HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Diberdayakan oleh Blogger.

Facebook

Slider

sponsor

sponsor
spot.com

KESEHATAN

Hari Ulang Tahun


DAERAH

POLITIK & HUKUM

PENDIDIKAN

OLAHRAGA

WISATA

Selamat Berbahagia


Pages

Popular Post

DALAMI KASUS DUGAAN KORUPSI, POLRES SAMOSIR, KLARIFIKASI KE KPU SAMOSIR

Samosir.Matalensa.co.id. Seperti yang pernah diberitakan sebelumnya bahwa Polres Samosir sedang mendalami dugaan korupsi Pilkada 2014 lalu di KPU Samosir. Terkait kasus tersebut, Kasat Reskrim Samosir AKP Josnar Banjarnahor  mengatakan bahwa pihaknya telah mengirimkan undangan klarifikasi. Namun ada komisioner KPU yang tidak menghadiri undangan tersebut di Polres Samosir. Untuk mempercepat proses penyelesaian kasus tersebut, Kasat Reskrim langsung memerintahkan Kanit Tipikor untuk klarifikasi langsung ke kantor KPU.

Sabtu (6/10) bertempat diruang kerjanya Kanit Tipikor Aipda Martin Tipikor menjelaskan bahwa Polres Samosir telah klarifikasi ke kantor KPU.


"Minggu lalu, Rabu (26/9) kami sudah klarifikasi ke KPU. Beberapa komisoner sudah kami klarifikasi kecuali Robinsar Junaidi Barus. Ketika ada undangan klarifikasi, tidak hadir. Saat kami klarifikasi ke KPU, Robinsar Junaidi Barus tidak dapat diklarifikasi dengan alasan ada urusan keluarga " jelas Aritonang.

Terkait Suhadi S. Situmorang yang saat ini telah menjadi Anggota Bawaslu Sumatera Utara, Aritonang menjelaskan bahwa Suhadi berhalangan dan menjadwalkan kembali kapan yang bersangkutan bisa diklarifikasi. Sementara Robinsar Junaidi Barus tidak pernah menjadwalkan kembali.

Mewakili Lembaga Invetigasi Gerakan Anti Korupsi Indonesia (Lingkari) Cabang Samosir  Dian Pangihutan Sinaga mengatakan bahwa mangkirnya Robinsar Junaidi Baris dari undangan klarifikasi ke Polres ataupun saat Polres klarifikasi ke kantor KPU Samosir menunjukkan kearoganan yang bersangkutan.

"Dugaan kami yang bersangkutan berusaha mencari alasan agar tidak diklarifikasi dan terkesan menghindar. Seandainya yang bersangkutan benar benar tidak bisa hadir, kan bisa dijadwalkan kembali kapan waktunya bisa. Dan ketika Polres ke kantor KPU, yang bersangkutan juga tidak bisa diklarifikasi." jelas Sinaga yang menyayangkan sikap Robinsar tersebut.

Sementara LSM KPPPI (Komisi Pemantau Pembangunan Perpajakan Indonesia) Limbong mengatakan bahwa Robinsar Junaedi Barus saat itu adalah salah komisioner KPU Samosir dan yang bersangkutan dimintai keterangannya oleh pihak Polres Samosir, dengan kata lain bahwa Robinsar Junaidi Barus adalah terperiksa. Jika yang bersangkutan diloloskan dlam tahapan selanjutnya, maka yang bersangkutan berpotensi memperlambat proses hukum dugaan korupsi dana pilkada Kabupaten Samosir 2015.

Kedua LSM tersebut meminta agar panitia seleksi anggota KPU Sumatera Utara agar melakukan kewenangan dan tanggungjawabnya untuk mempertimbangkan Robinsar Junaidi Barus agar didiskualifikasi dalam tahapan selanjutnya. Dan tidak diloloskan menjadi anggota KPU.

"Kita tidak melupakan azas Praduga tak bersalah. Namun jika dikemudian hari terbukti bersalah, lembaga (KPU, ) yang dipermalukan. Dan alangkah baiknya jika nama tersebut tidak diloloskan ke Tahapan berikutnya sehingga proses lidik yang dilakukan Polres Samosir maupun KPU dikemudian hari juga tidak terganggu2" ujar Limbong.

(Ranto.Sihole)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *