes Tahun Anggaran 2019, Desa Kebun N-3 Kecamatan Bilah Hulu menggangarkan dana untuk Bidang Pemberdayaan Masyarakat Rp 639.502.500 untuk kegiatan pelatihan tanpa merinci jumlah anggaran untuk tiap kegiatan.


Diantaranya, latihan komputer, latihan jahit menjahit, tata boga, tata rias, latihan pembuatan tas dari tali kur, latihan ternak lembu, ketrampilan dari lidi dan bintek kepala desa dan perangkatnya.


Sekretaris DPC Taruna Merah Putih Labuhanbatu, Isa Ansari saat dimintai tanggapannya terkait Pengunaan APBDes menyebutkan, sesuai prinsip pengunaannya harus transparan dan akuntabel.


"Semua aktifitas pengelolaan keuangan desa sebaiknya dicatat dan didukung dengan bukti-bukti yang lengkap dan sah dan jauh dari Kolusi, korupsi dan Nepotisme (KKN)" tegasnya.

(Andi.c.d)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *