HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Diberdayakan oleh Blogger.

Facebook

Slider

sponsor

sponsor
spot.com

KESEHATAN

Hari Ulang Tahun


DAERAH

POLITIK & HUKUM

PENDIDIKAN

OLAHRAGA

WISATA

Selamat Berbahagia


Pages

Popular Post

JOKOWI SEORANG PEMIMPIN FENOMENAL ERA MILLENIA.

SAMOSIR,MATALENSA.CO.ID.PANGURURAN - Sebutan pemimpin fenomenal era milenia bagi sebagian orang terlalu hiperbola dan berlebihan, apalagi bagi lawan politik kontestasi pemilihan presiden (Pilpres) 17 April 2019. Hal itu, sah-sah saja dan normatif, sebab mengakui keunggulan, kehebatan lawan sama saja artinya menempatkan diri dibawah level kontestan lain.

Walau demikian, tanpa mengkaji, menganalisis kemampuan orang lain objektif serta memosisikan diri diatas kualitas lawan kontestasi secara jujur dan obyektif sebuah tindakan keliru besar dan sesat pikir sebagaimana para paranoid merasa paling hebat, paling unggul, paling istimewa tanpa bukti otentik tervalidasi.

Joko Widodo (Jokowi) anak seorang Tukang Kayu, tinggal dipinggiran sungai (kali), mengalami pahit getir penggusuran, pindah sewa rumah berkali-kali sesungguhnya adalah "Potret" wajah rakyat miskin, wong cilik (Marhaenis) yang merasakan langsung ketidakadilan di bumi Nusantara, negeri sejuta harapan diperlintasan khatulistiwa, negeri maritim diposisi silang dua benua, dua samudera perlintasan lalu lintas perdagangan internasional. Negeri subur tongkat kayu jadi tanaman, negeri pemilik hutan tropis dan subtropis terhampar diluas daratan sejak dari Sabang hingga Merauke, dari Miangas hingga Pulau Rote, lautan luas beribu space ikan, terumbu karang, biota laut serta tambang dasar laut mengalami hidup susah dan menderita akibat malapraktik pengelolaan berbangsa dan bernegara.

Jokowi terlahir dari rahim rakyat marjinal (Marhaen) dengan spirit optimismenya tidak pasrah atas nasib menerpa. Kemiskinan, kesusahan, kesulitan tidak membuat dirinya sebatas meratapi dan merenung serta pasrah menerima keadaan rill. Dan melalui penginderaan langsung mendorong spirit optimismenya memperjuangkan nasib para kaum Marhaenis di negeri sejuta harapan yang diperjuangkan pendiri bangsa (founding fathers) dengan kucuran keringat, air mata, harta dan nyawa sebuah bangsa-negara merdeka dan berdaulat sejajar dengan negara-negara di dunia.

Jokowi meniti karier politik sejak Walikota Surakarta-Solo, Gubernur DKI Jakarta, selanjutnya Presiden RI Ketujuh periode 2014-2019 sungguh sangat fenomenal dikala posisi kepemimpinan cenderung dianggap "milik" keluarga mapan, pemilik kapital, trah politik serta berasal dari kaum bangsawan di negeri ini.

Kehadiran Jokowi dari keluarga marjinal (Marhaenis) menduduki posisi puncak eksekutif telah menginspirasi anak-anak negeri optimis meraih cita-citanya di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) berdasarkan Pancasila, UUD RI 1945, Bhinneka Tunggal Ika.

Jokowi telah muncul sebagai antithesa paradigma lama, serta menjungkirbalikkan dalil-dalil usang kesuksesan karier ditentukan kemapanan dan kapital besar yang membuat anak-anak rakyat miskin, marjinal (Marhaen) hanya obyek penderita di sela-sela hingar-bingar perkembangan kemajuan di era milenia.

Dalil-dalil kemapanan, kapitalistik telah terbantahkan oleh Jokowi menumbuhkan spirit optimisme meraih cita-cita tanpa mengenal perbedaan status sosial. Kesulitan tidak membuat orang takut, tetapi ketakutan lah membuat orang sulit meraih cita-cita.

Pemimpin terlahir dari rakyat miskin, marjinal (Marhaen) tentu tidak akan pernah lupa masa lalu diselimuti aneka kesulitan kehidupan. Penginderaan langsung telah membuahkan keberpihakan terhadap penderitaan rakyat. Program pro rakyat seperti Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Program Keluarga Harapan (PKH) serta pembagian sertifikat tanah gratis untuk rakyat telah mengubah wajah muram dan pesimis menatap hari esok lebih baik. Periode pertama pemerintahannya bersama Wakil Presiden RI HM. Jusuf Kalla (JK) 2014-2019 melalui kerja...kerja....dan kerja telah mengubah paradigma pemerintahan "Pangreh Praja (dilayani) menjadi Pamong Praja (pelayan, parhobas)" untuk mewujudnyatakan kedaulatan ditangan rakyat. Sehingga muncul fenomena baru perpolitikan kekinian, eksekutif (presiden) lebih berpihak daripada wakil rakyat (legislatif) melahirkan arah kebijakan negara.

Sikap politik konsisten Jokowi bersih, jujur, berani, kompeten, profesional, berprestasi,  berintegritas serta merakyat telah melahirkan secercah harapan bagi seluruh anak bangsa sejak dari Sabang hingga Merauke, dari Miangas hingga Pulau Rote.

Jokowi-KH. Ma'ruf Amin #01 berupaya keras membangun OPTIMIS INDONESIA MAJU sehingga diterbitkan program pro rakyat lanjutan seperti; Kartu Indonesia Kuliah (KIK), Kartu Pra Kerja (KPK), Kartu Sembako Murah (KSM) sebagai wujud nyata kehadiran negara melindungi, mendorong, menumbuhkan spirit optimisme rakyat menyongsong era revolusi industri 4.0 supaya kualitas sumber daya manusia (SDM) berdaya saing meningkat dari waktu ke waktu.

Dikala masih banyak haus kuasa menjadikan kekuasaan tujuan akhir, Jokowi hadir dengan paradigma berbeda. Bagi Jokowi kekuasaan adalah instrumen melahirkan kebijakan pro rakyat. Bukan kekuasaan membangun imperium kekuasaan pribadi, keluarga, kelompok dan kroni-kroninya seperti dilakukan orde baru (Orba) berkelindan korupsi, kolusi, nepotisme (KKN). Buktinya, tak seorang pun anak-anaknya terlibat dilingkarkan pemerintahan sejak Walikota, Gubernur hingga Presiden RI Ketujuh saat ini.

Bukankah kekuasaan rentan godaan penyimpangan, penyelewengan, pengingkaran amanah kepercayaan (trust).......???
Bukankah banyak pemangku kekuasaan terjatuh pada kubangan korupsi, kolusi, nepotisme (KKN).......???
Bukankah banyak pemangku kekuasaan berakhir tragis akibat tidak tahan godaan kekuasaan.........???

Jokowi telah terbukti, teruji mampu mengemban amanah kepercayaan rakyat ketika Walikota Surakarta-Solo, Gubernur DKI Jakarta, dan Presiden RI Ketujuh.
Inilah bukti riil JOKOWI PEMIMPIN FENOMENAL ERA MILENIA.

Pertanyaannya, Apakah rakyat negeri masih meragukan Jokowi memimpin Republik Indonesia 2 periode......???
Jokowi presiden terbaik Asia-Australia.
Jokowi presiden terbaik kedua di dunia.
Jokowi pemimpin berpengaruh negara-negara berpenduduk Muslim di dunia.
Jokowi bulan Mei 2019 Presiden Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa Bangsa (DK PBB).

OPTIMIS INDONESIA MAJU BUKAN ISAPAN JEMPOL. OPTIMISME INDONESIA MAJU KEYAKINAN JOKOWI PEMIMPIN FENOMENAL ERA MILENIA.

Salam NKRI........!!! MERDEKA......!!!

Penulis : Drs. Thomson Hutasoit.

(RANTO.S)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *