HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Diberdayakan oleh Blogger.

Facebook

Slider

sponsor

sponsor
spot.com

KESEHATAN

Hari Ulang Tahun


DAERAH

POLITIK & HUKUM

PENDIDIKAN

OLAHRAGA

WISATA

Selamat Berbahagia


Pages

Popular Post

Staf Puskesmas Buhit Samosir Dijadikan Tersangka, Boru Siadari Terpaksa Melaporkan Kasus ke Polisi.

Samosir.Matalensa.co.id. Dianiaya staf Puskesmas Buhit Kabupaten Samosir, RKS alias boru Siadari mandi darah. Bayangkan bibir wanita itu hingga jontor mengeluarkan darah lantaran dianiaya staf Puskesmas Buhit Samosir itu. Sialnya, meski sudah dilaporkan secara resmi ke polisi, hingga kini pelaku berinisial BA, belum ditangkap.

Akibat dianiaya pelaku BA, kini korban RKS alias boru Siadari menderita trauma mendalam. Pasalnya, wajahnya ditampar dan bibirnya koyak hingga mengeluarkan darah segar.

Korban RKS alias Boru Siadari kepada Wartawan, mengaku sebenarnya peristiwa yang dialaminya terjadi Kamis (19 Juli 2018) silam. Kasus penganiayaan yang menimpa dirinya itu terjadi di ruangan aula Puskesmas Buhit. Ketika itu, menurut pengakuan korban RKS alias Boru Siadari, dirinya sedang duduk. ntah bagaimana keduanya terlibat perdebatan tentang secarik kertas berisi daftar nama-nama. Namun tiba-tiba pelaku BA secara bertubi-tubi menganiaya korban dengan tangannya. Hingga pemukulan itu tepat mengenai bibir korban RKS alias Boru Siadari. Tak pelak lagi, korban yang kini sedang berbadan dua itu, wajahnya mengeluarkan darah.

Menurutnya, kejadian itu disaksikan Kepala Puskesmas Buhit dan seorang dokter di Puskesmas itu.

Selanjutnya korban RKS alias Boru Siadari melaporkan tindakan penganiayaan itu ke Mapolres Samosir dengan STPL (Surat Tanda Penerimaan Laporan) No.Pol:STPL/89/VISI/2018/SMR/SPKT, Senin (30/7/2018).





Lantas apa reaksi polisi terhadap kasus ini? Ketika dikonfirmasi di Mapolres Samosir, Selasa (21/8/2018) Kapolres AKBP Agus Darojat, SIK didampingi Kasat Reskrim AKP Jonser Banjarnahor, KBO Reskrim Iptu TL. Tobing kepada Wartawan, menjelaskan pihaknya telah memanggil 4 orang saksi termasuk terlapor.

Hal serupa dikatakan Kasat Reskrim Polres Samosir AKP Jonser Banjarnahor. Dia menegaskan sesuai hasil visum ataupun surat keterangan yang dikeluarkan RSUD Hadrianus Sinaga memang terdapat luka di sekitar daerah bibir atas RKS dengan besaran luka 0,3 X 0,5 cm.

“Hari ini kita sudah gelar perkara dan menetapkan BA sebagai tersangka dengan pasal 351 dan ancaman hukuman 4 tahun,” jelas Jonser.

Kini korban RKS alias Boru Siadari bersama keluarganya berharap agar polisi menindak tegas pelaku sesuai hukum yang berlaku.

(Ranto.Sihole)

Previous
« Prev Post

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *