HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Diberdayakan oleh Blogger.

Facebook

Slider

sponsor

sponsor
spot.com

KESEHATAN

Hari Ulang Tahun


DAERAH

POLITIK & HUKUM

PENDIDIKAN

OLAHRAGA

WISATA

Selamat Berbahagia


Pages

Popular Post

Labuhanbatu Butuh Panti Rehabilitasi Narkoba. Hampir Setiap Hari Polres Ringkus Satu Tersangka

LABUHANBATU,MATALENSA.CO.ID.Polres Labuhanbatu kembali meringkus 35 tersangka yang terlibat dalam Narkoba pada 25 hari terakhir dari berbagai tempat yang berbeda


Hal itu diungkapkan Kapolres Labuhanbatu AKBP Frido Situmorang SH,SIK didampingi Kasatres Narkoba AKP I Kadek Heri Cahyadi SIK,MH, di halaman Mapolres setempat, Senin (8/10/2018), "Dari ke 35 tersangka, barang bukti yang didapat didominasi narkotika jenis sabu-sabu dan pil Ekstasy dengan jumlah barang bukti berupa Sabu seberat 160,81 Gram, Ganja 1.599,86 Gram, dan ekstasy sebanyak 285 butir" paparnya.


Dijelaskannya, kalau melihat jumlah tersangka seperti yang dipaparkan saat ini, Mapolres Labuhanbatu hampir setiap hari meringkus seorang pelaku Narkoba.


Berdasarkan data itu, pihaknya berharap agar semua elemen masyarakat ikut bersama-sama memberantas peredaran dan pengunaan narkoba.


“Banyak warga yang kurang peduli dengan dampak dan akibat dari narkoba, mungkin merasa dirinya dan keluarganya tidak pernah berhubungan dengan yang namanya narkoba" ujarnya.


Padahal, walaupun orang terdekat kita bukan bagian dari pengguna narkoba, setidaknya kita peduli lingkungan dengan memberikan pengertian kepada sahabat maupun orang lain akan bahaya narkoba.


" Jangan takut melaporkan ke Polisi apa bila melihat, mengetahui ada penguna maupun peredaran narkoba yang ada.Polisi menjamin kerahasiaan identitas warga yang melaporkannya" jelas Frido.


Disisi lain, AKBP Frido Situmorang juga berharap agar di Labuhanbatu Raya segera dibangun Panti Rehabilitasi, yang gunanya untuk menekan jumlah pengguna narkotika.


"Narkoba bagai virus penyakit yang cepat dan dapat menular kepada orang lain, ini patut kita waspadai dengan cara memberantas/ menekan peredarannya" ungkap Kapolres.


Perlu diketahui, negara menjamin seorang pengguna narkoba untuk dapat direhabilitasi seperti yang diamanatkan dalam Undang-undang dan Peraturan Pemerintah.


Amanah itu tertuang di Undang-undang No. 35 Tahun 2009, Pasal 54: Pecandu narkoba dan korban penyalahgunaan wajib menjalani rehabilitasi medis dan sosial dan

Peraturan Pemerintah No. 25 Tahun 2011 tentang Pelaksaan Wajib Lapor Pecandu Narkoba.


Berdasarkan UU dan Peraturan itu serta mengingat jumlah tersangka yang hampir setiap hari ada yang ditangkap Polres Labuhanbatu, Kapolres menyurati tiga Pemerintah Kabupaten yang berada diwilayah hukumnya agar bersedia mendirikan panti Rehabilitasi Pengguna Narkoba.


"Saya sudah menyurati tiga kepala daerah agar bersedia membangun Panti Rehabilitasi untuk pengguna narkoba.Kita tidak meminta harus kabupaten mana, tetapi saya berharap dapat segera dibangun" ujar Kapolres.


Panti Rehabilitasi Pengguna Narkoba diharapkan dapat memutus mata rantai peredaran narkoba dengan cara mengisolasi mereka dari lingkungannya agar tidak mempengaruhi teman dan lingkungannya untuk mengunakan narkoba.


Selain itu, dengan adanya Panti tersebut, pecandu narkoba akan mendapat suasana baru sehingga dirinya tidak merasa galau atau frustasi yang diakibatkan tekanan dari kondisi lingkungan sebelum ia menjadi pecandu


Nah, di Panti Rehabilitasi itu nantinya, pecandu akan diberi pembekalan rohani maupun jasmani sehingga pada suatu waktu sesudah keluar dari panti dapat mandiri dan lepas dari ketergantungan narkoba.


Yang paling penting menurut Kapolres AKBP Frido Situmorang, dengan adanya Panti Rehabilitasi, pecandu narkotika diberi kesempatan untuk bertobat agar dapat kembali dan diterima masyarakat. (Andi.c.d)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *