HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Diberdayakan oleh Blogger.

Facebook

Slider

sponsor

sponsor
spot.com

KESEHATAN

Hari Ulang Tahun


DAERAH

POLITIK & HUKUM

PENDIDIKAN

OLAHRAGA

WISATA

Selamat Berbahagia


Pages

Popular Post

ABEN SITUMORANG : AKAN SEGERA TERBITKAN SURAT P21 TAHAP KEDUA

Samosir.Matalensa.co.id. Mampukah hukum terhadap pelaku penganiayaan aktivis lingkungan hidup?
Perkataan ini keluar dari pegiat lingkungan hidup Sebastian hutabarat lewat telepon selulernya.
Perkataan itu diungkapkannya karena kasus penganiayaan yang dialaminya sudah sampai setahun lamanya baru ditetapkan sebagai tersangka terhadap J.simbolon.

Sebastian Hutabarat dan Johanes Marbun yang merupakan korban penganiyaan sudah mendapat informasi bahwa J.Simbolon sudah tersangka.Namun dia berharap, pelaku jangan hanya menjadi tersangka seumur hidup.

Sebastian menjelaskan lewat telepon seluler,
" Saya dan tentu semua pihak perlu ada  kejelasan, masuk persidangan dan melihat masih ada hukum di negara ini," ujarnya.

"Kejelasan yang saya maksud adalah yang salah  disalahkan, saya  berdarah-darah malah saya yang  digugat mencemarkan nama baik bahkan pakai pengacara gitu lho"
Tutur pegiat lingkungan hidup itu.

Terkait kasus yang dialami Sebastian Hutabarat dan Johanes Marbun ini
Setelah setahun lamanya informasi yang beredar dikalangan masyarakat khususnya kabupaten Samosir,kabar ini nyaris hilang dari permukaan publik.sebelumnya berita ini merupakan pembicaraan yang viral dikalangan masyarakat.

Sebelumnya tersangka J.simbolon diduga  melakukan penganiayaan terhadap
korbannya di Desa Silimalombbu hingga mengalami luka dan berdarah.

Kasus penganiayaan tersebut terjadi pada bulan Agustus tahun 2017. yang dialami Sebastian Hutabarat dan Johannes dari aktivis pencinta lingkungan Yayasan Pencinta Danau Toba yang bertempat tinggal di Balige. Dalam laporan resmi di Polres Samosir, keduanya melaporkan terkait adanya dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh J.simbolon.

Dengan kerja keras dari jajaran polres Samosir dalam mengumpulkan bukti-bukti
Akhirnya kasus ini mendapat titik terang.

Kasus dugaan penganiayaan yang dialami oleh korban Sebastian Hutabarat
Sesuai STPL (Surat Tanda Penerimaan Laporan Polres Samosir, tertera Bripda Roberto Manalu selaku penyidik yang menerima laporan pengaduan atas nama Sebastian Hutabarat dengan laporan polisi nomor: LP/117/VIII/2017/SMR/SPKT tanggal 15 Agustus 2017.

Berkas kasus penganiayaan yang melibatkan tersangka JS  dinyatakan telah lengkap,Polres Samosir  akan segera menyerahkan berkas P21 ke pihak Kejaksaan.

Kasat Reskrim Polres Samosir, AKP Jonser Banjarnahor  membenarkan berkas  tersangka kasus penganiayaan yang dinyatakan P21 atau lengkap dari pihak Kejaksaan.

“Berkas perkara dari  tersangka J.simbolon ini sudah dinyatakan lengkap oleh jaksa penuntut umum, setelah sebelumnya berkas tersebut diteliti,  sehingga kami menyerahkan  barang bukti,”ungkapnya Jumat, (12/10) saat dihubungi wartawan.

Kemudian awak media mendatangi kantor Kejari Samosir untuk konfirmasi hal ini,
Kajari Samosir lewat kasi Intel Aben Situmorang bersama JPU J.Simare-mare.
Pada hari Senin (15-10-2018) sekitar pukul 15:00 Wib dikantor Kejari Samosir dipintu Sona,Pangururan,Samosir. Kasi Intel dan JPU membenarkan hal ini.

Begini kata J.simare-mare,
"Benar bahwa berkas P21 satu sudah terpenuhi untuk dilanjutkan ke tahap kedua,
"Menurut kita berkas yang disampaikan polisi tentang  kasus ini sudah memenuhi unsur untuk P21,
Akan tetapi walaupun sudah memenuhi unsur kita belum menerbitkan suratnya,
Ucapnya.

Ditambahnya lagi,
" Untuk menerbitkan surat P21 tahap kedua itu masih ada tahapan-tahapanya dan kita harus melakukan ekspose dulu,dan kita tunggulah Pak kajari karena Bapak itu yang menentukan",
Tambah J.simare-mare.

Saat awak media mempertanyakan,kapan P21 tahap kedua akan diterbitkan ini jawaban Aben Situmorang,
"Kalau soal waktu, kita tidak bisa tentukan karena ini tidak punya batas waktu,tapi biasanya prosesnya ini tidak lama,
Setidaknya untuk kasus ini sudah baguslah,karena ada perkembangan gitu kan"ungkapnya.

(Ranto.Sihole)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *