HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Diberdayakan oleh Blogger.

Facebook

Slider

sponsor

sponsor
spot.com

KESEHATAN

Hari Ulang Tahun


DAERAH

POLITIK & HUKUM

PENDIDIKAN

OLAHRAGA

WISATA

Selamat Berbahagia


Pages

Popular Post

Lanal Nias berkerjasama dengan Kementrian Agama dan WHO dalam Sosialisasi Vaksin Measles Rubella "Cegah Campak&Rubella sejak dini"

Nias.Matalensa.co.id. Penlanal Nias menjelaskan Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Angkatan Laut yang diperingati 09 Oktober 2018 dengan Tema "Menyiapkan Kesehatan Prajurit Siap Tempur" Lanal Nias dalam hal ini Lanal Nias bekerja sama dengan Pemkab Nias Selatan utk mensosialisasikan Pencegahan Campak dan Rubella dengan narasumber dari Kementrian Agama Kabupaten Nias Selatan Bapak Muhammad Fery, M.Si. dan WHO (World Health Organization) Organisasi Kesehatan Dunia Kabupaten Nias Selatan Bapak Hermansyah, SKM. M. Kes. Selasa (16/10/2018)

Untuk mencegah terjangkitnya penyakit Campak dan Rubella bagi Keluarga Prajurit Lanal Nias dan masyarakat sekitarnya, Lanal Nias memelopori Sosialisasi Pemberian Vaksin Measles Rubella dihadapan seluruh prajurit Lanal Nias dan Ibu-ibu Jalasenastri Cabang 5 Korcab II Daerah Jalasenastri Armada I bertempat di Ruang Bima Mako Lanal Nias.

Sosialisasi serta diskusi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman pentingnya pemberian Vaksin Meases dan Rubella bagi anak. Diawal kegiatan dijelaskan bahwa kita harus paham dulu, apa campak dan rubella? Keduanya adalah penyakit menular yang disebabkan oleh infeksi virus. Penyebab campak adalah Morbilivirus, dan rubella disebabkan oleh golongan togavirus. Gejala-gejala penyakit campak dan rubella mirip sebagiannya, yaitu adanya demam disertai ruam. Bedanya adalah anak yang mengalami campak seringkali tampak terlihat lebih sakit, yaitu disertai mata merah, batuk, sesak, dan diare.

Sebagai penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus, penderita campak akan sembuh dengan sendirinya, seiring waktu dan kekebalan tubuh yang melawan virus. Tetapi campak mematikan karena komplikasinya, yaitu radang paru (pneumonia), diare dengan dehidrasi (kekurangan cairan) berat, dan ensefalitis (peradangan di jaringan otak dengan konsekuensi kecacatan seumur hidup, jika penderitanya tidak meninggal). Campak juga dapat menyebabkan kebutaan dan infeksi telinga tengah yang berisiko gangguan pendengaran.
Di Indonesia, imunisasi campak masuk ke dalam program yang diberikan rutin kepada seluruh bayi berusia 9 bulan sejak tahun 1982. Pada tahun 1980, tercatat 28.935 kasus campak di Indonesia, dan sempat meningkat menjadi 92.105 kasus di tahun 1990.

Imunisasi Campak diberikan untuk mencegah penyakit campak yang dapat mengakibatkan radang paru berat (pneumonia), diare atau menyerang otak. Imunisasi Maesles Rubella (MR) diberikan untuk mencegah penyakit campak sekaligus rubella.

Rubella pada anak merupakan penyakit ringan, namun apabila menular ke ibu hamil, terutama pada periode awal kehamilannya, dapat berakibat pada keguguran atau bayi yang dilahirkan menderita cacat bawaan, seperti tuli, katarak, dan gangguan jantung bawaan.

“Campak dan Rubella ini gejalanya hampir sama, yaitu panas tinggi, badan merah-merah, batuk kejang, diare. Namun jika virus yang menyerang adalah virus campak bisa mematikan, kalau Rubella memang tidak sampai mematikan tapi bisa menularkan ke orang lain, bahaya sekali jika sampai tertular ke ibu hamil, dengan gejala yang hampir mirip tersebut kadang masyarakat sulit membedakannya. Bahkan lebih dari separuh penyakit yang disebut campak tersebut ternyata merupakan penyakit Rubella karena itulah penting memberikan vaksin MR untuk mencegah dua penyakit tersebut sekaligus.

Kegiatan yang dihadiri oleh Perwakilan dari WHO Kesehatan Dunia, Dinas Kesehatan Pemkab Nias Selatan, seluruh prajurit Lanal Nias dan Ibu-ibu Jalasenastri Cabang 5 Korcab II Daerah Jalasenastri Armada I Lanal Nias.Ucap Penlanal Nias.
(Rouses)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *