HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Diberdayakan oleh Blogger.

Facebook

Slider

sponsor

sponsor
spot.com

KESEHATAN

Hari Ulang Tahun


DAERAH

POLITIK & HUKUM

PENDIDIKAN

OLAHRAGA

WISATA

Selamat Berbahagia


Pages

Popular Post

Pesta Batal Karena Digrebek Polsek Teluk Polres Sergai

By On Februari 23, 2020


Sergai.Matalensa.co.id.Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Teluk Mengkudu Polres Serdang Bedagai berhasil menggrebek rumah terduga pengedar sabu di Dusun Ladang Lama II Desa Sei Buluh Kecamatan Teluk Mengkudu, Kabupaten Serdang Bedagai, Jumat (21/2/2020) sekira pukul 21:30 WIB. Akibatnya 4 pelaku berhasil diamankan saat asyik berpesta sabu.

Keempat pelaku bernama SO alias Plengking (60) warga Dusun II, Desa Lestari Dadi, Kecamatan Pengajahan, Sergai. Ditangkap didalam kamar saat sedang konsumsi sabu
Sedangkan SI alias Ani (39) IRT warga Dusun Ladang Lama II, Desa Sei Buluh Kecamatan Teluk Mengkudu, Sergai. Ditangkap bersama dua lelaki yang bernama YCA alias Yuda (19) dan MA alias Ache(39) warga Dusun Payanibung II, Desa Sei buluh, Kecamatan Teluk Mengkudu, Sergai Ditangkap akan menggunakan sabu di ruang dapur rumah tersebut.

Dari penangkapan para pelaku,
polisi berhasil menyita barang bukti
2 lembar Plastik Klip ukuran sedang diduga berisikan narkotika jenis sabu,
6 lembar plastik Klip ukuran kecil diduga berisikan narkotika jenis sabu, 2 lembar plastik klip ukuran kecil kosong, 1 buah kaca pirek yang diduga masih berisikan narkotika jenis sabu, 1 buah kaca pirek, 2  buah alat hisap bong, 2 buah mancis warna merah dan hijau, 1 buah jarum suntik, 2 buah pipet kecil yang ujungnya di ukir seperti sekop, 1 buah Handphone Merk Nokia warna silver casing warna hitam dan 1 buah Handphone Merk Nokia warna hitam casing warna merah.

Kapolres Sergai AKBP Robin Simatupang SH, Mhum kepada awak media, Minggu (23/2/2020) mengatakan bahwa penangkapan para pelaku berkat menindaklajuti informasi dari masyarakat  tentang adanya transaksi narkotika jenis sabu di Dusun Lama II, Desa Seibuluh, Kecamatan Teluk Mengkudu, Sergai.

Atas informasi tersebut, petugas  melakukan penyelidikan tentang peredaran narkoba jenis sabu di salah satu rumah milik pelaku SI alias Ani dinDusun Ladang Lama II, Desa Seibuluh, Kecamatan Teluk Mengkudu, Sergai.

Selanjurnya, Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Teluk Mengkudu dipimpin Kanit Reskrim Ipda Barito Siregar melakukan penindakan dan mengerebek  rumah pelaku dan ditemukan di satu kamar  seorang laki laki bernama SO alias Plengking yang sedang konsumsi atau menghisap sabu.

Dilokasi petugas menemukan barang bukti tersebut di depan pelaku SO alias Plengking dan mengakui bahwa barang bukti tersebut miliknya.

Sedangkan di ruang dapur rumah tersebut ditemukan 2 orang laki laki bernama YCA alias Yuda dan MA alias Ache dan 1 IRT SI alias Ani yang merupakan pemilik rumah yang juga istri dari SO alias Plengking yang juga bekerjasama dalam peredaran narkoba jenis sabu.

"Ketiganya gagal akan berpesta sabu, setelah akan berkonsumsi sabu tim sudah tiba dilokasi. Dilokasi petugas menemukan satu paket sabu kecil dan alat hisap yang akan digunakan para pelaku"kata Mantan Kapolres Batubara.

Dari hasil introgasi tersangka SO alias Plengking mengaku memperoleh barang dari seorang bernama JUL warga Desa Jambur Pulau, Kecamatan Perbaungan, Sergai. Namun setelah dilakukan pengembangan pelaku yang di maksud tidak berada di tempat.

Akibat perbuatanya, Keempat Pelaku bersama barang bukti sudah diamankan ke Sat Narkoba Polres Serdang Bedagai Untuk Proses Hukum selanjutnya.

"Para Pelaku Kita kenakan Pasal 114 (1) Subs Pasal 112 ayat (1) Subs Pasal 127 UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan Ancaman Hukuman Penjara  Paling Lama 20 Tahun,"Tutupnya.

(Rouses/Hum PS)



INI UNTUNG RUGI JIKA SUKA MINUM KOPI

By On Februari 23, 2020

SAMOSIR,MATALENSA.CO.ID.
PANGURURAN - Kopi adalah salah satu komoditas di dunia yang dibudidayakan banyak negara. Kopi merupakan minuman yang terbuat dari hasil seduhan biji kopi dan saat ini menjadi minuman yang paling banyak dikonsumsi di dunia. Menurut informasi, sebanyak 2,25 miliar cangkir diminum tiap hari di dunia.

Banyak orang yang menyukai kopi terkadang tidak mengerti apa keuntungan dan kerugian mengkonsumsi kopi. Kebanyakan peminum kopi memahaminya dari rasa yang diberikan kopi. "Pahit bercampur manis, nikmat dan terasa di lidah," kata Naibaho kepada Wartawan Minggu (23/02).

Perlu diketahui, ternyata kopi memiliki banyak manfaat, terutama dari sisi kesehatan.

Menurut beberapa penelitian, meminum kopi hingga 4 cangkir dalam sehari disebut sebut dapat mengurangi resiko penyakit jantung hingga 15 persen.

Penelitian dari University of Southampton menyebutkan, selain mengurangi resiko penyakit jantung, kopi juga mampu menurunkan resiko terkena penyakit seperti kanker, diabetes, penyakit hati (liver), dan demensia.

Meski demikian, dampak tersebut belum tentu berlaku bagi semua orang. Terkadang beberapa kasus menyebutkan, kopi yang terlalu banyak diminum justru dapat menyebabkan penyakit, apalagi jika dikonsumsi dalam kondisi perut kosong.

Kopi tidak disarankan bagi ibu hamil. Karena beresiko bagi kandungannya jika diminum terlalu banyak. Kafein di dalam kopi ternyata dapat meningkatkan tulang keropos.

Namun, ternyata mengkonsumsi kopi dalam batas wajar memiliki banyak manfaat, bahkan lebih besar dari kerugiannya.

Para ilmuwan menyebutkan, kopi mengandung berbagai senyawa di dalamnya yang menimbulkan terapeutik antioksidan, anti-inflamasi, antifibrotik, atau efek antikanker.

Akan tetapi, kopi pun dapat meningkatkan risiko leukimia, limfoma, dan kanker paru-paru.

Meminum kopi berlebihan tidak memberikan dampak yang baik. Justru hal itu akan membahayakan kesehatan. Badan Keamanan Pangan Eropa (EFSA) menyarankan untuk tidak meminum kopi lebih dari empat cangkir sehari.

Orang yang meminum kopi secara berlebihan justru akan mengalami kegelisahan, sulit tidur penyakit lainnya.

(RANTO.S)

Horas Samosir Fiesta 2020 Gelar 11 Even Unggulan

By On Februari 22, 2020


SAMOSIR,MATALENSA.CO.ID.
PANGURURAN - Tak terhindarkan,, Horas Samosir Fiesta-nya diakhiri degan selfiria…
Jakarta, 21 Februari 2020 – Horas Samosir Fiesta (HSF) 2020 menggelar 11 even unggulan untuk mempromosikan pariwisata di wilayah Sumatera Utara (Sumut) dan sekitarnya.


Direktur Wisata Alam, Budaya, dan Buatan, Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Alexander Reyaan bersama Bupati Samosir Rapidin Simbolon, Kapolres Samosir, Ketua DPRD Samosir, Direktur BPODT dan lainnya,  meluncurkan HSF 2020 di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona Jakarta, di Kantor Kementerian dan Ekonomi Kreatif/Badan  Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dimana sepanjang tahun ini akan digelar 11 even pariwisata unggulan.

Satu event di antaranya Samosir Music Internasional masuk dalam 100 Top Calendar of Event pariwisata nasional (National CoE) 2020. “Sebanyak 11 even yang masuk dalam Calendar of Event (CoE0 unggulan Kabupaten Samosir, di antaranya Samosir Music International, ini kita kemas spektakuler untuk membangkitkan pariwisata Samosir di kancah nasional dan internasional,” kata Bupati Samosir Rapidin Simbolon.kepada matalensa.co.id via What Shao(WA).

Tercatat 11 even yang dimaksud yakni Festival Gondang Naposo digelar pada 17-18 April 2020, Samosir Band Festival, 29-30 Mei 2020, Sigale-gale Carnival, 6 Juni 2020, Samosir Harvest, 27 Juni 2020, Horja Bius, 31 Juli-1 Agustus 2020, Samosir Music International (SMI), 7-8 Agustus 2020, Samosir Lake Toba Ultra Marathon, 26-27 September 2020, Festival Ulos, 15-17 2020, Festival Solu Bolon, 12-14 November 2020, Christmas Seasons, 19-20 Desember 2020, dan Festival Sipinggan, 27 Desember 2020.

Ia menjelaskan, launching even Horas Samosir Fiesta 2020 merupakan salah satu strategi promosi wisata Pemerintah Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, dalam menarik kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) dan wisatawan nusantara (wisnus) ke Samosir (Danau Toba).

Dengan adanya CoE unggulan ini, menurut Rapidin, akan memudahkan bagi wisatawan dalam merencanakan dan menentukan pilihan waktu liburan ke Samosir (Danau Toba).

Direktur Wisata Alam, Budaya, dan Buatan, Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Alexander Reyaan, mengapresiasi launching Horas Samosir Fiesta (HSF) yang diselenggarakan sejak 2013 atau memasuki tahun ketujuh.

“Kabupaten Samosir menjadi fokus perhatian pemerintah karena berada di kawasan Destinasi Super Prioritas (DSP). Presiden Joko Widodo (Jokowi) menetapkan 5 DSP yakni Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, dan Likupang yang tahun ini siap dipromosikan,” kata Alexander Reyaan.

Ia berharap kualitas penyelenggaraan HSF 2020 semakin meningkat sehingga menjadi sarana promosi yang efektif untuk mengenalkan daya tarik pariwisata dan ekonomi kreatif di Kabupaten Samosir.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Samosir, Dumosch Pandiangan menjelaskan, 11 even pariwisata yang digelar sepanjang 2020 diharapkan akan meningkatkan kunjungan wisatawan. “Even pariwisata ini diharapkan akan mendongkrak jumlah kunjungan wisata ke Samosir,” kata Dumosch Pandiangan.

Ia menjelaskan, pada 2019 jumlah wisatawan ke Samosir mencapai lebih dari 418.000 wisatawan dan diharapkan tahun ini meningkat signifikan.

HSF 2020 akan diawali dengan penyelenggaraan even Gondang Naposo yang akan berlangsung di Pasir Putih Tandarabun, Desa Dosroha, Kecamatan Simanindo, pada 17-18 April 2020. Sementara, sebagai penutup akan digelar event Festival Sipinggan yang berlangsung di Pantai Sipinggan pada 27 Desember 2020.

Agustini Rahayu,  Kepala Biro Komunikasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif juga sangat mengapresisi launching yang digelar Pemkab Samosir.

Warga Samosir di Jakarta yang hadir di launching ini cukup banyak dan bersemangat sekali mengikuti acara demi acara yang dikemas dengan baik dipandu Harmoko Sinaga, juga ada perkusi taganing  yang mempesona.

(RANTO.S)

Mendagri Mendampingi Presiden Jokowi Tinjau Tol Pertama di Aceh

By On Februari 22, 2020


Banda Aceh.Matalensa.co.id. - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Prof. H. M. Tito Karnavian Ph.D., mendampingi Presiden Joko Widodo untuk meninjau tol pertama di Aceh. Kunjungan dilakukan pada Jumat (21/02/2020).

Presiden beserta rombongan tiba di Simpang Susun Blang Bintang yang merupakan seksi 4 dari ruas jalan tol Banda Aceh-Sigli yang menghubungkan Indrapuri dan Blang Bintang. Pembangunan jalan tol tersebut merupakan yang pertama di Provinsi Aceh dan direncanakan terhubung dengan jalan tol trans-Sumatera yang bermula dari Provinsi Lampung.

"Tol dari Banda Aceh menuju Sigli ini 74 kilometer dan alhamdulillah pembebasan tanahnya berjalan dengan baik. Biasanya proses konstruksinya yang terhenti di pembebasannya, tapi di sini pembebasannya cepat. Saya kira proses konstruksinya juga harus mengejar," ujar Presiden setibanya di lokasi peninjauan.

Presiden mengatakan bahwa cepatnya proses pembebasan lahan untuk keperluan pembangunan tersebut disebabkan karena seluruh pihak terkait bekerja dengan sangat baik. Elemen pemerintah daerah, juga pelaksana kontraktor, memberikan penjelasan yang sangat baik kepada masyarakat terkait manfaat pembangunan jalan tol tersebut bagi masyarakat setempat.

Pengerjaan jalan tol trans-Sumatera memang terus dikebut oleh pemerintah. Pada November 2019 lalu, Presiden Joko Widodo telah meresmikan jalan tol trans-Sumatera ruas Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung yang merupakan ruas jalan tol terpanjang yang pernah diresmikan Presiden Jokowi hingga saat ini, yakni sepanjang 189,2 kilometer. Jalan tol di Provinsi Lampung tersebut nantinya akan disambungkan dengan ruas jalan tol di Palembang dan akan mengurangi waktu tempuh secara signifikan.

Presiden berharap agar pada tahun 2024 mendatang, jalan tol trans-Sumatera yang menghubungkan Lampung hingga Aceh sudah dapat diselesaikan sehingga mempercepat mobilitas orang dan barang yang nantinya akan meningkatkan indeks daya saing Indonesia.

Selain didampingi Menteri Dalam Negeri, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Plt. Gubernur Aceh Nova Iriansyah, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol Danang Parikesit, dan Direktur Utama PT Hutama Karya Bintang Perbowo juga turut mendampingi lawatan Presiden tersebut.

Puspen Kemendagri

,(Rouses)

Keberhasilan Tim F1QR Lanal Dumai Lantamal I Sergap Pelaku Penyeludup Narkoba

By On Februari 22, 2020


Matalensa.co.id.Panglima Komando Armada I (Pangkoarmada I) Laksamana Muda TNI Muhammad Ali, S.E., M.M. memberikan keterangan pers mengenai keberhasilan tim Fleet One Quick Response (F1QR) Lanal Dumai, Lantamal I, Koarmada I melakukan penangkapan sebuah Kapal Jaring Nelayan tanpa nama GT. 3 yang membawa muatan 11 bungkus teh kemasan merk China berisi Narkotika jenis Sabu seberat 11.616 gram dan 7 bungkus besar berisi ± 63.000 butir pil ekstasi beserta 2 (dua) orang ABK (diduga pelaku), di Markas Komando (Mako) Lanal Dumai, Provinsi Riau, Jumat, (21/02/2020)

Panglima Koarmada I Laksamana Muda TNI Muhammad Ali, S.E., M.M. menjelaskan,
 “Berawal dari informasi yang diterima oleh  tim F1QR Lanal Dumai di lapangan, Selasa kemarin, Tim F1QR  Lanal Dumai langsung melaksanakan patroli dan merencanakan penyergapan dengan melakukan penyisiran dan penyekatan di Perairan Tanjung Sekodi Selat Padang yang merupakan wilayah kerja Lanal Dumai yang berada di jajaran Lantamal I, Koarmada I. Saat itu, F1QR Lanal Dumai mendeteksi sebuah siluet kapal jaring nelayan yang mencurigakan berkecepatan tinggi melintas pada jarak sekitar 200 meter di lambung kanan Sea Rider 85 PK. Berdasarkan pengamatan, gerak gerik Kapal Jaring Nelayan sangat mencurigakan,  Tim memutuskan untuk melakukan pengejaran untuk melakukan pemeriksaan terhadap Kapal Jaring Nelayan yang sebelumnya telah dilakukan pengintaian,  di Perairan Tanjung Sekodi. Melalui pengejaran yang melibatkan Sea Rider, Kapal Jaring Nelayan akhirnya bisa dihentikan. 2 Orang ABK didapati dalam Kapal Nelayan Jaring tersebut” papar Pangkoarmada I.

“Dikarenakan cuaca yang buruk dan gelombang tinggi, Sea Rider 85 PK tidak dapat merapat ke kapal jaring nelayan tersebut, sehingga 2 orang dari Tim 1 F1QR melompat ke atas kapal untuk melaksanakan penggeledahan namun di karenakan cuaca yang tidak mendukung serta gelombang tinggi tidak memungkinkan untuk dilaksanakan penggeledahan. Kemudian kapal jaring digiring oleh Sea Rider 85 PK dan dan Kapal (Patroli Keamanan Laut) Patkamla Jemur 200 PK menuju Tg. Sekodi perairan Selat Padang” lanjutnya.

“Ketika keadaan laut berangsur lebih tenang, Tim F1QR melaksanakan pemeriksaan dan penggeledahan, dan didapati Kapal Jaring Nelayan tanpa nama GT. 3 dengan 2 orang ABK berinisial AP (28 th) dan ZA (46 th) keduanya warga Kab. Kepulauan Meranti Provinsi Riau, membawa muatan 11 bungkus kemasan teh merk China yang diduga berisi narkoba jenis Sabu dan 7 bungkus besar pil Ekstasi” sambung Panglima.

Tim F1QR melaporkan penangkapan tersebut kepada Danlanal (Komandan Pangkalan TNI AL) Dumai, Kolonel Laut (P) Wahyu Dili Yudha Hadianto dan diperintahkan Danlanal Kapal Jaring Nelayan dengan 2 orang ABK serta barang bukti untuk ditarik ke Dermaga Lanal Dumai dengan pengawalan ketat guna penyelidikan lebih lanjut.

Selanjutnya Tim F1QR membawa barang yang diduga Narkoba ke Laboratorium Bea dan Cukai Dumai untuk dilaksanakan pengujian dan identifikasi dan diperoleh hasil bahwa barang bukti tangkapan F1QR Lanal Dumai dipastikan Narkoba, mengandung zat jenis Methamphetamin (Sabu) berbentuk kristal bening seberat 11.616 gram yang dikemas dalam 11 bungkus teh kemasan merk China dan Narkotika jenis Sabu dan 7 bungkus besar berisi ± 63.000 butir pil ekstasi.

Pangkoarmada I yang pada saat memberikan keterangan didampingi Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut I (Danlantamal I), Laksma TNI Abdul Rasyid K, S.E., M.M., Walikota Dumai, Kapolres Dumai Dan Forkopimda Dumai mengatakan “Keberhasilan ini berkat kerjasama semua pihak aparat yang bersinergi di kota Dumai  sehingga bisa menggagalkan penyelundupan Narkoba yang terjadi di Dumai dan atas perbuatan melanggar Undang Undang Narkotika, tersangka terancam Pasal 114 ayat 2 Jo Pasal 132 ayat (1) 112 ayat 2 Jo Pasal 132 ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009, dengan ancaman hukuman maksimal pidana mati yang nantinya akan dilimpahkan kepada BNN untuk proses lanjutan” pungkas Pangkoarmada I.

(Rouses)

Kasat Polair Sergai Pimpin Penyuluhan : Warga Agar Tidak Ikut Organisasi Paham Radikalisme dan Anti Pancasila

By On Februari 22, 2020


Sergai.Matalensa.co.id.Kasat Pol Air Polres Serdang Bedagai, AKP Chandra T. Situmorang, ST pimpin kegiatan Penyuluhan Bahaya Organisasi Radikal dan Anti Pancasila Program 1 Quick Wins Polri Tahun 2020.

Kegiatan itu tentang "Penertiban dan Penegakan Hukum Bagi Organisasi Radikal dan Anti Pancasila" kepada masyarakat Nelayan pesisir Desa Sei Nagalawan Dusun III Kecamatan Perbaungan, Sergai Sabtu, (22/2/2020) sekira pukul 09.30 wib bertempat di Mesjid Nurul Yatim.

Kasat Pol Air Polres Serdang Bedagai, AKP Chandra T. Situmorang dalam paparannya menghimbau kepada warga desa Sei Nagalawan agar tidak mengikuti organisasi yang mengajarkan paham radikalisme dan anti pancasila.

Pemerintahan desa agar mendatakan warga pendatang baru guna mengetahui tujuan warga tersebut, serta masyarakat desa harus saling peduli dan mengenal antara tetangga, ujarnya.

AKP Chandra T. Situmorang juga menyampaikan agar warga desa Sei Nagalawan menanamkan rasa kebersamaan serta memberitahukan bahwa Pancasila sebagai dasar negara kita yang harus kita junjung.

"Bilamana ada warga yang mencurigai dengan menyebarkan paham radikal anti pancasila agar diberi beritahukan secepatnya kepada Pemerintah Desa ataupun kepada Bhabinkamtibmas nya", tutupnya.

Penyuluhan tentang bahaya organisasi radikal dan anti Pancasila  diisi dengan diskusi tanya jawab, penandatanganan deklarasi bersama menghindari dan menolak "gerakan radikal dan anti Pancasila, penyerahan bantuan dan dilanjutkan foto bersama.

(Rouses/Hum PS)

Di Aceh Presiden Jokowi Bagikan 2.576 Sertifikat Tanah untuk Rakyat

By On Februari 22, 2020

Biruen.Matalensa.co.id.Presiden Joko Widodo membagikan 2.576 Sertifikat Tanah untuk Rakyat di Desa Cot Gapo, Kabupaten Bireuen, Aceh pada Sabtu (22/02/2020). Pembagian sertifikat tanah ini merupakan salah satu agenda kunjungan kerja Presiden dan sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Maju di Aceh, selain meninjau  Jalan Tol Banda Aceh–Sigli, dan menghadiri Kenduri Kebangsaan.

“Problem di negara kita indonesia setiap saya pergi ke desa, setiap saya pergi ke kampung, selalu yang menyampaikan ke saya ini rakyat, 'pak tanah saya sengketa' pak ini ada konflik tanah', kenapa itu terjadi? Karena rakyat tidak pegang sertifikat, sengketa lahan dimulai dari situ,” kata Presiden.

Presiden juga berpesan agar sertifikat yang telah dibagikan untuk disimpan dan dipergunakan sebaik-baiknya. Jika pun perlu untuk digadaikan untuk suatu kebutuhan, Presiden meminta hal itu dilakukan untuk urusan yang mendesak dan dipergunakan untuk modal usaha.

“Kalau sudah minjam ke bank, dipakai untuk agungan ke bank, gunakan semuanya untuk modal usaha, sekali lagi hati-hati untuk pinjam ke bank, dikalkulasi, bisa nyicilnya atau tidak, kalau ‘nggak bisa sertifikatnya bisa hilang,” pesan Presiden.

Dalam kesempatan yang sama, Presiden juga turut memperkenalkan sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Maju dan pejabat yang hadir kepada masyarakat. Diantaranya, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup (KLHK) Siti Nurbaya, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Kepala Kantor Staf Presiden Moeldoko, serta dua Menteri lainnya yang berasal dari Aceh yakni Menteri Agraria dan Tata Ruang atau Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan Djalil, dan  Menteri Agama Fachrul Razi.

Puspen Kemendagri

(Rouses)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *