HEADLINE NEWS

Kategori

Subscribe Here!

Enter your email address. It;s free!

Delivered by FeedBurner

Diberdayakan oleh Blogger.

Facebook

Slider

sponsor

sponsor
spot.com

KESEHATAN

Hari Ulang Tahun


DAERAH

POLITIK & HUKUM

PENDIDIKAN

OLAHRAGA

WISATA

Selamat Berbahagia


Pages

Popular Post

POMPARAN RAJA SITEMPANG NYATAKAN NETRAL DI PILKADA SAMOSIR

By On Juli 10, 2020

Samosir.Matalensa.co.id.PANGURURAN - Para keturunan beberapa marga yang tergabung dalam Pomparan Raja Sitempang menyatakan sikap netral pada Pilkada Samosir tanggal 09 Desember 2020 nanti.

Pada pertemuan Forum Peduli Pomparan Raja Sitempang se-Kabupaten Samosir di Desa Panampangan Hari Kamis, 09 Juli 2020 yang dihadiri hampir sekitar seratusan orang Pomparan Raja Sitempang dohot boruna Malau dan Sinurat menyampaikan beberapa pernyataan sikap.

Pernyataan sikap tersebut dibacakan oleh salah satu tokoh Sitanggang Silo Kabupaten Samosir, Ir.Tahi Sitanggang yang juga mantan anggota DPRD Samosir periode 2004-2014 yang lalu.

"Sebagai mantan ketua punguan Raja Sitempang pertama di Samosir, saya memberikan apresiasi kepada pengurus yang baru yang telah aktif menggerakkan organisasi ini, namun tetap berharap supaya punguan Raja Sitempang tetap netral pada pilkada ini," ujar Tahi Sitanggang yang biasa dipanggil Amani Helda ini.

Dalam suasana yang akrab, sembari mengajak seluruh peserta berdiri, Tahi Sitanggang yang didampingi mantan sekretarisnya di Pomparan Raja Sitempang, Ir.Parlindungan Sitanggang ini membacakan Pernyataan Sikap Pomparan Raja Sitempang yang diikuti seluruh peserta yang hadir.

Adapun Pernyataan Sikap Pomparan Raja Sitempang adalah sebagai berikut ;

*Mendukung terbentuknya punguan Pomparan Raja Sitempang se-Kabupaten Samosir sebagai organisasi Sosial, Budaya dan Peradatan*

*Sebagai bahagian dari punguan Raja Sitempang, kami tidak setuju bila Punguan Pomparan Raja Sitempang dijadikan kendaraan politik oleh calon Bupati Samosir dari pihak manapun*

*Pomparan Raja Sitempang diseluruh Kabupaten Samosir bebas memilih calon bupati masing-masing tanpa ada pengerahan dan tekanan dari pihak manapun*

*Pomparan Raja Sitempang mengakui bahwa berbeda pilihan itu adalah sebuah Demokrasi dan bukan sebagai ajang permusuhan ditengah Pomparan Raja Sitempang kedepannya*

*Pomparan Raja Sitempang tidak kemana-mana tapi ada dimana-mana*

Sebelum pembacaan pernyataan sikap oleh Tahi Sitanggang dan Parlindungan Sitanggang, didahului oleh sambutan sikap dari setiap marga yang ada di Raja Sitempang yang dimulai dari perwakilan dari boru Raja Malau Amani Yogi dan Raja Sinurat Amani Sanita, kemudian anak dari mulai Raja Sidauruk diwakili oleh Amani Riskana Sidauruk, lalu Raja Simanihuruk Ompun Valen Manihuruk , serta Raja Sigalingging Amani Romasi Sigalingging.

Dari Raja Sitanggang Silo diwakili oleh Amani Minarda Sitanggang, Raja Sitanggang Upar diwakili oleh Amani Irwan Sitanggang, Raja Sitanggang Lipan diwakili oleh Amani Tika Sitanggang dan Raja Sitanggang Bau yang didahului anakna Gusar lalu ditutup Raja Sitanggang Bau St. Ama Demi Sitanggang.

(RANTO.S)

Muspika Kecamatan Gunung Meriah Gelar Rakor Karhutla dan Pengusulan TORA

By On Juli 10, 2020

Deliserdang.Matalensa.co.id– Bersama Muspika, Kapolsek Gunung  Meriah Polresta Deli Serdang AKP P. Pangaribuan  Gelar Rakor Tetang Karhutla dan pengusulan TORA ( Tanah Objeck Reforma Agraria) bertempat di Aula Kantor Camat Gunung Meriah. Kamis (9/7/2020).

Dipimpin 3 Pilar Plus Kecamatan Gunung Meriah Kabupaten Deli Serdang yakni Camat Hendra Siregar SSTP.Msi, Kapolsek AKP P. Pangaribuan  dan Danramil Sertu Arifin sebagai yang mewakili, kegiatan tersebut dihadiri oleh sekcam, Kasi Sosial Kecamatan Gunung Meriah, FKDM dan seluruh Kepala Desa Se Kecamatan Gunung Meriah.

Menurut Camat Gunung Meriah Hendra Siregar SSTP.Msi kriteria atau persyaratan  dalam pengusulan TORA (Tanah Objeck Reforma Agraria)  harus mengusulkan berapa luas lahan yg akan di keluarkan oleh kehutanan untuk di manfaatkan oleh masyarakat dan Kartu Tanda Penduduk masing-masing warga dan usulan tersebut melalui suatu proses yang panjang.

“Kalau masyarakat membuka lahan atau perladangan tidak boleh dilakukan dgn cara membakar karena dapat menimbulkan kebakaran hutan dan lahan.” Pungkasnya.

Kapolsek Gunung Meriah Polresta Deli Serdang AKP P. Pangaribuan menyampaikan bahwa membuka lahan dengan cara membakar dapat dipidana sesuai dengan Perundang-undangan yang berlaku.

“diharapkan para kepala desa dapat melakukan kordinasi kepada dinas terkait bagaimana membuka lahan dengan tidak melanggar hukum .” ujar Kapolsek.

Ditambahkan pula bahwa tehnologi saat ini dapat mendeteksi titik hotspot kebakaran lahan dan hutan sehingga dengan cepat pula di ketahui dari daerah mana sumber api atau hotspotnya maka untuk itu para kades agar menyampaikan kepada seluruh warganya untuk tidak membakar lahan.tutup Kapolsek.

(Rouses/H)

Serahkan Kursi Roda,Kapolres AKBP H Ikhwan : KSJ Akan Dibuka Hingga Ke Seluruh Indonesia

By On Juli 10, 2020


Batubara.Matalensa.co.id.Kapolres AKBP H Ikhwan Lubis SH.MH bersama Bupati Batu bara Ir. Zahir M.A.p rutinitas melaksanakan sedekah jumat barokah di Desa Bangun sari Kecamatan Datuk Tanah Datar Kabupaten Batubara,jumat (10/7/2020).

Adapun sasaran yang dilaksanakan dijumat barokah ada beberapa Lansia dan kaum dhuafa yang ada di desa tersebut dengan menyerahkan sembako serta tali asih sebanyak 100 paket yang diserahkan kepada Kepala Desa untuk dibagi bagikan kepada masyarakat yang kurang mampu.

Bupati Batubara Ir. Zahir mengatakan Kegiatan ini adalah kegiatan rutin kami bersama kapolres Batubara dan Komunitas sedekah jumat (KSJ),ujarnya Bupati.

Ditambahkan Bupati " kapolres Batubara AKBP H Ikhwan yang adalah merupakan Pendiri sekaligus Dewan Pembina dan Dewan Penasehat Bahwa dalam kegiatan tersebut bersama KSJ wajib dikembangkan hingga ke seluruh Tanah Air Indonesia.Ucapnya Bupati.

Sementara Kapolres Batubara AKBP Ikhwan Lubis SH.MH. yang di dampingi Ketua KSJ Kabupaten Batubara Rijal Syahreza SE. Menyerahkan sebuah kursi roda kepada Ibu Yasmi.

Dan AKBP H Ikhwan menjelaskan hari ini juga sedang dilakukan pengukuhan KSJ di Kebupaten Simalungun dan Siantar,saya mengucapkan semoga berjalan sukses dan lancar agar semua anak yatim dan kaum dhuafa bisa terbantu, dan semoga bertambah banyak para donatur dan orang orang baik yang bisa mengasihi orang miskin.Ungkapnya AKBP H.Ikhwan

(Rouses/H)

Polres Tapsel Berhasil Meringkus Predator yang Cabuli 4 Bocah di Tapsel

By On Juli 10, 2020


Tapsel.Matalensa.co.id- Seorang pria di Paluta RR (21) warga Kecamatan Dolok, Kabupaten Padang Lawas Utara (PALUTA) dibekuk Personil Unit Reskrim Tapanuli Selatan. Pasalnya pria penganguran tersebut mencabuli 4 orang bocah yang masih di bawa umur sebut saja, SAH(6), SP(8), SS(5) dan MS(5). Akhirnya dapat terbongkar.

Kapolres Tapsel AKBP Roman Smaradhana Elhaj melalui Kasat Reskrim Polres Tapsel AKP Paulus Ribert Gorby Pembina S.I.K kepada awak media, Jumat(10/7) mengatakan penagkapan tersangka RS (21) setelah mendapat laporan orang tua korban ke Polres Tapanuli Selatan, tepatnya pada hari Senin (7/6/2020) sesuai No.LP / 130 / VI / 2020 / TAPSEL/ SUMUT, tanggal 08 Juni 2020.

Awalnya dengan adanya pengakuan korban SH kepada ibu korban pada tanggal (4/6) sekira pukul 07:00WIB. Bahwa korban mengalami perbuatan cabul yang dilakukan oleh tersangka RS.

Kemudian para orang tua korban memangil Kepala Desa BP untuk melaporkan kejadian tersebut. Selanjutnya Kepala Desa memanggil tersangka RS bersama orang tua tersangka di Kaur Pelayanan untuk dilakukan musyawarah.

"Hasil musyawarah, ternyata tersangka RS mengakui bahwa dirinya melakukan pencabulan kepada 4 orang anak tersebut. Mendengar ucapan tersangka orang tua korban merasa keberatan dan melaporkan hal ini ke Polres Tapanuli Selatan,"kata AKP Paulus Ribert Gorby.

Hal ini pengakuan tersangka RS di ruangan Unit PPA mengatakan tersangka RS melakukan kepada korban SAH pada bulan November 2019 sekira pukul 10:00WIB. Tepatnya di Pondok Kebun dengan cara meraba-raba alat kemaluan korban dengan menggunakan jari tersangka.

Selanjutnya, Tersangka RS melakukan kepada korban SP kejadian pada bulan Maret tahun 2020 tepatnya sekira pukul 13:00WIB di sebuah sungai. Dimana tersangka membuka celana korban dan minindih korban sambil mengesek -gesekan kelaminya kepada kemaluan korban.

Sementara juga tersangka RS juga melakukan kepada korban SS dengan meraba raba kemaluan korban dengan menggunakan jari tersangka. Bahkan kejadian tersebut sudah berulang kali kepada korban dan terakhir pada bulan Juni 2019 sekira pukul 16:00WIB di sebuah mobil penumpang.

"Sedangkan korban MS juga mengalami yang sama, dimana tersangka RS melakukan dengan cara membuka celana dan meraba kemaluan korban dengan menggunakan tangan kiri tersangka dan tangan kanan tersangka memegang kemaluan milik korban,"ujarnya. Bahkan tersangka RS saat melakukan perbuatan cabul kepada korban juga melakukan pengancaman kepada empat korban dengan nada " Jangan Bilang Sama Mamakmu, Kalau Kau Bilang ku Bunuh Kau,". Selain itu tersangka juga mengancam dengan nada yang lain"Jangan Kau Bilang Sama Bosmu Ya, Kalau Kau Bilang Awas Kau Ya,".

"Saat ini tersangka sudah diamankan di Mapolres Tapanuli Selatan. Atas Perbuatanya tersangka di jerat Pasal 81 Subs pasal 82 Undang Undang Nomor 17 Tahun 2016 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2016 Tentang Perubahan Kedua Atas Undang Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak.

“Setiap orang dilarang melakukan kekerasan atau ancaman kekerasan, memaksa, melakukan tipu muslihat, melakukan serangkaian kebohongan, atau membujuk Anak untuk melakukan atau membiarkan dilakukan persetubuhan dan atau perbuatan cabul”.

"Ancaman Hukuman Paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 15 (lima belas tahun) dan denda paling banyak Rp.5.000.000.000 ( lima miliar rupiah),"pungkas Kasat Reskrim Polres Tapsel AKP. Paulus Ribert Gorby.

(Rouses/A/P)

Dandim 0209/LB, Letkol inf Santoso Makan Siang Bersama Di Pesantren Raudlatul Uluum

By On Juli 10, 2020


Labuhanbatu.Matalensa.co.id.Dandim 0209/LB, Letkol inf Santoso bersama beberapa Perwira Kodim lainnya makan bersama dengan keluarga besar Pasantren Raudlatul Uluum yang dipimpin DR.KH. Marfin Kasduri di desa Perbaungan Kecamatan Bilah Hulu Kabupaten Labuhanbatu, Kamis (09/7/2020)


Suasana makan siang bersama penuh rasa kekeluargaan dan keakraban antara Letkol inf Santoso dengan pemilik pesantren DR.KH.Marfin Kasduri yang didampingi puteranya ustadz Muhammad Iqbal Panglimunan terlihat jelas.


Diacara itu, pimpinan Yayasan Pesantren Raudlatul Uluum mendoakan agar karier Letkol inf Santoso kedepannya lebih sukses "Semoga bapak Dandim dilancarkan dalam meniti kariernya" ujar DR KH.Marfin Kasduri.


Disisi lain, pemilik pesantren Raudlatul Uluum itu juga mengucapkan terimakasih atas bantuan yang diberikan Dandim 0209/LB berupa semen sebanyak 200 zak." Bantuan ini akan kami gunakan untuk pembangunan masjid di pesantren Raudlatul Uluum" ujarnya.


Sedangkan Dandim 0209/LB, Letkol inf Santoso menyebutkan, semoga pembangunan masjid di pesantren Raudlatul Uluum dapat diselesaikan dan para santri bisa melaksanakan ibadah dengan tenang karena semakin besar dan megah.


Dandim juga berharap, kedepannya Pesantren Raudlatul Uluum, menjadi dambaan para calon santri dari berbagai daerah untuk menimba ilmu di sini, Semoga ilmu yang mereka terima dapat bermanfaat bagi dirinya, keluarga, agama, bangsa, dan negara," jelasnya

(Andi.c.d)

Bupati Labuhanbatu Dilapor Ke Poldasu

By On Juli 10, 2020

Labuhanbatu.Matalensa.co.id.Bupati Labuhanbatu, Andi Suhaimi Dalimunthe dilaporkan Muhammad Yusuf Siagian ke Mapoldasu dengan bukti laporan Nomor, STTLP/1124/VII/2020/SUMUT/SPKT "III" yang diterima langsung Kepala SPK III AKBP Drs Benma Sembiring pada hari Kamis 9 Juli 2020


Hal itu dikatakan Muhammad Yusuf Siagian melalui kuasa hukumnya Akhyar Idris Sagala, SH melalui telepon selulernya, Kamis (9/07/2020),"Laporan itu terkait perbuatan melawan hukum, pasal 421 KUHPidana, dikategorikan kejahatan dalam jabatan," kata Akhyar Idris Sagala.


Dijelaskannya, laporan itu dilakukan mereka setelah Bupati Labuhanbatu tidak mengindahkan somasi yang dilayangkan kepada Bupati Labuhanbatu Andi Suhaimi untuk mengembalikan kembali jabatan Muhammad Yusuf Siagian sebagai Sekda Kabupaten Labuhanbatu, berdasarkan putusan Pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.


Apalagi, perbuatan Bupati Labuhanbatu Andi Suhaimi Dalimunthe yang tidak mau melaksanakan perintah undang undang dan perintah Kementerian Dalam Negeri serta Perintah Gubernur Sumatera Utara telah memenuhi unsur Tindak Pidana Penyalahgunaan Kekuasaan dalam Pasal 421 KUHPidana jo Pasal 216 KUHPidana


"Saya meminta agar penyidik cepat memproses terlapor Bupati Labuhanbatu Andi Suhaimi Dalimunthe karena Bupati melakukan kejahatan tidak mengembalikan jabatan klien kami sebagai Sekretaris Daerah Labuhanbatu," kata Advocad dari Kantor Pengacara Akhyar Sagala Associates Law Office tersebut.


Disisi lain, Sagala juga berharap agar Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Gubermur Sumut Edy Rahmayadi serta Sekda Provinsi Sumut Hj. R. Sabrina bersedia memberikan keterangan sebagai saksi kepada penyidik di Polda Sumut dalam perkara ini.


"Keterangan Mendagri, Gubernur Sumut, Sekda Provinsi Sumut dibutuhkan untuk menjelaskan surat perintah yang di keluarkan kepada Bupati Labuhanbatu," katanya.


Diakhir penjelasannya, Akhyar Idris Sagala juga berharap agar pihak terkait memberikan sanksi kepada Bupati Labuhanbatu yang tidak perduli terhadap perintah undang undang dan perintah atasan.


Kisruh jabatan ini sebelumnya juga menjadi pembicaraan serius, pasalnya delapan anggota DPRD Labuhanbatu juga mengajukan interplasi kepada pimpinan DPRD untuk mempertanyakan hal tersebut.

(Andi.c.d)

Sat Tahti Polresta Deliserdang Lakukan Rapid Test Terhadap Tahanan RTP

By On Juli 10, 2020


Deliserdang.Matalensa.co.id– Satuan Tahanan dan Barang Bukti (Sat Tahti) Polresta Deli Serdang beserta Urkes Polresta Deli Serdang bekerja sama dengan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kab. Deli Serdang lakukan Rapid Test kepada 30 (tiga puluh) orang tahanan RTP Polresta Deli Serdang yang berstatus tahanan Jaksa. (10/07/20).

Dipimpin langsung oleh Kasat Tahti Polresta Deli Serdang IPTU E. Simbolon, pelaksanaan rapid test terhadap para tahanan tersebut dilaksanakan diruang besuk RTP Mapolresta Deli Serdang secara bergantian satu persatu.

Pelaksanaan rapid test terhadap tahanan ini merupakan prosedur protokol kesehatan yang ditetapkan oleh Menkumham RI dalam perpindahan tempat tahanan dari RTP menuju Lembaga Pemasyarakatan (Lapas), dalam hal ini dari RTP Mapolresta Deli Serdang menuju Lapas Kls II-B Lubuk Pakam.

“Hasil dari rapid test terhadap ke 30 orang tahanan tersebut kesemuanya negatif dari paparan virus corona (covid-19)”, ujar IPTU E. Simbolon.

Setelah selesai pelaksanaan rapid test terhadap ke 30 orang tahanan ini kemudian dilakukan pemindahan dari RTP Mapolresta Deli Serdang menuju Lapas Kls II-B Lubuk Pakam dengan pengawalan dari personil Sat Sabhara Polresta Deli Serdang dan pihak Jaksa Kejaksaan Negeri Deli Serdang.

(Rouses/H)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *